Ringkasan Tinjauan
Peringkat Pakar
Realme telah memperluas lini GT miliknya di Indonesia dengan meluncurkan Realme GT 7, Realme GT 7T, dan Realme GT 7T. Ketiganya ditempatkan di bawah Realme GT 7 Pro, yang sayangnya, tidak rilis di Tanah Air.
Tim 91Mobiles berkesempatan menguji Realme GT 7 yang dijual dengan harga rilis Rp 7.999.000, menyuguhkan performa sekelas flagship dengan harga lebih terjangkau. Daya tarik utamanya mencakup penggunaan chipset MediaTek Dimensity 9400e, baterai 7.000 mAh yang besar, fast charging 120 watt, triple camera 50 MP, dan jaminan update software yang panjang. Namun, apakah fitur-fitur yang disebutkan tadi sudah cukup untuk membuat Realme GT 7 worth it? Simak pada review Realme GT 7 berikut ini.
Table of Contents
Kesimpulan awal
Realme GT 7 menawarkan value tinggi dan memiliki nyaris semua hal yang dibutuhkan untuk ponsel seharga Rp 8 juta. Jika Anda tidak terlalu membutuhkan bodi dengan bahan material yang premium, fotografi ultra wide yang lebih baik, atau pengalaman stock Android, Realme GT 7 sungguh layak direkomendasikan di kelas harganya.
Desain
Konsep desain Realme GT 7 mirip seperti varian Pro. Ponsel ini menampilkan modul kamera persegi panjang dengan tepi chamfered (menurun seperti serodotan) yang berpadu mulus dengan skema warna keseluruhan perangkat. Modul kamera ini juga mengandung tulisan “HyperImage+” yang diukir secara halus untuk memberikan efek sentuhan premium.
Di sebelah modul kamera tersebut, tersedia teks kecil bertuliskan “Graphene” untuk menonjolkan sistem pendingin yang mampu membuang panas ketika ponsel digunakan secara intensif.
Smartphone ini ditawarkan dalam dua varian warna yaitu IceSense Black dan IceSense Blue. Unit yang kami terima adalah varian IceSense Blue, tampil secara halus dan elegan tanpa membuatnya terlihat berlebihan atau mencolok. Sayangnya, casing ponsel yang disediakan tidak transparan dan tidak pula sewarna dengan varian warna ponsel. Sehingga, jika digunakan, bakal sedikit mengurangi estetika secara keseluruhan. Bagi yang lebih suka menggunakan ponsel tanpa casing, ponsel ini tetap akan terasa aman lantaran tersertifikasi IP68 dan IP69 (tahan debu dan rendaman air).
Sisi depan ponsel terlindungi dengan Corning Gorilla Glass 7i yang kokoh, sementara bagian belakangnya mengusung bahan material serat kaca (fiberglass) yang terasa halus saat disentuh, serta efektif mencegah bekas sidik jari dan noda.

Walau memakai fiberglass, ponsel ini mungkin tidak akan langsung terasa “premium” saat pertama kali dilihat. Kendati begitu, Realme GT 7 memberikan kesan kokoh dan solid ketika digenggam. Bobotnya seberat 203 gram namun terasa seimbang. Kisaran bobot ini juga masih tergolong ringan untuk baterainya yang besar, yakni 7.000 mAh. Lalu, kendati bodinya relatif besar sehingga kurang ideal untuk dipakai satu tangan, ketebalannya cuman 8,3 mm. Sisi-sisinya yang datar juga membuatnya tetap nyaman saat digenggam.
Perihal konektivitasnya, smartphone Realme ini disuplai port USB-C untuk pengisian daya dan transfer data yang terletak di antara laci kartu SIM dan speaker grille di sisi bawah. Di bagian tasnya, terdapat sensor infrared dan juga sejumlah mikrofon. Bagian kirinya tidak menampilkan tombol dan port apa pun, sementara di bagian kanan terdapat tombol pengatur volume dan tombol daya berwarna perunggu. Tombol daya demikian ini menjadi sebuah detail kecil yang bisa meningkatkan estetika ponsel.
Layar
Menyoal layar, Realme GT 7 ini dibekali dengan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi Full HD Plus, turut disertai refresh rate 120 Hz dan touch sampling rate 360 Hz. Layar tersebut memiliki gamut warna 100 persen DCI P3 yang mencakup 1,07 miliar warna, serta didukung dengan HDR10+ dan Dolby Vision.
Di luar hal itu, kecerahan maksimalnya sedikit menurun menjadi 6.000 nit, bukan lagi 6.500 nit seperti pada Realme GT 7 Pro. Penurunan kecerahan ini tidak menimbulkan perbedaan sama sekali pada pengalaman menonton secara keseluruhan. Baik di dalam ruangan maupun di bawah terik matahari, layar ponsel ini tetap jelas dan cerah. Warna-warnanya begitu hidup dan tajam, menampilkan konten dengan detail yang melimpah dan menakjubkan.

Karena ponsel ini memakai panel LTPO, refresh rate-nya dapat berubah-ubah antara 1 Hz dan 120 Hz tergantung dari konten pada layar. Hal ini agar baterai ponsel tidak terlalu boros dan juga membuat pergerakan di layar terlihat mulus. Namun perlu dicatat, meski ponsel ini mendukung refresh rate 120 Hz saat bermain game, hanya sejumlah judul saja yang mendukung laju penyegaran setinggi itu. Beberapa di antaranya adalah BGMI (PUBG Mobile versi India) dan Call of Duty: Mobile.
Realme GT 7 juga menawarkan stereo speaker, satu di sisi bawah dan satu lagi di atas alias sebelah earpiece. Suara yang dihasilkan cukup lantang dan memberikan pengalaman mendengarkan yang immersive.
Kamera
Perangkat ini dilengkapi setup tiga kamera yang mirip dengan Realme GT 7 Pro. Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP, didampingi kamera pendamping yang terdiri atas kamera ultra wide 8 MP dan 50 MP telefoto. Kamera telefoto ini hannya mendukung pembesaran optis di tingkatan 2x, bukan 3x seperti Pro.
Meski begitu, kamera depannya justru mengalami peningkatan jadi 32 MP dari 16 MP. Secara garis besar, konfigurasi kamera ini sudah sesuai dengan segmen harganya. Ada sejumlah mode yang bisa ditelusuri, termasuk mode AI Landscape untuk menambahkan filter lingkungan seperti Mountain City dan Island. Lebih lanjut lagi, smartphone ini mendukung perekaman video di resolusi hingga 8K di 30 FPS pada kamera utama, dan 4K di 30 FPS pada kamera selfie.
Menyoal performa kamera di skenario nyata, Realme GT 7 menawarkan hasil foto yang natural, konsisten, dan seimbang, terlebih di bagian akurasi warna dan dynamic range. Selain itu, kameranya mampu menangani pencahayaan di pemotretan siang hari dan malam hari, menjaga highlight tetap terkendali dan mempertahankan detail di area bayangan.
Pada skenario lingkungan bercahaya redup, perangkat ini berhasil menghindari noise berlebih dan juga flare. Dengan begitu, hasil fotonya pun terlihat lebih tajam. Kamera depan ponsel ini juga mampu menghasilkan selfie jernih dan natural dengan tone kulit yang akurat. Secara keseluruhan, Realme GT 7 menawarkan pengalaman fotografi yang smooth dan realistis, bahkan lebih unggul dari banyak rivalnya di kelas harga yang sama.

Performa
Seperti sempat disinggung di awal, Realme GT 7 ini hadir dengan Dimensity 9400e dari MediaTek, menghadirkan performa sekelas flagship di kelas harga mid-range. Chipset tersebut punya performa setara dengan Snapdragon 8s Gen 4 dari Qualcomm. Keduanya punya hasil skor benchmark sintetis yang serupa, misalnya saat dibandingkan dengan iQoo Neo 10.
Perangkat dengan Snapdragon 8s Gen 4 itu meraih skor 2.066.325 poin, sedangkan Realme GT 7 dengan Dimensity 9400e menorehkan skor 2.125.733 poin. Lebih lanjut lagi, skor Geekbench 6 pada Realme GT 7 adalah 2.219 poin untuk single-core dan 7.308 poin untuk multi-core.
Ketika digunakan sehari-hari, Realme GT 7 mampu menjalankan semuanya secara mulus tanpa hambatan. Baik itu rutinitas sehari-hari maupun pekerjaan berat seperti gaming, perangkat ini menghadirkan pengalaman mulus secara konsisten tanpa lagging atau stutter. Hebatnya lagi, performa tinggi tersebut berhasil diraihnya tanpa membuatnya terlalu panas.
Perangkat ini dikemas dengan sistem pendingin “360-degree Ultimate Cooling”, mengintegrasikan lapisan graphene seluas 4.000 mm persegi untuk menghilangkan panas di sisi belakang secara efektif. Hal ini tercermin pada skenario permainan BGMI (PUBG Mobile versi India), COD Mobile, dan Real Racing 3 selama durasi total 30 menit. Realme GT 7 tercatat hanya meraih panas rata-rata di angka 13,7 derajat Celsius.

Semua hasil pengujian di atas menunjukkan bahwa Realme GT 7 adalah ponsel yang cocok untuk bermain game. Untuk kian memenuhi kebutuhan gamer, Realme menawarkan dukungan 120 FPS untuk beberapa game termasuk BGMI (PUBG Mobile versi India) dan COD Mobile, membuatnya semakin mulus saat dimainkan. Sayangnya, permainan berat seperti Genshin Impact hanya “mentok” di 60 FPS.
Software
Pada sisi software, Realme GT 7 menjalankan Realme UI 6.0 berbasis Android 15 dari pabrikannya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Realme, ponsel ini dijanjikan pembaruan update OS selama 4 tahun dan 6 tahun patch keamanan. Ini menjadikannya tetap relevan hingga setidaknya tahun 2031.
Pengalaman software di ponsel ini tidak berubah dari varian Pro, dengan aplikasi prainstal sebanyak 58 buah (5 di antaranya berasal dari pengembang pihak ketiga), dan juga sederet fitur AI termasuk AI Eraser, AI Smart Loop, Screen Recognition alias Circle to Search, AI Ultra Clarity, dan AI Motion Deblur.

Lebih lanjut lagi, Realme turut menambahkan dua fitur AI baru bernama AI Planner dan AI Gaming Coach. Yang terakhir ini menawarkan “smart danger alert” dan “in-game status update” untuk membantu pengalaman bermain game yang lebih cerdas. Sedangkan, AI Planner dapat menganalisis konten di layar (selain Home Screen), dan menambahkan pengingat yang relevan ke aplikasi kalender secara otomatis.
Kendati kami belum sempat menguji AI Gaming Coach, AI Planner berjalan dengan sangat mulus hanya dengan ketukan ganda di sisi belakang. Secara garis besar, pengalaman software Realme GT 7 sungguh kaya akan fitur dan menawarkan tingkat kustomisasi yang tinggi.
Baterai dan pengisian daya
Perangkat ini mendukung kapasitas baterai 7.000 mAh berbasis teknologi silikon-karbon. Tidak heran, kapasitas baterai sebesar ini tidak membuat bodi ponsel terlalu membengkak. Tak hanya sekadar besar, baterai ini pun terbukti awet melalui pengujian benchmark sintetis dan pengalaman dunia nyata.
Realme GT 7 berhasil bertahan selama 16 jam 37 menit pada pengujian PC Mark Battery Test. Ini adalah durasi paling lama yang pernah kami temui untuk kelas harga yang sama dan di atasnya. Ponsel ini juga teroptimasi dengan baik untuk penggunaan video streaming dan gaming.
Pada pengujian YouTube selama 30 menit, baterainya hanya berkurang 2 persen. Lalu pada pengujian gaming selama 90 menit, baterai yang berkurang hanya 10 persen. Ini membuktikan betapa efisiennya baterai ponsel pada pemakaian ringan dan berat.
Di luar dari standar pengujian lab kami, ponsel ini juga mampu meraih durasi ketahanan 9 jam screen-on time untuk aktivitas media sosial, video streaming, browsing, dan lain sebagainya.
Perihal pengisian dayanya, Realme GT 7 menyuguhkan fast charging 120 watt via kabel, salah satu yang tertinggi di dunia. Kepala charger dengan daya yang sesuai pun sudah disediakan di dalam boks, mampu mengisi daya dari 20 menit hingga penuh hanya dalam 30 menit.
Durasi tersebut didapatkan saat opsi “smart rapid charging” diaktifkan. Jika ingin menonaktifkan opsi ini lantaran khawatir akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan baterai, pengguna ditawarkan dengan dua opsi lain yaitu Smart Charging dan Charging Limit. Yang terakhir ini membatasi pengisian daya hingga 80 persen, sementara Smart Charging dirancang untuk mempelajar pola penggunaan dan akan mengisi penuh daya dari 80 persen tepat sebelum Anda membutuhkannya. Perlu dicatat, mode ini mungkin bakal membuat proses pengisian terasa lama, namun akan membantu meningkatkan umur baterai secara keseluruhan.
Lebih lanjut lagi, smartphone ini turut mendukung bypass charging yang dapat menarik daya dari stop kontak secara langsung tanpa melewati baterai. Dengan begini, kesehatan baterai akan lebih terjaga, dan perangkat pun tidak akan rentan panas. Jika disimpulkan, Realme GT 7 menonjol sebagai perangkat hemat daya yang menyeimbangkan performa serta daya tahan baterai. Ini menjadikannya opsi yang dapat diandalkan untuk pengguna berat dan gamer.
Kesimpulan
Realme GT 7 mampu menawarkan performa keseluruhan yang sangat baik dengan harga rilisnya yang kompetitif. Ponsel ini dilengkapi panel LTPO AMOLED yang memanjakan mata, sekaligus punya chipset Dimensity 9400e yang menawarkan kinerja luar biasa di kelasnya. Ini membuatnya layak dihargai oleh para gamer.
Hadirnya sistem pendingin canggih juga dapat menjaga efisiensi termal tetap optimal, serta menangani aktivitas harian maupun beban kerja berat dengan sangat mulus tanpa mengalami panas berlebih.
Ditambah lagi, baterai berkapasitas 7.000 mAh miliknya mampu bertahan dalam waktu lama sekaligus diisi dalam waktu cepat berkat fast charging 120 watt, membuatnya cocok untuk pengguna yang hobi keluyuran.
Dari segi kompetisi, sebenarnya ada ponsel lain dengan harga lebih murah yang punya spesifikasi serupa, yakni iQoo Neo 10. Kendati begitu, Realme GT 7 lebih unggul dari iQoo Neo 10 dalam hal kameranya yang serba bisa dan berkinerja baik di hampir semua skenario. Kamera utama dan telefoto 50 MP miliknya mampu menghasilkan foto natural. Peningkatan hasil foto juga cukup terlihat pada kamera depan 32 MP miliknya. Di luar itu, kamera ultra wide ponsel ini agak kurang bagus. Meskipun berfungsi normal, kualitas hasil fotonya tidak sebanding dengan detail kamera lainnya.
Menariknya lagi Realme GT 7 dijanjikan masa dukungan pembaruan OS panjang, yakni 4 tahun. Walau desain bodinya bukan yang paling premium di kelasnya, namun ponsel ini tetap mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Kaca proteksi Gorilla Glass turut hadir, dan software-nya pun memberikan pengalaman kustomisasi yang layak. Pada akhirnya, Realme GT 7 adalah salah satu ponsel paling lengkap dan seimbang di harga rilis 8 juta.
Rating editor: 8,3/ 10
Alasan membeli:
- Ponsel ini menawarkan performa sekelas flagship di harga Rp 8 juta.
- Dibekali baterai raksasa 7.000 mAh yang tahan lama.
- Perangkat ideal untuk konsumsi daya, menawarkan kontras dan pencahayaan yang baik pada layar.
- Kamera belakang mumpuni dengan kamera telefoto 50 MP.
Alasan tidak membeli:
- Kamera ultra wide miliknya kurang bagus.
- Software menawarkan banyak aplikasi prainstal.
