Vivo Y32 Resmi Meluncur, Punya Baterai 8.000 MAh dan Bodi Tahan Air IP69

Sorotan
  • Vivo Y32 resmi meluncur, HP berbaterai 8.000 mAh dengan sertifikasi IP68 dan IP69. 
  • Ponsel ini juga tersertifikasi standar militer dan SGS agar tidak mudah rusak saat terjatuh.
  • Performanya mengandalkan Unisoc T7300, dan kamera 50 MP miliknya turut mendukung pemotretan di dalam air.

Vivo diam-diam merilis HP terbarunya di pasar global yaitu Vivo Y32. Perangkat tersebut belakangan ini terpantau muncul di situs resmi Vivo Bangladesh, menawarkan sederet spesifikasi menarik seperti baterai 8.000 mAh, rating IP68/ IP69, hingga standar militer MIL-STD-810H yang membuatnya tidak mudah rusak akibat lingkungan ekstrem. 

Sebagai catatan, HP satu ini berbeda dengan Vivo Y32 yang sempat rilis pada tahun 2021 lalu. Walau punya nama yang sama, Vivo Y32 kali ini hadir dengan fitur dan ketahanan bodi yang ditingkatkan. Simak selengkapnya berikut ini.

Spesifikasi Vivo Y32

  • Chipset: Sebagai salah satu anggota Vivo Y series, Y32 dikemas dengan chip Unisoc T7300 yang punya fabrikasi 6 nm. Cip octa-core ini dibekali CPU 2x core performa 2,2 GHz dan 6x core hemat daya 2,0 GHz. 
  • RAM dan penyimpanan: Pilihan memorinya terdiri dari RAM LPDDR4X 4 GB atau 6 GB dan penyimpanan UFS 2.2 sebesar 256 GB. Terdapat juga fitur Extended RAM hingga 4 GB atau 6 GB, dan slot memori MicroSD untuk memperluas storage hingga 2 TB. 
  • Layar: Vivo Y32 mengusung panel IPS LCD 6,87 inci beresolusi HD Plus (1.592 x 720 piksel) dengan dukungan refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 1.300 nit, dan sertifikasi TUV Rheinland Low Blue Light untuk perlindungan mata. 
  • Kamera: Sisi fotografinya mengandalkan kamera utama 50 MP wide-angle f/2,0 dengan kamera sekunder (bokeh) f/2,4 dan lampu Flash. Di depannya, tersemat kamera selfie 8 MP dengan aperture f/2,05.

    Ponsel ini dikemas dengan beragam mode pemotretan, mencakup Photo, Portrait, Night, Video, 50 MP, Pano, Slo-mo, Time-lapse, Pro, Underwater Photography, Documents, Live Photo, dan Dual View (khusus varian RAM 6 GB ke atas). 
  • Baterai dan pengisian daya: Vivo Y32 disuplai dengan baterai 8.000 mAh Li-Ion BlueVolt dengan pengisian 44W FlashCharge dan fitur reverse charging 6 watt. 

    Baterai tersebut diklaim dapat mempertahankan kapasitas maksimalnya di atas 80 persen setelah 1.500 siklus pengisian, atau setara pemakaian 6 tahun. 

    Berdasarkan pengujian internal Vivo, baterai tersebut dapat dipakai pemutaran video hingga 36 jam, pemutaran lagu di Spotify hingga 57 jam, navigasi Google Maps hingga 14 jam, dan panggilan telepon 4G selama 59 jam. 

    Dalam kondisi suhu lingkungan mencapai 40 derajat Celsius, HP ini disebut tetap sanggup memutar video pendek hingga 20 jam. Tersedia pula fitur Super Power Saving Mode yang memungkinkan panggilan 4G selama 35,6 menit saat baterai tersisa 1 persen. 
  • Software: Vivo Y32 berjalan pada sistem antarmuka OriginOS 6 berbasis Android 16. Sederet fitur antarmukanya mencakup Origin Island, Game Boost Mode, 4D Game Vibration, dan jaminan kelancaran sistem melalui pengujian 50-Month Smooth Experience. 

    Vivo turut menyertakan sejumlah fitur AI seperti AI Erase untuk menghapus objek tak diinginkan pada foto, AI Transcript Assist untuk mengubah rekaman suara menjadi teks, serta AI Captions. 
  • Ketahanan bodi: Menyoal ketahanan bodinya, Vivo Y32 tersertifikasi IP68 dan IP69 untuk mengurangi risiko rusak akibat terkena debu dan rendaman air. Ponsel ini telah diuji tahan terhadap hujan deras selama 24 jam dan paparan 27 jenis cairan sehari-hari, seperti kopi, teh panas 80 derajat Celsius, minuman bersoda, hingga air sabun.

    Layarnya terlindungi dengan kaca Schoot Xensation Up agar tidak mudah retak, sekaligus tetap responsif saat disentuh jari yang basah berkat fitur Wet-Hand Touch. Kehadiran fitur One-Tap Water Ejection juga berguna untuk mengeluarkan sisa air dari lubang speaker. 

    Vivo Y32 juga telah meraih sertifikasi SGS 5-Star Drop Resistance dan lolos uji ketahanan standar militer MIL-STD-810H. Pengujian SGS mencakup uji jatuh dari ketinggian 1,7 meter, jatuh saat layar menghadap ke bawah dari ketinggian 1,2 meter selama lebih dari 40x, uji jatuh dari berbagai sudut dari ketinggian 1,4 meter, serta uji tekuk SGS dengan nilai 100 poin. 

    Perangkat ini juga lolos pengujian laboratorium berupa 10 ribu kali pasang-lepas port USB, 150 ribu kali penekanan tombol volume, 300 ribu kali penekanan tombol power, 42 ribu kali uji kejatuhan dari ketinggian rendah, hingga uji guncangan dalam mesin cuci. 
  • Dimensi bodi: Varian warna Twilight Red memiliki dimensi 169,55 x 79,20 x 8,69 mm dengan bobot 229 gram, sementara Sunset Orange punya ketebalan 8,79 dan bobot 230 gram. 
  • Fitur-fitur lain: 4G LTE (dua slot Nano SIM), Wi-Fi 5 dual-band, Bluetooth 5.4, USB-C 2.0 dengan dukungan OTG, NFC, Radio FM, dan sensor sidik jari di samping tak lupa dihadirkan. 
Varian warna Vivo Y32: Twilight Red dan Sunset Orange.
Varian warna Vivo Y32: Twilight Red dan Sunset Orange.

Meskipun perangkat ini sudah “mejeng” di situs resmi Vivo Bangladesh, harga Vivo Y32 tampaknya masih dirahasiakan. Belum ada informasi juga terkait apakah HP ini bakal rilis di wilayah pemasaran lainnya, termasuk Indonesia. 

Jika rilis di Indonesia, Vivo Y32 akan menjadi pilihan HP menarik terlebih bagi pengguna yang mencari ponsel berbaterai besar sekaligus tahan banting. Namun, jika pasar Tanah Air tidak kebagian, setidaknya pengguna masih dapat memilih Realme P4x dengan standar militer dan baterai 8.000 mAh. Sayangnya ponsel tersebut hanya tersertifikasi IP64, bukan IP68 atau IP69.