
Sesi pre-order untuk iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi dibuka di Indonesia pada 7 Oktober 2026 lalu. Kini, keduanya sudah mulai dijual di beragam distributor resmi di Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Tim 91Mobiles Indonesia pun berkesempatan untuk melihat secara dekat penampakan dan menggenggam iPhone 18 Pro series ini walau hanya sebentar. Dalam pengalaman kami, keduanya tidak memberikan perbedaan mencolok dibandingkan dengan iPhone 17 series.
Table of Contents
Masih dengan pulau kamera yang khas
Sejak iPhone 17 Pro dan Pro Max tahun lalu, Apple mulai mengadopsi sebuah bahasa desain yang lebih segar dari pendahulu-pendahulunya.
Tidak lagi memakai modul kamera kotak bundar (squircle) di pojok kiri atas, kini kamera tersebut menyerupai pulau horizontal lebar yang membentang di area atas punggung ponsel. Modul kamera ini sering disebut dengan istilah “camera plateau”.
iPhone 18 Pro dan Pro Max juga memiliki konsep desain yang sama. Bahkan, dimensi fisik kedua varian ini pun nyaris sama sekali tidak berubah.
Di dalam modul kamera ini, terdapat tiga lensa kamera yang disusun dalam formasi segitiga. Lampu LED Flash dan sensor pendukung lainnya diletakkan terpisah di sisi kanan modul kamera tersebut.
Tepat di bawah pulau kamera horizontal ini, tersedia area bodi belakang yang dikelilingi garis dengan sudut melingkar. Di bagian bawah inilah terdapat area panel utama dengan tekstur matte tempat logo Apple berada.
Kini hadir dengan warna ikonik Burgundy
Pada distributor iBox yang kami hampiri di Summarecon Mall Bandung, Minggu (18/10/2026), hanya ada dua unit yang ditampilkan, yakni iPhone 18 Pro dengan varian warna Burgundy dan iPhone 18 Pro Max dengan warna Glacier (biru muda).
Berbeda dengan seri pendahulunya yang menjadikan Cosmic Orange sebagai warna andalan (hero color), kali ini Apple memilih warna Burgundy yang sekilas mengingatkan kita akan warna merah anggur gelap.
Pemilihan Burgundy ini menurut kami cukup menarik, karena tampak sangat kontras dengan pendahulunya yang terlihat terang. Berbeda dengan Cosmic Orange yang terlihat chic dan ceria, warna merah gelap ini justru memberikan kesan yang elegan dan sophisticated.

Warna Glacier pada iPhone 18 Pro Max di atas juga tampak menarik karena lebih minimalis dan mudah melebur di segala situasi. Warna ini juga masih memberikan kesan unik ketimbang Silver yang sekilas lebih menyerupai putih polos. Ada juga varian warna Black yang bisa dipilih jika ingin terlihat profesional.
Perbedaan dimensi iPhone 18 Pro vs Pro Max
Ketika disandingkan, iPhone 18 Pro dan Pro Max rupanya memperlihatkan perbedaan ukuran fisik yang cukup kentara. Dengan layar yang lebih besar, iPhone 18 Pro Max tentunya turut hadir dengan bodi yang lebih lebar dan lebih panjang.
Akan tetapi, ketebalan keduanya tampak identik saat dilihat dari samping. Camera bump alias tonjolan kameranya juga punya ketebalan yang relatif sama untuk kedua model.
Dari segi layar, iPhone 18 Pro punya layar 6,3 inci, sedangkan iPhone 18 Pro Max dibekali layar 6,9 inci. Meski bodi belakangnya tampak tidak mengalami perubahan dari tahun lalu, iPhone 18 Pro series kini hadir dengan Dynamic Island yang lebih ringkas.
iPhone 18 Pro dan Pro Max sama-sama punya ketebalan bodi 8,8 mm, namun varian Pro hadir dengan panjang dan lebar 150 x 71,9 mm, sedangkan Pro Max punya dimensi 163,4 x 78 mm. Varian Pro memiliki bobot 211 gram, jauh lebih ringan daripada Pro Max yang beratnya mencapai 249 gram. Di genggaman kami, varian Pro Max memang terasa sedikit lebih berat walau perbedaannya tidak begitu kentara.
Penempatan tombol pada iPhone 18 Pro kurang lebih masih sama seperti yang sudah-sudah, yakni dua tombol volume, laci kartu SIM, dan Action Button di sisi kiri serta tombol power dan Camera Control di sisi kanan. Di sisi bawah, port USB-C berada tepat di tengah, diapit oleh dua deretan lubang speaker yang simetris.
Layar pada dua smartphone ini menggunakan panel Super Retina XDR yang mendukung refresh rate adaptif ProMotion hingga 120 Hz dan Always-On Display.
Untuk fotografi, terdapat kamera utama 48 MP Fusion yang kini dibekali variable aperture fisik dari f/1,48 hingga f/4. Kamera ini didukung oleh ultrawide 48 MP dan telefoto 48 MP.
Performanya disokong oleh chipset Apple A20 Pro dengan fabrikasi 2 nm yang dipadukan dengan sistem pendingin vapor chamber.
Di Indonesia, iPhone 18 Pro dijual mulai dari Rp 27.499.000 (256 GB), sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai dari Rp 29.499.000. Dua ponsel ini sudah bisa dibeli di Indonesia melalui distributor resmi Apple, antara lain iBox, Digimap, Blibli, dan Hello Store.
Untuk iPhone 18 “reguler”, varian ini baru akan meluncur secara global pada awal tahun 2027 nanti; kemungkinan bersamaan dengan varian lain, yaitu iPhone 18e dan iPhone Air 2.
Pasalnya, kali ini Apple merilis iPhone 18 series dalam bentuk “split launch”, kontras dengan iPhone 17 series yang semuanya dirilis pada waktu yang bersamaan.










