
Selain memperkenalkan tiga ponsel lipat dan lini smartwatch terbarunya pada Galaxy Unpacked, Samsung turut mengumumkan perangkat kacamata pintar bernama Samsung Galaxy Glasses. Perangkat ini merupakan cara Samsung memperluas ekosistem Galaxy ke perangkat wearable di luar ponsel dan headset XR.
Adapun Galaxy Glasses ini turut dikembangkan bersama Google, Qualcomm, dan dua merk kacamata global yakni Gentle Monster dan Warby Parker. Samsung mengatakan bahwa perangkat ini dirancang untuk penggunaan sehari-hari dengan menggabungkan desain stylish, bobot ringan, serta kemampuan kecerdasan buatan (AI) berbasis Android XR.
Berbeda dengan headset Galaxy XR yang ditujukan untuk pengalaman immersive, kacamata pintar ini mengusung konsep kacamata AI tanpa layar (display-less). Seluruh interaksi pengguna mengandalkan kamera, audio, perintah suara, dan panel sentuh di sisi bingkai.
Table of Contents
Fitur dan spesifikasi Samsung Galaxy Glasses
Samsung membekali kacamata pintar ini dengan chipset Snapdragon AR1 Gen 1 yang memang dirancang Qualcomm untuk perangkat wearable berukuran tipis dan ringan.
Chip bersangkutan dipadukan dengan sistem operasi Android XR hasil kolaborasi antara Samsung dan Google. Dengan platform ini, pengguna dapat mengakses AI Gemini secara langsung tanpa perlu membuka smartphone.
Gemini memanfaatkan kamera bawaan untuk memahami lingkungan sekitar sehingga mampu memberikan bantuan yang lebih kontekstual secara real-time. Berikut ini adalah fitur-fitur dan spesifikasi selengkapnya.
- Menurut Samsung, kacamata ini mampu bertahan hingga 9 jam penggunaan dalam sekali charging. Kotak penyimpanannya juga berfungsi sebagai charging case yang dapat memberikan tambahan daya hingga 7 kali pengisian penuh.
- Galaxy Glasses dilengkapi dengan kamera terintegrasi yang dapat memberikan konteks visual kepada AI, sehingga Gemini dapat melihat apa yang sedang dilihat pengguna. Misalnya saat memotret papan tulis ketika rapat, AI dapat mengolah dan merangkum informasi ke aplikasi Notes agar mudah ditinjau kembali atau dibagikan.
- Selain itu, kacamata ini juga dapat merekam video dari sudut pandang pengguna (first person view) serta menampilkan apa yang sedang dilihat saat melakukan panggilan video.
- Sejumlah fitur AI juga disediakan untuk membantu aktivitas harian pengguna secara hands-free, misalnya merangkum pesan panjang, membacakan informasi penting, serta menerjemahkan percakapan secara langsung via live translation.
- Pengguna juga dapat meminta navigasi menuju suatu lokasi sekaligus mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekitar, misanya ketika berjalan di kawasan wisata atau mencari tujuan tertentu.
- Fitur AI di perangkat ini juga mampu memahami dan mengingat konteks aktivitas pengguna, sehingga percakapan bisa tetap berlanjut tanpa harus selalu memulai dari awal.
- Untuk pengoperasiannya, pengguna dapat memberikan perintah menggunakan suara, memanfaatkan area touch-sensitive pada bingkai kacamata, maupun mengendalikan perangkat melalui HP atau tablet Samsung Galaxy yang terhubung.
- Karena tidak memiliki layar, seluruh informasi akan disampaikan melalui audio sehingga pengguna tetap dapat memperhatikan lingkungan sekitar tanpa harus menatap layar.
Hadir dalam dua desain

Selain dibekali beragam fitur AI canggih yang dapat membantu urusan pengguna, Samsung juga menggandeng dua produsen kacamata ternama untuk menghadirkan desain yang sesuai dengan preferensi pengguna.
Edisi Gentle Monster menggunakan bingkai hitam ramping dengan tepian atas yang lurus. Sementara itu, tersedia juga varian Werby Parker yang tampil dengan bingkai cokelat.
Samsung menyebutkan bahwa proses pengembangannya dilakukan bersama kedua mitra tersebut guna menyempurnakan titik tumpu pada dahi dan telinga, sehingga kacamata ini tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.
Meski Samsung Galaxy Glasses sudah diumumkan, pabrikan teknologi asal Korea Selatan ini belum membeberkan rincian harga perangkat tersebut. Namun, Samsung berencana meluncurkan Galaxy Glasses ini pada muslim gugur mendatang, alias sekitar September hingga November.










