
Xiaomi 17 Ultra resmi diluncurkan di China pada Kamis (25/12/2025), dengan jadwal yang lebih cepat dibandingkan generasi Ultra sebelumnya. Xiaomi biasanya memperkenalkan varian Ultra pada awal tahun berikutnya. Sebagai perbandingan, Xiaomi 15 Ultra baru meluncur di China pada akhir Februari 2025, tepat menjelang gelaran Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona.
Dengan memajukan jadwal peluncuran ini, Xiaomi tampaknya ingin melangkahi sejumlah rivalnya dengan cara rilis lebih awal, sekaligus memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru. Dari sisi spesifikasinya, Xiaomi 17 Ultra hadir dengan sejumlah peningkatan dibandingkan pendahulunya, terutama pada sektor baterai, chipset, dan kamera.
Perangkat ini membawakan perubahan desain signifikan karena menjadi model Ultra dari Xiaomi dengan layar datar 2D, serta rangka samping yang sepenuhnya rata (flat). Xiaomi 17 Ultra juga menjadi ponsel tertipis Xiaomi saat ini dengan ketebalan 8,29 mm.
Table of Contents
Spesifikasi Xiaomi 17 Ultra
- Chipset: Varian tertinggi di serinya ini mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset terkuat dari Qualcomm untuk flagship keluaran akhir 2025 dan awal 2026. Chipset ini diproduksi dengan fabrikasi 3 nm, terdiri atas 2x prime core 4,6 GHz dan 6 core efisiensi 3,62 GHz berikut GPU Adreno 840.
- RAM dan penyimpanan: Di pasar China, smartphone ini ditawarkan dalam tiga varian memori yaitu RAM 12 GB/ 512 GB, RAM 16 GB/ 512 GB, dan RAM 16 GB/ 1 TB. Standar memori yang digunakan yaitu RAM LPDDR5X dan UFS 4.1.
- Layar: Xiaomi 17 Ultra dipasangkan dengan panel LTPO AMOLED datar dengan sudut membulat, memiliki ukuran 6,9 inci beresolusi 2K (2.608 x 1.200 piksel), refresh rate adaptif 1-120 Hz, kecerahan maksimal hingga 3.500 nit, dukungan HDR10+ dan Dolby Vision, PWM Dimming 1.920 Hz dan DC Dimming, serta perlindungan Dragon Crystal Glass 3.

- Kamera: Aspek fotografinya mengandalkan kamera utama 50 MP Omnivision 1050L berukuran 1 inci, dibekali teknologi LOFIC untuk meningkatkan dynamic range native hingga 14EV. Kamera pendampingnya terdiri dari ultrawide 50 MP Samsung JN5, serta telefoto periskop 200 MP Samsung ISOCELL HPE bersertifikasi Leica APO, mendukung zoom optis berkelanjutan antara 3,2x hingga 4,3x dengan rentang fokus setara 75-100 mm. Bagian depannya disematkan dengan kamera selfie 50 MP OV50M yang mendukung perekaman 4K di 60 FPS.
- Kamera belakangnya mampu merekam video hingga resolusi 8K, juga dilengkapi Fireworks Mode yang memanfaatkan AI scene recognition dan teknologi LOFIC untuk menyesuaikan exposure setiap frame.
- Baterai dan pengisian daya: Versi Ultra ini disuplai dengan baterai 6.800 mAh yang disertai fast charging 90 watt via kabel, 50 watt nirkabel, dan reverse wireless charging.
- Software: Xiaomi 17 Ultra berjalan pada sistem antarmuka HyperOS 3 berbasis Android 16 sedari awal rilis.
- Bodi: Ketebalannya berkisar di 8,29 mm dengan bobot 223 hingga 224 gram. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi ketahanan lengkap yaitu IP66, IP68, dan IP69.
- Fitur-fitur lain: Sebagai fitur konektivitasnya, terdapat 5G SA/NSA, Dual 4G VoLTE, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, USB-C 3.2 Gen 2, sensor sidik jari ultrasonik 3D di layar, infrared, stereo speaker dengan Dolby Atmos, dan juga empat mikrofon. Xiaomi juga memperkenalkan fitur interkoneksi baru dengan ekosistem Apple untuk melakukan mirroring dua arah.
Harga dan ketersediaan
Xiaomi 17 Ultra tersedia dalam empat opsi warna yaitu Hitam, Putih, Cold Smoky Purple, dan Starry Freen. Di China, ponsel flagship dijadwalkan untuk dijual pada 27 Desember 2025 melalui kanal Xiaomi Online Store, sebagaimana dirangkum dari FoneArena. Berikut ini daftar harganya.
| Varian | Harga |
| RAM 12 GB/ 512 GB | 6.999 yuan China (Rp 16,6 jutaan) |
| RAM 16 GB/ 512 GB | 7.499 yuan China (Rp 17,8 jutaan) |
| RAM 16 GB/ 1 TB | 8.499 yuan China (Rp 20,2 jutaan) |
| RAM 16 GB/ 512 GB (Xiaomi 17 Ultra Leica Edition) | 7.999 yuan China (Rp 19 jutaan) |
| RAM 16 GB/ 1 TB (Xiaomi 17 Ultra Leica Edition) | 8.999 yuan China (Rp 21,4 jutaan) |
Selain versi Ultra “reguler”, tersedia juga varian Leica Edition yang mengusung warna hitam dan off-white, logo merah Leica di bodi, serta tombol fisik “Master Room Ring” berbentuk cincin untuk mengatur focal length, kompensasi exposure, dan white balance. Bagian bingkai tengah dibuat dengan pola “knurling” alias guratan halus seperti yang biasa ditemukan pada lensa kamera profesional Leica.
Bukan hanya itu, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition juga dibekali sederet fitur eksklusif berupa mode-mode Leica Moment (karakter foto ala kamera Leica klasik), rasio foto 3:2, chip enkripsi keamanan dan privasi, serta dukungan komunikasi satelit ganda (Beidou + Tiantong).
Soal ketersediaan Xiaomi 17 Ultra di pasar global, ponsel ini tampaknya baru akan diumumkan pada MWC 2026 pada Maret tahun depan, bersamaan dengan Xiaomi 17 “reguler”.
Pasalnya, Xiaomi 15 Ultra dan Xiaomi 15 juga diumumkan pada MWC 2025 pada Maret lalu. Namun mengingat Xiaomi 17 Ultra rilis di China lebih awal dari biasanya, tidak menutup kemungkinan HP ini akan rilis global lebih cepat.
Xiaomi 17 Ultra juga diduga bakal rilis di Indonesia selang beberapa hari setelah peluncurannya di pasar global. Pendahulunya, Xiaomi 15 Ultra, rilis di Tanah Air dengan harga Rp 17 juta (RAM 16 GB/ 512 GB) dan Rp 20 juta (RAM 16 GB/ 1 TB). Kemungkinan sang penerus bakal dibanderol harga serupa atau sedikit lebih mahal.










