
Vivo XFold 6 pertama kali diperkenalkan di China pada akhir Juni 2026. HP lipat ini dirumorkan bakal turut dirilis di pasaran lain di luar Negeri Tirai Bambu. Tiga bulan setelahnya, pada awal Oktober, Vivo akhirnya mengumumkan versi global dari XFold 6 sebagai penerus dari XFold 5 keluaran tahun lalu.
XFold 6 memiliki layar utama berdiagonal 8,02 inci, berikut layar cover screen 6,51 inci. Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500 Super yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan media internal UFS 4.1.
Sistem operasinya adalah Origin OS 7 terbaru yang menghadirkan sejumlah fitur pendukung produktivitas seperti Origin Workbench untuk mempermudah multitasking, Multi-Split Screen, dan AI Cross-App Drag yang memungkinkan pengguna memindahkan konten antaraplikasi yang sedang berjalan.

Keistimewaan lainnya ada pada sektor kamera yang bisa menandingi ponsel flagship non-lipat. Kamera utamanya memiliki sensor Isocell HPB 200 MP dengan ukuran fisik 1/1,4 inci, didampingi kamera ultrawide 50 MP, kamera telefoto 50 MP dengan sensor Sony LYT-602 dan lensa periskop 3x, serta dua kamera depan 20 MP di layar utama dan layar luar.
Seperti ponsel X Series dari Vivo, XFold 6 bisa dipasangi lensa teleconverter Zeiss untuk memperjauh jangkauan focal length kamera telefoto. Tampilan selengkapnya dari ponsel ini bisa disimak dalam artikel hands-on oleh 91mobiles Indonesia di tautan berikut.
Table of Contents
Spesifikasi Vivo XFold 6
- Bodi: 157,16 × 145,66 × 4,4 mm (terbuka)/ 157,16 × 74,26 × 9,4 mm (tertutup); bobot 228 gram; ketahanan terhadap debu dan air dengan sertifikasi IP59. Pemindai sidik jari side-mounted.
- Layar utama: LTPO AMOLED 8,02 inci (2.504 x 2.312 piksel), refresh rate 1-120 Hz, kecerahan hingga 5.000 nits, Dolby Vision dan HDR.
- Layar luar: LTPO AMOLED 6,51 inci (2.528 x 1.120 piksel), refresh rate 1-120 Hz, kecerahan hingga 5.000 nits, Dolby Vision.
- Chipset: Mediatek Dimensity 9500 Super, octa-core (1x 4,21 GHz C1-Ultra, 3x 3,5 GHz C1-Premium, dan 4x 2,7 GHz C1-Pro), GPU Mali-G1 Ultra MC12.
- Memori: LPDDR5X, UFS 4.1, konfigurasi 12 GB/ 512 GB.
- Kamera belakang: kamera utama 200 MP (f/1.68, OIS), kamera ultrawide 50 MP (f/2.05, 16 mm, AF), kamera telefoto 50 MP (f/2.6, 70 mm, OIS, 3x optical zoom).
- Kamera depan: 20 MP, f/2.4, 21 mm (layar utama); 20 MP, f/2.4, 21 mm (layar luar).
- Baterai: 6.900 mAh, fast charging 80 watt, fast wireless charging 40 watt, reverse wireless charging.
- Konektivitas: 5G SA/NSA, Dual 4G VoLTE, Wi-Fi 7 802.11ax (2,4 GHz dan 5 GHz), Bluetooth 5.4 LE, GPS (L1 + L5 Dual band), BeiDou, GLONASS, Galileo, QZSS, NavIC, NFC, USB Type-C.
- Sistem operasi: OriginOS 7 berbasis Android 17
Vivo XFold 6 bakal masuk Indonesia?
Kendati versi globalnya sudah resmi diumumkan, Vivo masih belum mengungkap di negara mana saja XFold 6 akan dijual maupun berapa banderol harganya. Ada indikasi bahwa ponsel lipat ini akan dipasarkan di Indonesia seperti XFold 5 sebelumnya.
Pantauan 91Mobiles Indonesia pada laman sertifikasi SDPPI, Kamis (9/7/2026), menunjukkan adanya perangkat dengan nomor model V2559 yang diajukan oleh PT Vivo Mobile Indonesia. Sertifikat dengan nomor 123903/DJID/2026 tersebut diterbitkan pada tanggal 9 Juli 2026.

Dalam kolom “nama pemasaran”, perangkat tersebut secara gamblang tertulis sebagai Vivo X Fold 6. Adapun kemunculannya di situs Postel menjadi indikasi kuat bahwa foldable tersebut akan segera resmi meluncur di Tanah Air. Sebab, sertifikasi Postel merupakan salah satu syarat wajib perangkat elektronik bisa diperjualbelikan di Indonesia.
Selain di Indonesia, smartphone lipat ini juga diprediksi akan menyambangi pasar India pada bulan Oktober 2026 dengan perkiraan harga rilis 150.000 rupee atau sekitar Rp 28,4 jutaan.
Sebelumnya, Vivo X Fold 5 dirilis di Indonesia pada Agustus 2025 dengan harga Rp 24.999.000. Melihat spesifikasi Fold 6 yang lebih canggih dan ditambah dengan isu kelangkaan RAM, tidak menutup kemungkinan Vivo X Fold 6 akan mengalami kenaikan harga.










