Ringkasan Tinjauan
Peringkat Pakar
iQoo Z10R adalah anggota terbaru di lini seri Z10, diposisikan sebagai opsi yang lebih seimbang. Varian yang lebih terjangkau, iQoo Z10x, lebih berfokus pada performa dan daya tahan baterai dengan harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, saudaranya yang lebih mahal, iQoo Z10, juga menonjolkan performa dan membawa salah satu kapasitas baterai terbesar saat ini.
Dibandingkan dua varian lainnya, iQoo Z10R justru memilih pendekatan yang lebih seimbang. Mari kita cari tahu apakah iQoo Z10R benar-benar mampu tampil sebagai all-rounder sejati seperti yang dijanjikan.
Table of Contents
Kesimpulan awal
iQoo Z10R menawarkan desain premium yang tahan air serta layar berwarna cerah, sangat cocok untuk kebutuhan multimedia. Performanya juga cukup dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari, dan dukungan perekaman video 4K di kamera depan menjadi nilai lebih yang menarik bagi para kreator.
Namun, ketiadaan kamera ultrawide menjadi kekurangan yang cukup kentara. Ponsel ini juga memiliki durasi pengisian baterai yang agak lambat. Secara keseluruhan, ponsel ini tetap menjadi pilihan kuat bagi pengguna yang mengutamakan bodi tahan lama, kualitas layar, dan kemampuan merekam video selfie beresolusi tinggi.
Desain bodi ramping, namun tetap kokoh
Desain bodi iQoo Z10R terlihat cukup mirip dengan seri Vivo V50. Bagian belakangnya membawa finishing brushed yang reflektif, sementara bingkainya tampil dengan sentuhan metalik. Keduanya dipadukan untuk memberikan kesan yang cukup elegan. Modul kamera besar di panel belakang turut memuat cincin lampu flash berbentuk lingkaran bernama “Aura Light”. Tidak ada wobble saat diletakkan di meja, sehingga membuatnya cukup menyenangkan. Bobotnya ringan, sangat ramping, nyaman digenggam, dan memberikan kesan premium secara keseluruhan. Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, sehingga mengusung ketahanan terhadap debu dan air yang benar-benar maksimal.

Layar dengan warna yang cerah dan memikat
Layar menjadi bagian favorit kami dari ponsel ini. Keistimewaannya hadir melalui desain quad curve yang membuatnya terasa berbeda dibandingkan para pesaing di kelas harga yang sama. iQoo Z10R dilengkapi panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal hingga 4.500 nits. Sementara itu, tingkatan high brightness mode (HBM) mencapai 1.300 nits, yang menurut kami sudah cukup terang untuk penggunaan indoor maupun outdoor. Selama pemakaian, kami tidak pernah kesulitan melihat layar meskipun berada di luar ruangan.

Warnanya punchy dan pengalaman visualnya sangat immersive. Semua itu terasa semakin lengkap berkat stereo speaker yang dimilikinya. Speaker ini mampu mengeluarkan suara yang jernih dan lantang, sehingga pengalaman multimedia terasa maksimal. Menariknya, iQoo Z10 standar justru masih memakai speaker tunggal alias mono. Jadi, dalam hal ini, Z10R bisa dibilang lebih unggul.
Kamera
iQOO Z10R dibekali kamera utama 50 MP Sony IMX882 yang dipadukan dengan kamera depth. Kamera utamanya sudah mendukung OIS dan memiliki sudut pandang lebih lebar sebagai kompensasi atas absennya lensa ultrawide. Di bagian depan, tersedia kamera 32 MP untuk selfie dan video call. Dalam kondisi cahaya terang, hasil fotonya terlihat menarik dengan dynamic range yang luas serta highlight dan shadow yang seimbang.
Warna yang dihasilkan sedikit lebih hangat dan cerah sehingga terasa lebih siap untuk diunggah ke media sosial tanpa perlu banyak pengeditan. Foto portrait terlihat bersih dan detailnya cukup terjaga, kendati detail wajah tidak selalu maksimal karena kamera cenderung membuat kulit tampak lebih soft. Kamera selfie-nya cukup memuaskan, menghasilkan foto yang tajam dengan warna yang enak dipandang.

Dalam kondisi low light, iQoo Z10R masih mampu menghasilkan foto yang layak, meskipun cukup sering memperlihatkan noise ketika diperbesar. Kami pribadi kurang cocok dengan night mode bawaan iQoo karena warnanya sering terlihat berlebihan sehingga hasil akhirnya kadang tampak kurang natural.
Nilai plus yang cukup menonjol adalah kemampuan perekaman 4K dari kamera utama maupun kamera depan. Anda bahkan bisa berpindah dari kamera depan ke belakang (atau sebaliknya) saat merekam tanpa ada jeda, fitur yang jarang dimiliki pesaingnya di kelas harga yang sama.
Pemotretan siang hari

Dalam kondisi cahaya terang, iQoo Z10R mampu menghasilkan foto yang solid dengan kontras tinggi dan dynamic range yang luas. Detail yang ditangkap juga cukup baik dan konsisten. Untuk akurasi warna, hasilnya memang tidak selalu benar-benar mendekati warna asli, dan sering kali menampilkan interpretasi warna yang berbeda dari kondisi aslinya.
Portrait

Pada mode portrait, hasil fotonya terlihat jauh lebih baik berkat exposure yang pas dan tone kulit yang natural. Detail wajah cukup baik, sementara pemisahan antara subjek dan latar belakang terlihat rapi dan bersih.
Selfie

Untuk foto selfie, kinerja kamera iQoo Z10R sungguh terlihat menjanjikan. Reproduksi warna kulit terasa lebih mendekati aslinya, dan detail wajah yang ditampilkan juga lebih terjaga. Dynamic range pada kamera depannya tergolong baik sehingga hasil akhirnya tampak lebih seimbang.
Low light

Dalam kondisi cahaya rendah dengan night mode aktif, hasil foto iQoo Z10R terlihat cukup menarik. Exposure terlihat pas dan mampu menampilkan suasana yang mendekati aslinya. Penanganan flare maupun cahaya liar juga cukup clean. Kendati begitu, warna pada mode malam cenderung mengalami koreksi yang cukup agresif sehingga hasil akhirnya kadang tampak berbeda dari warna asli.
Performa gesit yang bisa diandalkan
Sebagai dapur pacunya, iQoo Z10R menggunakan SoC MediaTek Dimensity 7400, dipasangkan dengan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB. Namun ada satu kekurangan besar, tidak adanya dukungan penyimpanan eksternal. Anda “terjebak” pada varian penyimpanan yang Anda pilih, jadi di tahun 2025, lebih baik memilih varian 256GB.
Berbicara soal performa, untuk pemakaian sehari-hari, semuanya berjalan tanpa masalah. Tidak ada penurunan performa atau lag saat menggulir app drawer, berpindah aplikasi, maupun multi-tasking. Tidak ada masalah panas berlebih selama penggunaan harian.
Ketika digunakan untuk bermain game, iQoo Z10R dapat menangani sebagian besar gim modern dengan cukup baik. Judul yang lebih berat seperti BGMI (PUBG Mobile) dan Genshin Impact masih dapat berjalan pada pengaturan medium dengan pengalaman 30 FPS yang playable. BGMI juga mendukung 90 FPS pada grafik Smooth; meski tidak stabil di 90 FPS, Anda bisa mengharapkan performa konsisten sekitar 75 FPS.
Game battle royale yang lebih ringan seperti COD: Mobile juga berjalan mulus, rata-rata di atas 50 FPS pada pengaturan medium. Suhu juga terjaga dengan baik, hanya naik sekitar 2,3 derajat Celsius setelah 30 menit bermain. Ponsel ini memiliki vapour chamber untuk pendinginan, meski dimensinya tidak dijelaskan. Meski begitu, suhunya tetap stabil saat bermain sehingga menjadikannya pilihan bagus untuk gamer.
iQoo Z10R mendapatkan skor AnTuTu v10 sebesar 666.321 poin, serta menorehkan skor Geekbench di angka 1.038 poin (single-core) dan 2.988 poin (multi-core). Menyoal kinerja suhunya, perangkat ini berhasil mempertahankan 62,3 persen dari performa maksimal ketika diujikan pada aplikasi benchmark Burnout.
Software butuh sedikit penyempurnaan
Funtouch OS 15 berbasis Android 15 terasa stabil dan mulus untuk pemakaian harian, serta menawarkan banyak fitur. Ada banyak opsi untuk menyesuaikan animasi OS, mulai dari app drawer, home screen, face unlock, lock screen, dan lainnya sehingga Anda bisa memberi sentuhan personal. Jumlah aplikasi bawaan lebih sedikit dibanding sebelumnya, namun Anda tetap mendapat 14 aplikasi prainstal di dalam kotak.
Dari segi pengalaman penggunaan, OS ini cukup lancar, namun ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan. Refresh rate tidak konsisten di beberapa aplikasi, bahkan ketika Anda menguncinya di 120 Hz. Elemen UX terlihat kurang oke, dan UI secara keseluruhan terlihat cukup kuno dan tidak terasa premium. Pendekatannya lebih mengutamakan fungsi dibanding tampilan. Meskipun demikian, di tahun 2025, pengalaman software menjadi aspek yang sama pentingnya. OS yang kurang menarik secara estetika dan tidak terlalu bisa dikustomisasi membuat pengalaman di perangkat ini terasa kurang lengkap.

Anda juga mendapatkan rangkaian fitur AI seperti AI Screen Translate, Live Image (mengekstrak teks dari gambar), Circle to Search, dan lain sebagainya. Fitur baru bernama AI Documentation membantu Anda memindai foto dan mengonversinya menjadi file dengan cepat. Anda mendapat 2x pembaruan OS besar hingga Android 17 dan pembaruan keamanan hingga 2028. Cukup standar di kelas harganya.
Baterai yang oke, tapi bisa lebih baik
Salah satu hal yang cukup mengejutkan dari iQoo Z10R adalah baterainya yang lebih kecil, 5.700 mAh, dengan dukungan fast charging 44 watt. Meski kapasitasnya lebih kecil, performa baterainya tetap solid baik di benchmark maupun penggunaan nyata.
Dalam pengujian lab (sekitar 2 jam, termasuk gaming dan playback video), baterai hanya turun 21 persen. Ini sedikit lebih baik dari rata-rata ponsel lain di kelasnya yang terkuras 22 persen. Di uji PCMark Battery Life, hasilnya juga mengungguli banyak ponsel dengan baterai 6.000mAh (tahan 13,9 jam).
Dalam penggunaan sehari-hari, kami mendapatkan sekitar 6-7 jam screen-on time, termasuk penggunaan 5G. Itu bukan angka yang besar untuk tahun 2025, tapi lebih dari cukup untuk mayoritas pengguna. Untuk kecepatan pengisian, charger 44 watt memakan waktu sedikit lebih dari satu jam untuk mengisi penuh. Durasi ini masih dapat diterima, tapi seharusnya bisa lebih cepat mengingat kapasitas baterainya yang tidak besar.
Kesimpulan
Dengan harga mulai dari Rp 3,3 juta, iQoo Z10R menawarkan serangkaian fitur yang baik serta performa yang solid untuk harganya. Satu-satunya kekurangan yang terasa adalah tidak adanya kamera ultrawide dan kecepatan pengisian daya yang terasa agak lambat. Namun, keduanya bukan deal-breaker besar.
Jika Anda menginginkan ponsel dengan desain yang ramping dan tahan lama, performa harian yang stabil, kamera yang baik dengan dukungan video 4K pada kamera depan dan belakang, serta pengalaman multimedia yang sangat baik, maka iQoo Z10R adalah pilihan yang tepat. Ini adalah all-rounder yang kompeten di bawah Rp 4 juta.
Rating editor: 8 / 10
Alasan membeli:
- Menawarkan desain premium dengan ketahanan IP68/ IP69.
- Nyaman dipakai aktivitas hiburan dengan layarnya yang berwarna cerah dan stereo speaker.
- Performa keseluruhannya terasa gesit dan mulus untuk aktivitas sehari-hari.
- Kamera depannya mendukung perekaman video 4K, cocok untuk kreator konten.
Alasan tidak membeli:
- Durasi charging kalah saing.
- Tidak ada kamera ultrawide.
