Bocoran Harga Galaxy S26 Series, Versi Ultra Jadi Lebih Murah?

Sorotan
  • Galaxy S26 “reguler” kabarnya akan naik harga, sedangkan varian Ultra justru malah lebih murah dari pendahulunya. 
  • Kenaikan harga Galaxy S26 didorong oleh lonjakan biaya komponen seperti RAM dan storage, sekaligus untuk membuat versi Ultra terlihat lebih “worth it”.
  • Sementara, untuk varian Plus, harga rilisnya dikabarkan tidak akan mengalami perubahan signifikan.

Bocoran harga rilis generasi terbaru dari seri flagship Samsung sudah mencuat. Kabarnya, Galaxy S26 akan mengalami kenaikan harga dibandingkan Galaxy S25, sedangkan Galaxy S26 Ultra justru bakal lebih murah. 

Varian lainnya, Galaxy S26 Plus, tampaknya akan memiliki harga yang sama dengan Galaxy S25 Plus tanpa mengalami perubahan signifikan. 

Informasi terkait bocoran harga ini datang dari situs berbahasa Jerman bernama WinFuture (via T3.com), untuk wilayah pemasaran Swedia.

Penetapan harga untuk negara tersebut memang kerap lebih tinggi dari wilayah lainnya. Meski begitu, pemosisian harga untuk masing-masing Galaxy S26 series tampaknya akan berlaku untuk seluruh wilayah pemasaran. 

Bocoran harga Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra

Alasan di balik kenaikan harga Galaxy S26 series tampaknya didorong oleh lonjakan harga biaya komponen seperti RAM dan storage. Perlu diketahui, isu peningkatan harga komponen ini memang berdampak pada seluruh industri.

Namun, setiap brand punya cara-caranya sendiri untuk menanggulangi isu tersebut. Seperti Apple misalnya, yang memutuskan untuk menanggung sendiri biaya tambahan komponen sehingga harga jual iPhone di hadapan konsumen tetap stabil. 

Lain lagi dengan Samsung yang memutuskan untuk mengubah struktur harga, yakni dengan menurunkan harga Ultra dan menaikkan harga base variant, agar Ultra terlihat lebih worth it di mata pengguna. 

Selain itu, pihaknya memutuskan untuk menghilangkan varian memori 128 GB dan menjadikan opsi 256 GB sebagai versi minimum.

Galaxy S26 (256 GB) konon dibanderol 11.990 krona Swedia, setara Rp 22,7 juta. Ini lebih mahal dari Galaxy S25 (256 GB) yang punya harga 859 dolar AS atau sekitar Rp 14,4 jutaan. 

Lalu untuk Galaxy S26 Ultra, terjadi penurunan harga di Swedia dari semula 17.990 krona (Rp 34,1 jutaan) pada S25 Ultra, menjadi 16.990 krona (Rp 32,2 jutaan). Penurunan harga ini kabarnya berlaku pada varian 256 GB dan 512 GB, sementara varian 1 TB tetap sama seperti pendahulunya. 

Nah, untuk Galaxy S26 Plus, seperti yang dijelaskan sebelumnya, konon tidak akan mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan Galaxy S25 Plus. 

Promo upgrade penyimpanan gratis bakal dihentikan?

Samsung sebelumnya kerap memiliki tradisi untuk meningkatkan varian memori secara gratis untuk pembelian pada masa pre-order. Misalnya, pengguna yang membeli varian 128 GB, bakal mendapatkan versi 256 GB tanpa tambahan biaya.

Namun, mengingat varian 128 GB sudah dihapuskan untuk seluruh jajaran lini Galaxy S26 series, tandanya seluruh pengguna memang bakal mendapatkan versi 256 GB sebagai versi termurahnya. 

Samsung pun dikabarkan bakal menghentikan promo “double storage” tersebut sebagai dampak dari biaya storage yang semakin mahal. Masih belum diketahui apakah kabar ini hanya berdampak pada wilayah Swedia dan pasar global lainnya atau juga berlaku untuk pasar Indonesia. 

Kapan Galaxy S26 rilis?

Meski rumor perubahan harga dari Galaxy S26 series sudah mengemuka, tanggal rilis spesifiknya masih belum diumumkan secara resmi.

Ketiga model flagship ini disebutkan bakal rilis pada gelaran acara Galaxy Unpacked yang kemungkinan jatuh pada 25 Februari 2026 mendatang. 

Dengan perubahan struktur harga ini, Samsung tampak berusaha menggeser persepsi “best value” yang semula Galaxy S “reguler” menjadi varian Ultra.