Dhruv Joshi | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Tue, 20 Jan 2026 07:02:48 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Review iQoo Z10R: HP Mid-Range dengan Performa Tinggi https://www.91mobiles.com/id/hub/review-iqoo-z10r-hp-mid-range-dengan-performa-tinggi/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-iqoo-z10r-hp-mid-range-dengan-performa-tinggi/#respond Sat, 29 Nov 2025 07:00:23 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16638 iQoo Z10R adalah anggota terbaru di lini seri Z10, diposisikan sebagai opsi yang lebih seimbang. Varian yang lebih terjangkau, iQoo Z10x, lebih berfokus pada performa dan daya tahan baterai dengan harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, saudaranya yang lebih mahal, iQoo Z10, juga menonjolkan performa dan membawa salah satu kapasitas baterai terbesar saat ini.Dibandingkan dua […]

The post Review iQoo Z10R: HP Mid-Range dengan Performa Tinggi first appeared on Indonesia Blog.

]]>

iQoo Z10R adalah anggota terbaru di lini seri Z10, diposisikan sebagai opsi yang lebih seimbang. Varian yang lebih terjangkau, iQoo Z10x, lebih berfokus pada performa dan daya tahan baterai dengan harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, saudaranya yang lebih mahal, iQoo Z10, juga menonjolkan performa dan membawa salah satu kapasitas baterai terbesar saat ini.

Dibandingkan dua varian lainnya, iQoo Z10R justru memilih pendekatan yang lebih seimbang. Mari kita cari tahu apakah iQoo Z10R benar-benar mampu tampil sebagai all-rounder sejati seperti yang dijanjikan.

Kesimpulan awal

iQoo Z10R menawarkan desain premium yang tahan air serta layar berwarna cerah, sangat cocok untuk kebutuhan multimedia. Performanya juga cukup dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari, dan dukungan perekaman video 4K di kamera depan menjadi nilai lebih yang menarik bagi para kreator.

Namun, ketiadaan kamera ultrawide menjadi kekurangan yang cukup kentara. Ponsel ini juga memiliki durasi pengisian baterai yang agak lambat. Secara keseluruhan, ponsel ini tetap menjadi pilihan kuat bagi pengguna yang mengutamakan bodi tahan lama, kualitas layar, dan kemampuan merekam video selfie beresolusi tinggi.

Desain bodi ramping, namun tetap kokoh

Desain bodi iQoo Z10R terlihat cukup mirip dengan seri Vivo V50. Bagian belakangnya membawa finishing brushed yang reflektif, sementara bingkainya tampil dengan sentuhan metalik. Keduanya dipadukan untuk memberikan kesan yang cukup elegan. Modul kamera besar di panel belakang turut memuat cincin lampu flash berbentuk lingkaran bernama “Aura Light”. Tidak ada wobble saat diletakkan di meja, sehingga membuatnya cukup menyenangkan. Bobotnya ringan, sangat ramping, nyaman digenggam, dan memberikan kesan premium secara keseluruhan. Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, sehingga mengusung ketahanan terhadap debu dan air yang benar-benar maksimal.

Layar dengan warna yang cerah dan memikat

Layar menjadi bagian favorit kami dari ponsel ini. Keistimewaannya hadir melalui desain quad curve yang membuatnya terasa berbeda dibandingkan para pesaing di kelas harga yang sama. iQoo Z10R dilengkapi panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal hingga 4.500 nits. Sementara itu, tingkatan high brightness mode (HBM) mencapai 1.300 nits, yang menurut kami sudah cukup terang untuk penggunaan indoor maupun outdoor. Selama pemakaian, kami tidak pernah kesulitan melihat layar meskipun berada di luar ruangan.

Warnanya punchy dan pengalaman visualnya sangat immersive. Semua itu terasa semakin lengkap berkat stereo speaker yang dimilikinya. Speaker ini mampu mengeluarkan suara yang jernih dan lantang, sehingga pengalaman multimedia terasa maksimal. Menariknya, iQoo Z10 standar justru masih memakai speaker tunggal alias mono. Jadi, dalam hal ini, Z10R bisa dibilang lebih unggul.

Kamera

iQOO Z10R dibekali kamera utama 50 MP Sony IMX882 yang dipadukan dengan kamera depth. Kamera utamanya sudah mendukung OIS dan memiliki sudut pandang lebih lebar sebagai kompensasi atas absennya lensa ultrawide. Di bagian depan, tersedia kamera 32 MP untuk selfie dan video call. Dalam kondisi cahaya terang, hasil fotonya terlihat menarik dengan dynamic range yang luas serta highlight dan shadow yang seimbang.

Warna yang dihasilkan sedikit lebih hangat dan cerah sehingga terasa lebih siap untuk diunggah ke media sosial tanpa perlu banyak pengeditan. Foto portrait terlihat bersih dan detailnya cukup terjaga, kendati detail wajah tidak selalu maksimal karena kamera cenderung membuat kulit tampak lebih soft. Kamera selfie-nya cukup memuaskan, menghasilkan foto yang tajam dengan warna yang enak dipandang.

Dalam kondisi low light, iQoo Z10R masih mampu menghasilkan foto yang layak, meskipun cukup sering memperlihatkan noise ketika diperbesar. Kami pribadi kurang cocok dengan night mode bawaan iQoo karena warnanya sering terlihat berlebihan sehingga hasil akhirnya kadang tampak kurang natural.

Nilai plus yang cukup menonjol adalah kemampuan perekaman 4K dari kamera utama maupun kamera depan. Anda bahkan bisa berpindah dari kamera depan ke belakang (atau sebaliknya) saat merekam tanpa ada jeda, fitur yang jarang dimiliki pesaingnya di kelas harga yang sama. 

Pemotretan siang hari

Dalam kondisi cahaya terang, iQoo Z10R mampu menghasilkan foto yang solid dengan kontras tinggi dan dynamic range yang luas. Detail yang ditangkap juga cukup baik dan konsisten. Untuk akurasi warna, hasilnya memang tidak selalu benar-benar mendekati warna asli, dan sering kali menampilkan interpretasi warna yang berbeda dari kondisi aslinya.

Portrait

Pada mode portrait, hasil fotonya terlihat jauh lebih baik berkat exposure yang pas dan tone kulit yang natural. Detail wajah cukup baik, sementara pemisahan antara subjek dan latar belakang terlihat rapi dan bersih.

Selfie

Untuk foto selfie, kinerja kamera iQoo Z10R sungguh terlihat menjanjikan. Reproduksi warna kulit terasa lebih mendekati aslinya, dan detail wajah yang ditampilkan juga lebih terjaga. Dynamic range pada kamera depannya tergolong baik sehingga hasil akhirnya tampak lebih seimbang.

Low light

Dalam kondisi cahaya rendah dengan night mode aktif, hasil foto iQoo Z10R terlihat cukup menarik. Exposure terlihat pas dan mampu menampilkan suasana yang mendekati aslinya. Penanganan flare maupun cahaya liar juga cukup clean. Kendati begitu, warna pada mode malam cenderung mengalami koreksi yang cukup agresif sehingga hasil akhirnya kadang tampak berbeda dari warna asli.

Performa gesit yang bisa diandalkan 

Sebagai dapur pacunya, iQoo Z10R menggunakan SoC MediaTek Dimensity 7400, dipasangkan dengan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB. Namun ada satu kekurangan besar, tidak adanya dukungan penyimpanan eksternal. Anda “terjebak” pada varian penyimpanan yang Anda pilih, jadi di tahun 2025, lebih baik memilih varian 256GB.

Berbicara soal performa, untuk pemakaian sehari-hari, semuanya berjalan tanpa masalah. Tidak ada penurunan performa atau lag saat menggulir app drawer, berpindah aplikasi, maupun multi-tasking. Tidak ada masalah panas berlebih selama penggunaan harian.

Ketika digunakan untuk bermain game, iQoo Z10R dapat menangani sebagian besar gim modern dengan cukup baik. Judul yang lebih berat seperti BGMI (PUBG Mobile) dan Genshin Impact masih dapat berjalan pada pengaturan medium dengan pengalaman 30 FPS yang playable. BGMI juga mendukung 90 FPS pada grafik Smooth; meski tidak stabil di 90 FPS, Anda bisa mengharapkan performa konsisten sekitar 75 FPS.

Game battle royale yang lebih ringan seperti COD: Mobile juga berjalan mulus, rata-rata di atas 50 FPS pada pengaturan medium. Suhu juga terjaga dengan baik, hanya naik sekitar 2,3 derajat Celsius setelah 30 menit bermain. Ponsel ini memiliki vapour chamber untuk pendinginan, meski dimensinya tidak dijelaskan. Meski begitu, suhunya tetap stabil saat bermain sehingga menjadikannya pilihan bagus untuk gamer.

iQoo Z10R mendapatkan skor AnTuTu v10 sebesar 666.321 poin, serta menorehkan skor Geekbench di angka 1.038 poin (single-core) dan 2.988 poin (multi-core). Menyoal kinerja suhunya, perangkat ini berhasil mempertahankan 62,3 persen dari performa maksimal ketika diujikan pada aplikasi benchmark Burnout. 

Software butuh sedikit penyempurnaan

Funtouch OS 15 berbasis Android 15 terasa stabil dan mulus untuk pemakaian harian, serta menawarkan banyak fitur. Ada banyak opsi untuk menyesuaikan animasi OS, mulai dari app drawer, home screen, face unlock, lock screen, dan lainnya sehingga Anda bisa memberi sentuhan personal. Jumlah aplikasi bawaan lebih sedikit dibanding sebelumnya, namun Anda tetap mendapat 14 aplikasi prainstal di dalam kotak.

Dari segi pengalaman penggunaan, OS ini cukup lancar, namun ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan. Refresh rate tidak konsisten di beberapa aplikasi, bahkan ketika Anda menguncinya di 120 Hz. Elemen UX terlihat kurang oke, dan UI secara keseluruhan terlihat cukup kuno dan tidak terasa premium. Pendekatannya lebih mengutamakan fungsi dibanding tampilan. Meskipun demikian, di tahun 2025, pengalaman software menjadi aspek yang sama pentingnya. OS yang kurang menarik secara estetika dan tidak terlalu bisa dikustomisasi membuat pengalaman di perangkat ini terasa kurang lengkap.

Anda juga mendapatkan rangkaian fitur AI seperti AI Screen Translate, Live Image (mengekstrak teks dari gambar), Circle to Search, dan lain sebagainya. Fitur baru bernama AI Documentation membantu Anda memindai foto dan mengonversinya menjadi file dengan cepat. Anda mendapat 2x pembaruan OS besar hingga Android 17 dan pembaruan keamanan hingga 2028. Cukup standar di kelas harganya.

Baterai yang oke, tapi bisa lebih baik

Salah satu hal yang cukup mengejutkan dari iQoo Z10R adalah baterainya yang lebih kecil, 5.700 mAh, dengan dukungan fast charging 44 watt. Meski kapasitasnya lebih kecil, performa baterainya tetap solid baik di benchmark maupun penggunaan nyata.

Dalam pengujian lab (sekitar 2 jam, termasuk gaming dan playback video), baterai hanya turun 21 persen. Ini sedikit lebih baik dari rata-rata ponsel lain di kelasnya yang terkuras 22 persen. Di uji PCMark Battery Life, hasilnya juga mengungguli banyak ponsel dengan baterai 6.000mAh (tahan 13,9 jam).

Dalam penggunaan sehari-hari, kami mendapatkan sekitar 6-7 jam screen-on time, termasuk penggunaan 5G. Itu bukan angka yang besar untuk tahun 2025, tapi lebih dari cukup untuk mayoritas pengguna. Untuk kecepatan pengisian, charger 44 watt memakan waktu sedikit lebih dari satu jam untuk mengisi penuh. Durasi ini masih dapat diterima, tapi seharusnya bisa lebih cepat mengingat kapasitas baterainya yang tidak besar.

Kesimpulan

Dengan harga mulai dari Rp 3,3 juta, iQoo Z10R menawarkan serangkaian fitur yang baik serta performa yang solid untuk harganya. Satu-satunya kekurangan yang terasa adalah tidak adanya kamera ultrawide dan kecepatan pengisian daya yang terasa agak lambat. Namun, keduanya bukan deal-breaker besar.

Jika Anda menginginkan ponsel dengan desain yang ramping dan tahan lama, performa harian yang stabil, kamera yang baik dengan dukungan video 4K pada kamera depan dan belakang, serta pengalaman multimedia yang sangat baik, maka iQoo Z10R adalah pilihan yang tepat. Ini adalah all-rounder yang kompeten di bawah Rp 4 juta.

Rating editor: 8 / 10

Alasan membeli:

  • Menawarkan desain premium dengan ketahanan IP68/ IP69.
  • Nyaman dipakai aktivitas hiburan dengan layarnya yang berwarna cerah dan stereo speaker
  • Performa keseluruhannya terasa gesit dan mulus untuk aktivitas sehari-hari.
  • Kamera depannya mendukung perekaman video 4K, cocok untuk kreator konten.

Alasan tidak membeli:

  • Durasi charging kalah saing.
  • Tidak ada kamera ultrawide.
iQOO Z10R Harga
Rp. 4.499.000
Pergi Ke Toko
Rp. 4.599.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review iQoo Z10R: HP Mid-Range dengan Performa Tinggi first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-iqoo-z10r-hp-mid-range-dengan-performa-tinggi/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/iQOO-Z10R-review-image-150x150.jpg150150
Review Realme 14T: Unggul di Layar, Baterai, dan Ketahanan Bodi https://www.91mobiles.com/id/hub/review-realme-14t-unggul-di-layar-baterai-dan-ketahanan-bodi/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-realme-14t-unggul-di-layar-baterai-dan-ketahanan-bodi/#respond Thu, 19 Jun 2025 07:08:11 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=15112 Realme 14T adalah ponsel mid-range yang meluncur di Indonesia pada 6 Mei 2025 lalu. Perangkat ini resmi melengkapi jajaran Realme 14 series sekaligus menjadi debut perdana seri “T” di lini tersebut. Dengan harga rilis mulai dari Rp 3,2 juta, ponsel ini diposisikan sebagai opsi kelas menengah terjangkau yang menonjolkan daya tahan baterai, kecepatan charging, serta ketahanan bodi berkat […]

The post Review Realme 14T: Unggul di Layar, Baterai, dan Ketahanan Bodi first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Realme 14T adalah ponsel mid-range yang meluncur di Indonesia pada 6 Mei 2025 lalu. Perangkat ini resmi melengkapi jajaran Realme 14 series sekaligus menjadi debut perdana seri “T” di lini tersebut. Dengan harga rilis mulai dari Rp 3,2 juta, ponsel ini diposisikan sebagai opsi kelas menengah terjangkau yang menonjolkan daya tahan baterai, kecepatan charging, serta ketahanan bodi berkat tiga sertifikasi sekaligus.

Namun apakah Realme 14T hanya mengandalkan aspek itu saja? Mengingat ketatnya persaingan di kelas harga menengah dengan kehadiran Xiaomi, Motorola, dan Infinix, mari kita lihat apakah Realme 14G benar-benar mampu menonjol di antara para rivalnya. 

Kesimpulan awal

Ponsel ini menawarkan pengalaman penggunaan yang solid secara keseluruhan berkat desain ramping dan sertifikasi IP69, layar dengan warna cerah, sistem pendinginan yang efektif, hingga daya tahan baterai mencukupi. Performa hariannya tergolong lancar untuk kebutuhan sehari-hari, meski masih bisa ditingkatkan di sektor performa gaming. Kameranya pun kurang optimal di kondisi minim cahaya. Namun jika mencari ponsel andal yang menyeimbangkan aspek dasar seperti multimedia, daya tahan baterai, dan ketahanan bodi, Realme 14T layak dipertimbangkan di kelasnya. 

Desain dan layar

Realme 14T mengusung konsep desain yang mirip dengan Realme P3, lengkap dengan camera island miliknya yang berbentuk persegi panjang. Perbedaan utamanya hanya terletak pada penempatan lampu Flash, yang kini berada di dalam modul kamera. Hal ini membuat tampilannya sedikit lebih bersih dan rapi. 

Unit yang diterima 91Mobiles adalah varian Obsidian Black dengan tampilan pola bergelombang halus yang memantulkan cahaya secara menawan. Panel belakangnya tahan terhadap sidik jari dan noda, membuat tampilannya tetap bersih dan elegan sepanjang saat. 

Realme 14T terasa ringan dan nyaman digenggam, namun yang membuatnya benar-benar menonjol adalah ketahanannya. Dengan tiga sertifikasi IP Rating, yakni IP66, IP68, dan IP69, ponsel ini terlindungi dengan baik dari debu, air, hingga semprotan bertekanan tinggi. 

Perihal kelengkapannya, Realme 14T menyediakan stereo speaker, port USB-C, dan slot SIM hibrida, serta casing TPU hitam berkualitas di dalam kotak penjualan. Yang disayangkan, port jek audio 3,5 mm sudah tidak disediakan, membuat pengguna tidak bisa lagi menyambungkan earphone kabel tanpa bantuan adapter.

Di sisi depan, Realme 14T dibekali layar AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan maksimal hingga 2.100 nit. Bezel tampil dengan hampir simetris sehingga membuat pengalaman menonton menjadi lebih immersive, sementara panelnya menampilkan warna yang cerah berkat cakupan DCI-P3 sebesar 110 persen. 

Dipadankan dengan stereo speaker yang punya output suara keras dan seimbang, setup ini menawarkan pengalaman multimedia yang solid. Realme menyebutkan bahwa HP ini memiliki layar AMOLED paling terang di kelasnya, dan hasil pengujian lab dengan Lux meter menunjukkan tingkat kecerahan maksimal 990 nit. Benar saja, angka tersebut menjadikannya salah satu yang terbaik di segmennya. Visibilitas di luar ruangan pun sangat baik, bahkan ketika berada di bawah sinar matahari langsung. Sensor sidik jari di layar juga bekerja dengan sangat baik meskipun posisinya agak rendah. Pengguna mungkin memerlukan sedikit waktu untuk membiasakan diri. 

Kamera

Realme 14T dipersenjatai dengan kamera utama 50 MP dan sensor monokrom 2 MP, sedangkan kamera depan 16 MP miliknya bertugas untuk menunjang selfie dan video call. Sayangnya, tidak ada kamera ultrawide di ponsel ini. Absennya fitur OIS juga membuat hasil videonya kurang stabil. 

Dalam kondisi cahaya terang, kamera miliknya sanggup menghasilkan foto yang detail dan berwarna cerah, dengan warna dan kontras yang sedikit ditingkatkan sehingga cocok untuk diunggah ke media sosial. Pengguna juga dapat mengambil foto langsung (live photos) sebagai fitur tambahan yang menarik. 

Kamera selfie memberikan hasil yang baik di kondisi pencahayaan cukup, namun kedua sensor menunjukkan keterbatasan di kondisi minim cahaya. Bahkan saat mengaktifkan Night Mode, hasil fotonya masih terlihat soft dan agak berbintik, meski hal ini masih wajar untuk kelas harganya. 

Performa dan software

Realme 14T disokong oleh chipset MediaTek Dimensity 6300, dipadankan dengan RAM LPDDR4X 8 GB serta penyimpanan UFS 2.2 256 GB, bisa diperluas hingga 1 TB melalui MicroSD. Penggunaan Dimensity 6300 tersebut cukup tak lazim, mengingat chip tersebut sudah sering dijumpai pada ponsel Rp 2 jutaan. 

Seperti yang bisa diduga, performa ponsel ini bukan yang terbaik. Realme 14T masih terasa lancar saat melakukan tugas ringan seperti browsingchatting, dan streaming, namun masih terasa agak delay saat membuka aplikasi. Pengguna juga tampaknya bakal merasakan adanya stuttering saat multi-tasking berat

Terlepas dari hal itu, performanya cukup mengejutkan saat dipakai bermain game. Meski chipset yang dipakai tidak terlalu istimewa, Realme 14T berhasil menawarkan performa stabil saat bermain COD Mobile dan BGMI (PUBG Mobile versi India), masing-masing berjalan di 60 FPS dan 30 FPS pada pengaturan grafis sedang. Anda juga dapat mengurangi pengaturan grafis di BGMI untuk meningkatkan frame rate agar playable untuk gaming kasual. Penanganan suhunya pun menakjubkan, dengan rata-rata peningkatan 4,5 derajat Celsius setelah bermain selama 30 menit. 

Realme 14T berhasil menorehkan skor AnTuTu v10 sebesar 456.251 poin, membuatnya setara dengan smartphone di harga Rp 1-2 jutaan. Pada Geekbench 6, skor yang diraihnya adalah 775 poin untuk single-core dan 2.000 poin untuk multi-core. Perangkat ini juga terbukti mampu menangani throttling dengan baik lantaran berhasil mempertahankan 63,2 persen dari performa maksimal saat diujikan dengan Burnout. 

Dari sisi software, Realme 14T menjalankan antarmuka Realme UI 6 berbasis Android 15. Antarmukanya berjalan dengan mulus, namun aplikasi prainstal miliknya tergolong cukup banyak. Untung saja, Realme menyediakan opsi untuk menonaktifkan sejumlah fitur seperti Realme Glance, Hot Apps, dan Hot Games, demi mendapatkan pengalaman antarmuka yang lebih mulus dan bersih. 

Masa jaminan pembaruannya mencapai 2 tahun OS utama dan 3 tahun patch keamanan, sesuai dengan harganya. Menariknya lagi perangkat ini sudah menjalankan versi Android terbaru (Android 15) sejak rilis, hal yang patut diapresiasi untuk ponsel di kelas harganya. Tak banyak yang bisa dijelajahi dalam hal fitur kecerdasan buatan (AI), namun Realme 14T masih menyajikan Circle to Search dan dukungan Gemini sebagai bagian fitur dari Android 15. 

Adapun dari aspek konektivitas, Realme 14T mendukung sebanyak 9 pita (band) jaringan 5G. Dukungan pita yang lebih banyak tentu akan lebih ideal untuk jangkauan jaringan yang lebih luas, namun 9 band tersebut masih cukup oke untuk pemanfaatan 5G di kota-kota besar di Indonesia. 

Baterai dan pengisian daya

Smartphone ini difasilitasi dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh serta fast charging 45 watt. Pengguna juga bakal ditawarkan charger dengan daya yang sesuai pada paket penjualan. Ponsel ini meraih skor di atas rata-rata saat diujikan dengan PC Mark Battery Test yaitu 14,7 jam. Ketahanannya di dunia nyata pun patut diacungi jempol, hanya berkurang 20 persen setelah 2 jam pemakaian berat, termasuk gaming dan streaming

Meskipun memiliki baterai yang besar, pengisian dayanya tergolong cepat, hanya perlu waktu 65 menit untuk terisi dari 0-100 persen.

Kesimpulan

Realme 14T dibanderol sebesar Rp 3,2 juta untuk RAM 8 GB/ 128 GB dan Rp 3,6 juta untuk RAM 8 GB/ 256 GB. Perangkat ini menghadapi persaingan ketat dari para rivalnya, seperti Redmi Note 14 dan Infinix Note 50s yang juga belum lama ini dirilis di Indonesia pada tahun 2025.  

Redmi Note 14 lebih unggul karena punya setup kamera fleksibel, lantaran dibekali ultrawide. Desainnya pun lebih halus, serta dijanjikan masa pembauran OS lebih panjang sembari tetap seimbang dengan Realme 14T dalam hal performa dan pengalaman multimedia. 

Di sisi lain, Infinix Note 15s juga menyuguhkan performa lebih unggul, desain lebih ramping tanpa mengorbankan baterai, hingga software yang lebih bersih. Semua itu diraihnya dengan banderol harga lebih terjangkau dibandingkan Realme 14T. 

Kekuatan terbesar dari Realme 14T terletak pada layar AMOLED yang cerah (paling cerah di kelasnya) dan juga stereo speakerKeduanya bahu-membahu menghasilkan pengalaman multimedia yang solid dan immersive. Kamera utama ponsel ini juga berperforma baik di siang hari, memiliki baterai yang awet dan cepat terisi, hingga daya tahan bodi unggul dengan tiga sertifikasi IP Rating. 

Hanya saja, Realme 14T nyatanya tidak luput dari sejumlah kekurangan, seperti performa yang kalah saing, dan antarmukanya yang masih perlu dibenahi. Namun jika Anda mencari ponsel serbaguna yang unggul di aspek dasar seperti multimedia, daya tahan baterai, dan ketahanan bodi, maka Realme 14T bisa menjadi pilihan yang dapat diandalkan. 

Rating editor: 7,8 / 10

Alasan membeli:

  • Realme 14T punya desain bodi ramping dan kokoh, tersertifikasi IP69
  • Menawarkan pengalaman multimedia dengan layar berwarna cerah serta speaker yang detail.
  • Tidak mudah panas saat gaming.
  • Daya tahan baterai unggul, bisa tahan seharian penuh untuk semua jenis pengguna.

Alasan tidak membeli:

  • Performa keseluruhan kalah saing.
  • Kameranya kurang baik saat pemotretan malam hari. 
  • Antarmukanya kurang bersih, ada sejumlah aplikasi prainstal.
realme 14T Harga
Rp. 2.549.000
Pergi Ke Toko
Rp. 3.149.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Realme 14T: Unggul di Layar, Baterai, dan Ketahanan Bodi first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-realme-14t-unggul-di-layar-baterai-dan-ketahanan-bodi/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/Realme-14T-review-feature-150x150.jpg150150
Review Samsung Galaxy A26: Unggul di Layar dan Software https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-a26-unggul-di-layar-dan-software/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-a26-unggul-di-layar-dan-software/#respond Thu, 22 May 2025 12:12:47 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=15130 Kedatangan Samsung Galaxy A26 tergolong senyap jika dibandingkan dengan Galaxy A36 dan A56 yang lebih populer. Meski begitu, bukan berarti Galaxy A26 tak layak didapatkan. Ponsel ini rilis di Indonesia pada 10 April 2025 kemarin, membawakan sederet fitur AI dan dukungan masa upgrade OS yang panjang. Meski tidak banyak yang meningkat dibandingkan Galaxy A25, ponsel penerus tersebut […]

The post Review Samsung Galaxy A26: Unggul di Layar dan Software first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Kedatangan Samsung Galaxy A26 tergolong senyap jika dibandingkan dengan Galaxy A36 dan A56 yang lebih populer. Meski begitu, bukan berarti Galaxy A26 tak layak didapatkan. Ponsel ini rilis di Indonesia pada 10 April 2025 kemarin, membawakan sederet fitur AI dan dukungan masa upgrade OS yang panjang. 

Meski tidak banyak yang meningkat dibandingkan Galaxy A25, ponsel penerus tersebut tetap membawakan sejumlah peningkatan penting. Beberapa di antaranya mencakup layar lebih lebar, desain yang lebih elegan dengan perlindungan IP67, serta chipset yang lebih powerful. Semuanya ditawarkan dengan harga cukup terjangkau di Indonesia, yakni Rp 4 juta. Mari kita lihat apakah perangkat ini mampu menonjol di segmen harga yang sangat kompetitif ini. 

Kesimpulan awal

Galaxy A26 adalah opsi yang bagus bagi mereka yang mencari ponsel berdesain ramping, layar cerah dan mulus, serta software yang bisa diandalkan. Perangkat ini juga punya kamera selfie yang memadai serta jaminan masa pembaruan OS terpanjang di kelasnya. Namun, ada beberapa hal yang mesti dikorbankan, yaitu kamera belakang yang terasa kurang, charger dijual terpisah, dan hanya dibekali mono speaker

Desain dan layar

Tampilan bodi Galaxy A26 terlihat mirip dengan pendahulunya, namun kini dengan sejumlah peningkatan kecil. Kini, kamera belakang ditempatkan dalam modul berbentuk oval, sehingga tampil lebih berbeda dibandingkan seri Galaxy S. Panel belakang berbahan kacanya pun menambah kesan premium, kendati permukaannya mudah meninggalkan bekas noda sidik jari.

Sisi samping dan panel yang datar tetap dipertahankan, namun kini port audio jek 3,5 mm dan speaker kedua sudah dihilangkan. Perangkat ini hanya dibekali speaker tunggal di sisi bawah, berdampingan dengan port USB-C dan mikrofon. Di bagian kanan, terdapat tombol daya dan volume, di mana tombol power ini juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari yang cepat dan andal.

Laci kartu SIM diletakkan di sisi kiri dan kini hadir dengan satu slot hibrida. Salah satu peningkatan utama pada Galaxy A26 adalah sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan terhadap debu dan kedalaman air hingga 1 meter selama 30 menit. Hal tersebut menjadikannya sejajar dengan model Galaxy A series lainnya. 

Layar juga meningkat, kini memakai panel Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120 Hz. Namun sayangnya, desain kamera depan masih dirancang dalam bentuk waterdrop notchBezel di bagian dagu juga masih terlihat tebal, membuatnya sedikit tertinggal di kelas harganya. 

Meskipun Samsung tidak menyebutkan tingkat kecerahan layarnya, tampilan layar Galaxy A26 tergolong baik di dalam ruangan. Sayangnya, kecerahannya kurang oke untuk di luar ruangan. Berdasarkan pengujian laboratorium, layar ini hanya mampu mencapai kecerahan maksimal di sekitar 550 nit, kalah saing dengan ponsel lain di kelasnya yang rata-rata mencapai 800 nit. 

Secara visual, layarnya tetap tergolong bagus dengan warna yang cerah dan kontras yang solid. Hanya saja, pengalaman multimedia secara keseluruhan sedikit terpengaruh karena hanya memakai satu speaker. Suaranya terdengar agak tipis dan kurang memiliki kedalaman. 

Kamera

Galaxy A26 menggunakan setup kamera yang sama dengan pendahulunya, dilengkapi kamera utama 50 MP, ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP. Di sisi depan juga masih ada kamera 13 MP untuk menunjang selfie dan video call. Seperti yang sempat disinggung, kamera belakangnya kini berada di dalam modul kamera berbentuk pil, membuatnya tampil setara dengan Galaxy A36 dan A56. 

Kinerja kamera belakangnya cukup memadai, menawarkan dynamic range yang luas. Warnanya cenderung kurang “menonjol” dibandingkan subjek aslinya, begitu pun dengan detail yang masih terasa kurang terjaga, terlebih pada mode portrait

Fotografi malam harinya pun masih perlu dibenahi, terutama dalam hal menawarkan hasil foto yang lebih tajam. Sisi baiknya, alat penyuntingan foto bawaan di ponsel ini cukup mudah digunakan, menyuguhkan sederet opsi untuk meningkatkan kualitas foto. Secara garis besar, kamera belakang ponsel ini mampu menghasilkan foto dengan baik, meskipun sisi hardware dan software miliknya masih perlu dibenahi. Menurut kami, daya tarik utama aspek fotografi di ponsel ini adalah kamera depan, karena sanggup menangkap foto dengan warna yang nyaris akurat serta tekstur yang terjaga dengan baik.

Performa dan software

Samsung Galaxy A26 disokong oleh chipset Exynos 1380, disandingkan dengan RAM 8 GB dan storage UFS 2.2 berkapasitas 256 GB. Penyimpanan ini masih bisa diperluas menggunakan kartu MicroSD. Dari segi performa, ponsel ini berjalan baik saat menangani tugas sehari-hari. 

Ponsel ini kadang terasa lagging saat dicoba melakukan multi-tasking. Bahkan, menjelajahi menu pengaturan pun terasa lagging meskipun hanya sedikit. Jika melihat pada hasil benchmark, terlihat bahwa performa Galaxy A26 memang kalah saing dibandingkan rivalnya. 

Samsung Galaxy A26 menorehkan skor AnTuTu v10 sebesar 610.383 poin, serta meraih skor Geekbench 6 sebesar 1.015 poin untuk single-core dan 2.951 poin untuk multi-core

Performa yang dimiliki Galaxy A26 pun tampaknya bakal terasa kurang untuk gamer yang ingin bermain pada durasi panjang. Ponsel ini memang sanggup meraih performa tinggi pada pengaturan grafis sedang pada COD Mobile dan BGMI (PUBG Mobile versi India). Namun, frame rate akan terasa turun jika pengaturan grafisnya ditingkatkan lagi. 

Samsung memang jarang memamerkan skor benchmark, dan lebih memilih untuk berfokus pada antarmuka custom One UI. Ponsel ini berjalan pada One UI 7 berbasis Android 15 secara out-of-the-box, dijanjikan masa pembaruan OS utama dan patch keamanan selama 6 tahun. Tidak ada rival mana pun yang punya jaminan update OS sepanjang ini. 

Pengguna masih dapat menikmati sederet fitur kecerdasan buatan (AI) seperti Circle to Search, Object Eraser, AI Select, dan Read Aloud sebagai bagian dari sistem operasi Android 15. Namun fitur-fitur tersebut tergolong sedikit jika dibandingkan dengan Galaxy A series lainnya (Galaxy A36 dan A56). 

Baterai dan pengisian daya

Perangkat ini disuplai dengan baterai 5.000 mAh yang disertai fast charging 25 watt via kabel. Samsung sebenarnya bisa saja mempertimbangkan baterai yang lebih besar, mengingat baterai 5.500 mAh dan 6.000 mAh sudah mulai menjadi standar baru di kelas harganya. Bahkan, sejumlah HP Rp 4 juta lain pun sudah ada yang memakai baterai 7.000 mAh. 

Pada pengujian laboratorium 91Mobiles, baterai ponsel ini hanya drop 29 persen setelah dipakai bermain game dan streaming selama 2 jam. Penurunan baterai ini tergolong besar dibandingkan rata-rata pesaingnya yang hanya berkurang 24 persen. Tim 91Mobiles berhasil mendapatkan durasi pemakaian 6 jam screen-on time, dengan melibatkan penggunaan 5G di dalamnya.

Pengisian daya di ponsel ini juga bukan yang terbaik. Dibutuhkan sekitar 1 jam 10 menit untuk terisi penuh dari kosong hingga penuh, sedikit lebih lama daripada beberapa ponsel pesaingnya kendati baterainya lebih kecil. Perlu dicatat, tim 91Mobiles menggunakan charger 45 watt dari Lenovo mengingat Samsung tidak menyediakan charger di boks penjualannya. 

Kesimpulan

Galaxy A26 dibanderol dengan harga rilis Rp 3.999.000 untuk satu-satunya varian memori di Indonesia, RAM 8 GB/ 256 GB, ini membuatnya bersaing dengan Poco X7. Dengan harga yang tidak berbeda jauh, Poco X7 menawarkan aspek pengalaman multimedia yang lebih solid, baterai lebih awet, hingga desain yang lebih tangguh. 

Meski begitu, Galaxy A26 tetap menawarkan daya tarik jempolan dengan layar Super AMOLED yang cerah, antarmuka bersih, serta jaminan masa pembaruan yang panjang. Tidak adanya charger, port audio jek 3,5 mm, dan kinerja kamera yang biasa-biasa saja patut menjadi perhatian sebelum memilih ponsel ini. Akan tetapi, Galaxy A26 tetap menjadi opsi yang bisa diandalkan untuk yang mencari kualitas layar dan software memadai. Apalagi jika Anda melakukan pergantian ponsel dari HP Samsung lawas, Galaxy A26 akan terasa baru dan canggih.

Rating editor: 7,6 / 10

Alasan membeli:

  • Galaxy A26 hadir dengan desain bodi ramping serta ketahanan debu dan air IP67. 
  • Panel AMOLED 6,7 inci miliknya menampilkan warna cerah dan visual yang memukau.
  • Perangkat ini dijanjikan masa pembaruan OS terpanjang di kelasnya, yakni hingga 6 tahun.
  • Kamera selfie menawarkan hasil foto yang impresif. 

Alasan tidak membeli:

  • Kamera belakangnya terasa kurang memadai.
  • Charger dijual terpisah.
  • Tidak ada port audio jek 3,5 mm.
Samsung Galaxy A26 Harga
Rp. 3.899.000
Pergi Ke Toko
Rp. 4.139.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Samsung Galaxy A26: Unggul di Layar dan Software first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-a26-unggul-di-layar-dan-software/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/Samsung-Galaxy-A26-review-150x150.jpg150150
Review Poco M7 5G: Ponsel Murah dengan Fitur Dasar yang Solid https://www.91mobiles.com/id/hub/review-poco-m7-5g-ponsel-murah-dengan-fitur-dasar-yang-solid/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-poco-m7-5g-ponsel-murah-dengan-fitur-dasar-yang-solid/#respond Tue, 22 Apr 2025 03:38:14 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=14970 Poco M7 5G adalah salah satu smartphone termurah di tahun 2025 yang berada di bawah naungan Poco M series . Meluncur setelah Poco M7 Pro, perangkat ini menawarkan kinerja gesit dengan Snapdragon 4 Gen 2, kamera 50 MP, dan baterai 5.160 mAh. Poco menyasar segmen harga murah, cocok untuk mereka yang ingin upgrade dari ponsel keluaran lama. […]

The post Review Poco M7 5G: Ponsel Murah dengan Fitur Dasar yang Solid first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Poco M7 5G adalah salah satu smartphone termurah di tahun 2025 yang berada di bawah naungan Poco M series . Meluncur setelah Poco M7 Pro, perangkat ini menawarkan kinerja gesit dengan Snapdragon 4 Gen 2, kamera 50 MP, dan baterai 5.160 mAh. Poco menyasar segmen harga murah, cocok untuk mereka yang ingin upgrade dari ponsel keluaran lama. Namun, apakah Poco M7 5G ini sudah sesuai dengan harganya? Mari kita cari tahu. 

Kesimpulan awal

Poco M7 5G adalah opsi smartphone yang cocok untuk yang sedang mencari ponsel murah di kisaran Rp 2 jutaan. Perangkat ini hadir dengan performa yang kencang untuk menunjang hiburan dan produktivitas, baterai yang tahan lama, kamera mumpuni, serta dukungan pembaruan OS yang panjang. Meski menawarkan fitur lengkap, ponsel ini punya kekurangan di bagian banyaknya aplikasi prainstal dan fotografi minim cahaya yang kurang bagus. 

Desain dan layar

Poco M7 5G punya desain yang simpel namun elegan, memiliki bodi belakang dual-tone dengan finishing glossy pada bagian atas dan tekstur matte di bagian bawahnya, tidak mudah dihinggapi noda sidik jari. Terlepas memiliki bodi berbahan plastik, bagian belakangnya terasa seperti kaca sehingga memberikan kesan premium. Sementara, di sisi depan terdapat layar besar berukuran 6,88 inci. 

Ponsel ini terasa besar di tangan, membuat kami agak kesulitan saat menggenggamnya. Namun, Poco telah merancang agar bobot bodinya merata, membuatnya seimbang kendati punya bodi yang panjang. Karena bobotnya yang masih terasa berat, pengguna yang terbiasa dengan ponsel ringan mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri. 

Modul kameranya ditempatkan di dalam lingkaran besar di bodi belakang, sebuah pilihan desain yang mungkin tidak disukai semua orang. Tombol daya dan pengatur volume berada di sisi kanan, sedangkan port audio jek 3,5 mm ada di sisi atas. Di bagian bawah, terdapat speaker tunggal dan port USB-C.

Perangkat ini didukung dengan panel layar IPS LCD 6,88 inci dengan resolusi HD Plus (1.640 x 720 piksel), refresh rate 120 Hz, dan kecerahan 600 nit. Warna yang ditampilkan panel ini terlihat agak pudar di mode standar jika Anda terbiasa dengan ponsel premium berlayar AMOLED. Namun jika disetel ke mode layar Vivid, warnanya menjadi lebih cerah dan memukau. Speaker tunggal miliknya mampu mengeluarkan suara jernih dengan volume yang kencang. Namun, tentu akan lebih baik jika menggunakan stereo speaker

Tingkat pencahayaan layarnya cukup terang untuk penggunaan di dalam ruangan, namun agak kurang cerah saat di bawah terik matahari. Hal yang lumrah untuk ponsel di kelas harga terjangkau. Di luar itu, pengalaman multimedia yang ditawarkan cukup mengesankan, terlebih dengan layar berukuran besar. Untuk fitur biometriks, Poco M7 5G disematkan dengan sensor sidik jari di bagian samping. Fitur pemindaian wajah juga ada. 

Kamera

Poco M7 5G memiliki kamera ganda 50 MP yang dipadankan dengan kamera selfie 8 MP. Di siang hari, kamera ini mapmu menghasilkan foto memukau dengan kontras, ketajaman, dan reproduksi warna yang baik, kendati beberapa foto kurang memperlihatkan warna yang cerah. Dynamic range pada kamera ponsel ini cukup memuaskan, dan kamera 50 MP miliknya sanggup menjaga detail dengan baik.

Kamera selfie di ponsel ini dapat menangkap gambar dengan warna-warna yang akurat, namun sayangnya terasa kurang detail. Perangkat ini juga kurang baik saat mengambil foto di malam hari, dengan hasil foto yang mengandung noise, terlihat lebih soft, dan kehilangan sejumlah detail meski sudah memakai mode malam.

Performa dan software

Poco M7 5G disokong oleh Snapdragon 4 Gen 2, dipadankan dengan RAM LPDDR4X 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 128 GB. Jika membutuhkan lebih banyak ruang, bisa menggunakan slot MicroSD untuk memperluas penyimpanan. 

Untuk tugas sehari-hari seperti menjelajahi media sosial, mengambil foto, dan berkirim pesan di WhatsApp, Poco M7 5G terasa sungguh lancar. Memang ada sedikit lag yang terasa saat membuka aplikasi dan galeri, namun tidak terlalu parah dan masih bisa dimaklumi. Anda mungkin bakal menyadari beberapa stutter saat melakukan multi-tasking atau saat ada beberapa aplikasi yang aktif di latar belakang, namun ini wajar mengingat harganya yang murah.

Smartphone ini juga dapat menangani gaming secara kasual, namun sebaiknya jangan mengharapkan performa super mulus. Pada pengaturan grafis rendah, COD Mobile bisa dimainkan pada 50 FPS. Namun untuk BGMI (PUBG Mobile versi India) yang membutuhkan hardware lebih kuat, hanya meraih 28 FPS di kualitas grafis HD. 

Dari dalam pabrikannya, Poco M7 5G langsung menjalankan antarmuka HyperOS berbasis Android 14. Antarmukanya terasa cukup penuh karena banyak aplikasi bawaan prainstal. Untungnya, sebagian besar aplikasi ini dapat dihapus dengan mudah. Walau begitu, sebenarnya cukup disayangkan Poco M7 5G masih menggunakan Android 14, padahal Android 15 sudah tersedia. Hal ini secara tidak langsung mempersingkat waktu dukungan pembaruan OS utama hingga 1 tahun, meski kondisi ini memang lumrah di segmen ponsel kelas menengah ke bawah. 

Secara keseluruhan, antarmuka HyperOS tetap terasa mulus dan mudah digunakan. Sejumlah fitur yang menarik antara lain Game Turbo, dapat mengoptimalkan kinerja saat bermain game, serta Reading Mode yang dapat memungkinkan pengguna mengubah tampilan layar menjadi hitam putih, warna minimalis, atau filter bergaya kertas buku. Ini adalah fitur yang akan disukai para pembaca.

Baterai dan pengisian daya

Poco M7 5G dilengkapi baterai 5.160 mAh sekaligus pengisian daya 18 watt via kabel. Poco turut menyertakan charger 33 watt dalam boks penjualan. Pada penggunaan sedang, smartphone ini dapat bertahan hingga seharian penuh, menyajikan sekitar 6 jam durasi SoT (screen-on time) untuk pemakaian browsinggaming ringan, dan multimedia

Akan tetapi, penggunaan data jaringan 5G secara konstan bakal mengurangi baterai lebih cepat. Pengisian dayanya dapat mengisi baterai dari 20 ke 100 persen dalam waktu 1,5 jam, cukup cepat untuk di kelas harganya. Perlu dicatat bahwa ponsel ini terasa cukup hangat saat dicas. 

Kesimpulan

Poco M7 5G rilis secara global di India dengan harga 9.999 rupee (Rp 1,8 jutaan) untuk varian RAM 6 GB/ 128 GB dan 10.999 rupee (Rp 2,05 jutaan) untuk konfigurasi RAM 8 GB/ 128 GB. Perangkat ini berhasil menyajikan elemen-elemen penting seperti layar mulus 120 Hz, daya tahan baterai yang baik, hasil foto memadai di kondisi terang, serta dukungan perangkat lunak yang solid. Salah satu pesaingnya di harga yang sama adalah Tecno Spark 30C.

Keduanya memiliki kinerja dan daya tahan baterai yang mirip, namun Spark 30C sedikit lebih unggul dalam hal fotografi di kondisi cahaya rendah. Akan tetapi Spark 30C tidak disertakan dengan charger di dalam kemasan. 

Untuk pengguna yang mencari smartphone terjangkau dengan layar berkualitas dan daya tahan panjang, Poco M7 5G layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan terbaik di kelas harganya. 

Rating editor: 7,6 / 10

Alasan membeli:

  • Ponsel ini menawarkan pengalaman multimedia yang memuaskan karena punya layar dan speaker yang besar.
  • Performa ponsel ini terbilang bagus.
  • Kamera Poco M7 5G mampu diandalkan pada pemotretan siang hari.
  • Baterai ponsel sanggup bertahan hingga seharian penuh pada pemakaian sedang.

Alasan tidak membeli:

  • Kamera ponsel kewalahan pada lingkungan minim cahaya.
  • Ponsel ini punya banyak aplikasi prainstal.
POCO M7 Harga
Rp. 2.749.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Poco M7 5G: Ponsel Murah dengan Fitur Dasar yang Solid first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-poco-m7-5g-ponsel-murah-dengan-fitur-dasar-yang-solid/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/POCO-M7-review-150x150.jpg150150