Hands-on Realme C100x dan C100i: Duo HP Tangguh Berbaterai Raksasa

Realme Indonesia resmi melengkapi jajaran lini C series terbarunya dengan meluncurkan Realme C100, C100x, dan C100i dalam acara peluncuran bertajuk “Aman Aja” di Jakarta, Kamis (7/5/2026). Khusus untuk C100x dan C100i, keduanya hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau dibandingkan Realme C100 “reguler”, namun tetap membawa nilai jual utama berupa ketahanan fisik yang mumpuni.

Tim 91Mobiles Indonesia berkesempatan menggenggam langsung duo ponsel terbaru keluaran Realme ini. Lantas, bagaimana kesan pertama kami saat mencoba Realme C100x dan C100i? Berikut ulasannya. 

Desain: bodi kokoh berstandar militer

Dari kiri ke kanan: Realme C100i, Realme C100, Realme C100x.
Dari kiri ke kanan: Realme C100i, Realme C100, Realme C100x.

Kendati mengusung harga cukup terjangkau (Rp 2-3 jutaan), baik Realme C100x dan C100i sudah terasa sangat kokoh dan mantap saat pertama kali dipegang. Berbeda dengan smartphone lain di kelasnya yang umumnya mengedepankan sisi estetika semata, Realme membekali duo perangkat ini dengan ketahanan ArmorShell Protection.

Keduanya pun sudah mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810H. Di atas kertas, perlindungan ini diklaim membuat ponsel lebih tahan banting terhadap benturan. Bukan itu saja, Realme juga menyematkan sertifikasi ketahanan debu dan percikan air IP64, membuat pengguna merasa aman saat memakai HP ini di kondisi cuaca tak menentu. 

Perbedaan modul kamera pada Realme C100x (atas), dan Realme C100i (bawah).
Perbedaan modul kamera pada Realme C100x (atas), dan Realme C100i (bawah).

Berbicara dari segi tampilan, Realme C100x dan C100i hadir dengan desain modul kamera yang mirip, yakni berbentuk pil (lonjong) vertikal yang memuat dua lingkaran kamera. Pada Realme C100x, di bawah dua lensa tersebut terdapat lampu RGB berbentuk cincin yang bisa menyala saat menerima notifikasi. Fitur ini sayangnya tidak disediakan pada Realme C100i.

Keduanya sama-sama punya rangka bangun datar (flat) dengan sudut-sudut melingkar di keempat sisinya. Meski bodi belakang tampak mirip, Realme C100x menunjukkan modul kamera yang lebih menonjol secara fisik, sehingga cenderung mudah goyang (wobbly) saat ditaruh di atas permukaan datar seperti meja. Sedangkan, modul kamera Realme C100i tampak rata kendati masing-masing lensanya terlihat lebih mencuat. 

Beralih ke bagian depan, dua HP ini sama-sama memiliki desain waterdrop notch sebagai “rumah” bagi kamera depan, kontras dengan Realme C100 standar yang sudah memakai kamera depan punch hole. Realme C100x dan C100i didukung panel IPS LCD 6,8 inci dengan resolusi HD Plus (1.570 x 720 piksel) yang umum dijumpai pada ponsel entry-level.

Namun, meski menyasar segmen harga terjangkau, pengalaman menggulir layar di dua HP ini terasa cukup mulus dengan refresh rate 120 Hz. Secara visual, layar luas ini memberikan pengalaman imersif untuk menonton konten video maupun menelusuri media sosial.

Dua HP ini tidak terasa terlalu berbeda saat digenggam lantaran punya bobot dan ketebalan yang mirip. Perlu diakui bahwa Realme C100x sedikit lebih “bongsor” dengan ketebalan 8,6 mm dan bobot 219 gram, di saat Realme C100 hanya setebal 8,4 mm dengan bobot 208 gram. Namun, di pengalaman dunia nyata, keduanya sama-sama cukup nyaman saat dioperasikan. 

Realme C100x tampil dengan pilihan warna Deepblue Tides dan Golden Coast dengan corak -corak dinamis yang bisa berubah-rubah tone saat dilihat dari angle berbeda. Sementara, Realme C100i tampak lebih minimalis dengan konsep “Natural Design”, hadir dalam opsi Dawn Purple dan Dusk Gray. 

Spesifikasi: baterai raksasa hingga 8.000 mAh

Tampilan layar "About phone" pada Realme C100x, C100i, dan C100.
Tampilan layar “About phone” pada Realme C100x, C100i, dan C100.

Ketebalan 8,6 mm pada Realme C100x sebenarnya layak dipuji, karena varian ini mendatangkan baterai sangat besar di angka 8.000 mAh. Umumnya, baterai sebesar ini dapat dengan mudah membuat bodi membengkak hingga 9 mm ke atas.

Namun, dengan penerapan standar silikon-karbon yang kepadatan energinya lebih tinggi, baterai 8.000 mAh ini mampu diselipkan ke bodi yang lebih tipis. Di harganya yang cuman Rp 3 jutaan, Realme C100x pun menjadi HP termurah di Indonesia yang sudah dibekali baterai 8.000 mAh. 

Sedikit kontras dengan sang “kakak”, Realme C100i hanya disuplai dengan baterai 7.000 mAh yang lebih kecil. Meski begitu, angka ini masih tergolong fantastis untuk seukuran HP Rp 2 jutaan. 

Pada C100x, Realme mengklaim perangkat ini sanggup mempertahankan battery health di atas 97 persen setelah 1 tahun pemakaian dan di atas 80 persen setelah 7 tahun pemakaian. Realme menyebut teknologi ini sebagai Titan Battery Health, yang diklaim aktif memperlambat penuaan baterai agar kapasitas dan kinerjanya tetap stabil dalam jangka panjang. 

Selain itu, Realme juga menyebutkan bahwa baterai ini akan tetap stabil di suhu ekstrem antara -20 derajat hingga 53 derajat Celsius serta lolos pengujian panas, dingin, overcharge, dan aging test

Sedangkan pada Realme C100i, baterai 7.000 mAh miliknya diklaim mampu mempertahankan battery health di atas 80 persen setelah 6 tahun, dengan asumsi pengisian 1x per hari dalam suhu normal. 

Di sektor dapur pacu, dua Realme C100 series ini kompak ditenagai chipset Unisoc T7250 yang disertai fitur Flux Engine, diklaim mampu meningkatkan kecepatan membuka aplikasi hingga 15 persen dan responsivitas sistem hingga 22 persen. 

Untuk keperluan fotografi, terdapat perbedaan mencolok di antara keduanya yakni kamera utama 50 MP untuk Realme C100x dan kamera belakang 8 MP untuk Realme C100i. Keduanya namun sama-sama dibekali kamera depan 5 MP untuk keperluan selfie dan panggilan video. 

Pihak pabrikan ponsel asal China ini juga telah menyematkan sistem operasi Android 16 terbaru yang dipoles dengan antarmuka Realme UI 7.0

Saat ini, Realme tengah membuka program flash sale untuk Realme C100x pada 12-14 Mei 2026, sementara Realme C100i bakal menyusul pada 25-27 Mei 2026 dengan potongan harga khusus. Realme C100x dijual dengan harga normal mulai dari Rp 3,4 juta, sedangkan Realme C100i dibanderol mulai dari Rp 2,5 juta.