G.S Vasan | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Tue, 20 Jan 2026 09:30:32 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Review Tecno Pova 7 5G: Desain Keren ala Gaming dengan Fitur Melimpah https://www.91mobiles.com/id/hub/review-tecno-pova-7-5g-desain-keren-ala-gaming-dengan-fitur-melimpah/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-tecno-pova-7-5g-desain-keren-ala-gaming-dengan-fitur-melimpah/#respond Fri, 08 Aug 2025 06:00:05 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=15682 Tecno Pova 7 5G telah resmi diluncurkan di Indonesia pada Juli 2025, bersamaan dengan rilisnya Tecno Pova 7 Ultra. Adapun banderol harga untuk Pova 7 5G sendiri mulai dari Rp 3 juta. Dengan harga tersebut, Tecno menawarkan layar LCD dengan refresh rate 144 Hz, sistem operasi HiOS berbasis Android 15, chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate, […]

The post Review Tecno Pova 7 5G: Desain Keren ala Gaming dengan Fitur Melimpah first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Tecno Pova 7 5G telah resmi diluncurkan di Indonesia pada Juli 2025, bersamaan dengan rilisnya Tecno Pova 7 Ultra. Adapun banderol harga untuk Pova 7 5G sendiri mulai dari Rp 3 juta. Dengan harga tersebut, Tecno menawarkan layar LCD dengan refresh rate 144 Hz, sistem operasi HiOS berbasis Android 15, chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate, kamera belakang 50 MP, serta baterai 6.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt, semuanya dikemas dalam desain bergaya sci-fi. Meski desainnya menarik dan spesifikasinya terlihat solid, mari kita lihat apakah kombinasi tersebut benar-benar membuatnya worth it di kelas harga Rp 3 juta.

Kesimpulan awal

Tecno POVA 7 menawarkan layar yang mulus dan tajam, performa yang gesit, serta baterai besar 6.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt. Namun, kameranya condong menghasilkan warna yang kurang alami. Dukungan software pun terbatas. Meski begitu, ponsel ini menonjol dengan desain unik dan berani, serta mampu menunjang keseharian dengan nyaman, terutama jika dilihat dari harganya.

Desain unik, nyaman digenggam

Tecno POVA 7 menampilkan bagian belakang semi-transparan dengan modul kamera berbentuk segitiga, punya sudut-sudut melingkar. Kameranya tidak terlalu mencuat, sehingga ponsel bisa diletakkan rata di meja tanpa banyak goyangan. Sebenarnya ponsel ini hanya punya satu lensa kamera, lantaran dua lingkaran lain ditambahkan untuk simetri desain.

Di sekeliling modul tersebut terdapat lampu LED yang disebut Delta Light Interface, yakni strip cahaya yang menyala untuk memberi tahu pengguna tentang notifikasi, panggilan masuk, pengisian daya, baterai lemah, perubahan volume, peluncuran game, hingga saat perangkat dinyalakan. Efek ini cukup mencolok di tempat umum, bisa terlihat keren atau “nyentrik” tergantung selera masing-masing.

Di dalam panel plastik transparan terdapat pola segitiga yang serasi dengan tema utama, serta teks kecil bertuliskan logo Tecno dan highlight fitur utama seperti 50 MP AI Camera, NFC, dan Hi-Density 6000 mAh Battery.

Desain cyber-futuristik dengan sistem pencahayaan LED dan panel transparan berhiaskan teks serta pola geometris tampaknya terinspirasi dari Nothing Phone, dan hasilnya cukup memukau. Desain seperti ini membuat Pova 7 tampil beda di tengah banyaknya ponsel dengan desain seragam di kelas harga yang sama.

Selain tampil keren, ponsel ini juga nyaman digenggam. Bagian belakangnya melengkung lembut, tombol di sisi kanan terasa clicky dan mudah dijangkau, laci kartu SIM ada di sisi kiri, sementara di bagian bawah terdapat speaker grille, port USB-C, dan mikrofon. Ponsel ini juga dilengkapi earpiece yang berfungsi sebagai speaker kedua, mikrofon tambahan, dan port inframerah. Bingkainya memiliki finishing matte, pilihan yang lebih disukai karena tidak mudah meninggalkan sidik jari seperti frame glossy.

Layar memukau, namun kecerahannya biasa saja

Tecno Pova 7 menampilkan layar datar IPS LCD 6,78 inci dengan lubang kamera (punch-hole) di bagian tengah untuk kamera depan. Bezel bawahnya sedikit tebal, sementara tiga sisi lainnya memiliki bezel yang tipis. Panelnya menggunakan teknologi LTPS backplane dengan resolusi Full HD Plus, menghasilkan kepadatan piksel 396 ppi.

Jika dibandingkan secara langsung, ponsel Tecno ini menonjol dalam hal kejernihan dan kontras, sehingga visual terlihat lebih hidup di layar ini. Anda bisa menonton video hingga resolusi Full HD di Netflix (berkat dukungan Widevine L1) dan hingga 1.440p di YouTube.

Panel LTPS juga membantu dalam menghadirkan refresh rate tinggi. Ponsel ini mendukung refresh rate 144 Hz di beberapa aplikasi seperti Settings, Phone, Messages, Facebook, dan Files by Google. Aplikasi lain dapat mencapai hingga 120 Hz, dan ada opsi untuk mengubah refresh rate otomatis antara 60 Hz dan 144 Hz tergantung konten yang ditampilkan.

Untuk tingkat kecerahan, layar ini tetap nyaman digunakan di dalam maupun luar ruangan. Kendati begitu, kecerahan maksimalnya sedikit di bawah ekspektasi dibanding para pesaingnya.

Di sisi lain, speaker stereo ganda pada Pova 7 terdengar nyaring. Dibandingkan iQoo Z10x yang juga memiliki speaker stereo, ponsel Tecno ini menawarkan pemisahan frekuensi audio yang lebih jelas, misalnya pada lagu Fearless Pt. 2 oleh Lost Sky. 

Kamera

Tecno Pova 7 hanya memiliki satu kamera belakang 50 MP dengan PDAF (phase-detection autofocus) dan lampu kilat ganda (dual-LED flash). Sementara itu, kamera depan Pova 7 memiliki sensor 13 MP, yang lebih unggul dibanding sejumlah pesaingnya, baik untuk selfie maupun panggilan video. Anda bahkan bisa merekam video hingga 4K 30 FPS dengan kamera depan maupun belakang, tidak seperti mayoritas pesaingnya yang terbatas di 1080p 30fps untuk kedua sisi.

Aplikasi kamera di Pova 7 juga cepat dibuka dan mudah digunakan. Selain mode foto dan video standar, tersedia berbagai opsi seperti Super Night, Portrait, AIGC Portrait (efek template untuk gaya rambut dan pakaian), Slow Motion, Dual Video, Time Lapse, Panorama, Sky Shop (efek langit), Pro, dan Document Scanning.
Hasil fotonya tergolong cukup baik untuk kondisi siang hari, termasuk pada portrait dan selfie. Foto dalam kondisi cahaya redup juga tampil detail dengan kontrol exposure yang baik. Kendati begitu, meskipun reproduksi warnanya tampil menarik, namun belum sepenuhnya akurat. 

Performa memadai untuk gaming dan aktivitas harian

Tecno membekali Pova 7 dengan chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate. Ini adalah chip berfabrikasi 4 nm dengan clock speed hingga 2,5 GHz. Chip ini sudah teruji dan digunakan juga pada iQOO Z10x, meskipun dalam varian berbeda.

Selain itu, Pova 7 juga dilengkapi dengan RAM 8GB LPDDR4 dan penyimpanan 128 GB atau 256 GB UFS 2.2, yang sedikit di bawah standar RAM LPDDR4x dan UFS 3.1 milik iQoo Z10x. Selain itu, ponsel ini tidak memiliki slot MicroSD khusus untuk memperluas penyimpanan.

Pada pengujian benchmark sintetis, Tecno Pova 7 5G mendapatkan skor AnTuTu v10 sebesar 676.261 poin. Sementara pada pengujian Geekbench 6, skor yang diperolehnya yakni 1.012 poin untuk single-core dan 2.855 poin untuk multi-core. 

Adapun pada benchmark Burnout, performa Tecno Pova 7 hanya sedikit menurun, berhasil mempertahankan 65,6 persen dari performa maksimalnya. 

Saat menjalankan game berat seperti BGMI (PUBG Mobile versi India), ponsel Tecno ini menghasilkan rata-rata frame rate yang lebih tinggi dengan dukungan Extreme FPS, berbeda dari iQoo Z10x yang hanya terbatas di Ultra. Dalam pengujian game Call of Duty Mobile, iQoo sedikit lebih unggul dalam frame rate, tetapi Pova 7 lebih hemat daya secara keseluruhan.

Hal ini menunjukkan bahwa Tecno POVA 7 merupakan perangkat yang andal untuk gaming dan aktivitas harian. Kendati begitu, jika ponsel ini punya optimisasi software yang lebih baik, performa yang didapat semestinya bisa lebih tinggi lagi. 

Software yang unggul dengan fitur AI, namun minim support pembaruan

Tecno POVA 7 menjalankan HiOS 15 secara out-of-the-box, yang menghadirkan beberapa fitur praktis seperti sidebar untuk menampilkan file terbaru dan aplikasi favorit, Dynamic Port untuk pengatur waktu dan aktivitas yang sedang berlangsung, serta alat multi-tasking seperti floating window dan split screen. Ada juga App Twin, yang memungkinkan Anda menggunakan dua aplikasi akun seperti Facebook atau WhatsApp. Ada juga widget Status Light di Home Screen atau menu di laman pengaturan, yang memungkinkan Anda menyesuaikan efek cahaya Delta Interface di bagian belakang ponsel.

Karena ini adalah ponsel tahun 2025, Anda juga mendapatkan berbagai alat berbasis AI, termasuk chatbot Ella, wallpaper generator, object eraser, math solver, penerjemah dengan fitur transkripsi, dan asisten penulisan. Beberapa orang mungkin menganggap fitur-fitur ini berguna, sementara yang lain mungkin tidak. Selain itu, asisten suara AI, Google Gemini, dan Circle to Search turut hadir untuk semakin meningkatkan pengalaman pengguna.

Pova 7 juga mendapatkan fitur Intelligent Hub System melalui aplikasi FreeLink, yang memungkinkan Anda melakukan panggilan ke ponsel Tecno lain di sekitar tanpa jaringan seluler. Fungsinya seperti alat komunikasi jarak pendek, mirip walkie-talkie. Kendati begitu, fitur ini hanya berguna jika Anda memiliki perangkat lain yang kompatibel di sekitar.

Anda mungkin tidak dapat menghapus atau menonaktifkan beberapa fitur ini, tetapi ponsel ini memiliki lebih sedikit aplikasi prainstal dibandingkan pesaingnya. Bagaimanapun itu, antarmukanya tetap terasa responsif dan mudah digunakan.

Namun, dukungan software-nya tergolong kurang memuaskan. Perangkat ini hanya mendapatkan 1 kali pembaruan besar OS dan 2 tahun tambalan keamanan, tergolong kalah saing dibandingkan sejumlah rival di harga yang sama. 

Baterai dan pengisian daya yang bisa diandalkan

Selanjutnya, beralih ke soal baterai. Tecno Pova 7 dibekali baterai berkapasitas besar 6.000 mAh dengan kecepatan pengisian cepat kabel 45 watt via kabel. Ini adalah fitur yang andal dan seharusnya mampu mencegah rasa cemas akan daya baterai bagi sebagian besar pengguna.

Ponsel ini mampu bertahan hampir 12 jam dalam uji ketahanan baterai PC Mark, lebih tahan lama dibandingkan salah satu pesaingnya yang juga mendukung kapasitas yang sama.

Saat memainkan Call of Duty: Mobile, Pova 7 adalah yang paling efisien, hanya kehilangan daya baterai 6 persen. Pada judul game yang sedikit lebih berat seperti BGMI (PUBG Mobile versi India), penurunan daya baterai Pova 7 adalah 7 persen. Daya yang terkuras sedikit lebih banyak dari beberapa ponsel lainnya. Akan tetapi, penurunan tersebut mungkin merupakan harga yang harus dibayar untuk mencapai frame rate yang lebih mulus (seperti disebutkan di bagian performa). Dalam uji pemutaran video YouTube selama 30 menit, baterai POVA 7 hanya terkuras 4 persen.

Kesimpulan

Tecno Pova 7 5G tampil berbeda secara visual dengan desain unik bernuansa cyber dan pencahayaan LED. Ponsel ini juga menawarkan layar yang mulus dan cerah, sistem kamera yang cukup mumpuni dengan perekaman video 4K pada kamera belakang dan depan, chipset berkinerja tinggi, serta baterai besar dengan dukungan pengisian cepat. Ponsel Tecno ini menawarkan nilai yang signifikan untuk rentang harga Rp 3 juta.

Kendati begitu, ada beberapa hal yang masih terasa kurang oke. Dukungan software miliknya terbatas hanya pada 1x pembaruan OS. Warna pada hasil foto secara keseluruhan, meski tampak menarik, tidak sepenuhnya mendekati aslinya. Lalu, meskipun performanya cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari maupun tugas berat seperti bermain game, sisi software kurang teroptimasi untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki chipset-nya.

Di luar dari itu semua, sisi positifnya jauh lebih menonjol daripada kekurangannya. Bagi pembeli yang mencari ponsel terjangkau dengan tampilan menonjol, performa andal, dan paket fitur menyeluruh, Tecno Pova 7 5G adalah kandidat yang layak di kelasnya.

Rating editor: 8,1 / 10

Alasan membeli:

  • Desain bergaya cyber yang berani, serta memiliki pencahayaan LED.
  • Layar dengan refresh rate super tinggi 144 Hz dengan tampilan tajam.
  • Dapat menangani gaming dan aktivitas sehari-hari dengan lancar, tidak rentan terkena throttling (penurunan performa untuk menghindari overheating)
  • Baterai 6.000 mAh yang awet, pengisian dayanya gesit.

Alasan tidak membeli:

  • Hanya dijanjikan masa pembaruan OS utama selama 1 tahun.
  • Hasil fotonya memiliki warna yang terlalu saturated dan tidak mendekati warna aslinya di dunia nyata.

Spesifikasi Utama

Tecno Pova 7
MediaTek Dimensity 7300 Ultimate MT6878Prosesor
6.78 inci (17.22 cm)Menampilkan
8 Gigabita RAM + 128 Gigabita
8 Gigabita RAM + 256 GigabitaRAM & Penyimpanan
50 MegapikselKamera Utama
13 MegapikselKamera Depan
6000 mAhBaterai
Lihat Spesifikasi Lengkap
Tecno Pova 7 Harga
Rp. 4.299.000
Pergi Ke Toko
Rp. 6.999.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Tecno Pova 7 5G: Desain Keren ala Gaming dengan Fitur Melimpah first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-tecno-pova-7-5g-desain-keren-ala-gaming-dengan-fitur-melimpah/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/Tecno-Pova-7-review-150x150.jpg150150
Review Tecno Pova Curve 5G: Tampil Gaya dengan Fitur Melimpah https://www.91mobiles.com/id/hub/review-tecno-pova-curve-5g-tampil-gaya-dengan-fitur-melimpah/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-tecno-pova-curve-5g-tampil-gaya-dengan-fitur-melimpah/#respond Thu, 24 Jul 2025 05:01:00 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=15510 Dalam sebuah wawancara dengan CEO Tecno, Arijeet Talaprata pada awal tahun ini, disebutkan bahwa seri Pova dirancang untuk menghadirkan faktor “wow” bagi penggunanya. Salah satu ponsel terbarunya, Tecno Pova Curve 5G, dengan desain melengkung setebal 7,45 mm, masih memegang prinsip yang sama. Harganya pun terjangkau, hanya Rp 3,5 juta. Dari segi spesifikasi, Tecno Pova Curve 5G […]

The post Review Tecno Pova Curve 5G: Tampil Gaya dengan Fitur Melimpah first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Dalam sebuah wawancara dengan CEO Tecno, Arijeet Talaprata pada awal tahun ini, disebutkan bahwa seri Pova dirancang untuk menghadirkan faktor “wow” bagi penggunanya. Salah satu ponsel terbarunya, Tecno Pova Curve 5G, dengan desain melengkung setebal 7,45 mm, masih memegang prinsip yang sama. Harganya pun terjangkau, hanya Rp 3,5 juta. 

Dari segi spesifikasi, Tecno Pova Curve 5G hadir dengan layar AMOLED 144 Hz, chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate, kamera ganda 64 MP, baterai besar 5.500 mAh dengan pengisian cepat 45 watt, serta sistem operasi Android 15 yang dibekali fitur AI. Menariknya lagi, ponsel ini adalah salah satu yang pertama di industri dengan dukungan “no-network communication”, yang memungkinkan komunikasi tanpa jaringan seluler. 

Tim 91Mobiles telah menguji secara menyeluruh spesifikasi dan klaim dari ponsel ramping ini. Dalam review Tecno Pova Curve 5G berikut ini, kami akan membahas apakah desainnya yang menawan dan spesifikasinya yang menarik benar-benar mampu memberikan kinerja solid dalam penggunaan sehari-hari, atau hanya sekadar tampil gaya tanpa kekuatan nyata di dalamnya. 

Kesimpulan awal

Tecno Pova Curve 5G menonjol berkat desainnya yang ramping, layar AMOLED yang cerah, dan performa mulus dengan chipset Dimensity 7300. Kombinasi baterai 5.500 mAh dan pengisian cepat 45 watt juga memberikan daya tahan baterai yang awet. Hasil kameranya tergolong memadai, bahkan mampu merekam video 4K dari kedua lensanya. 

Namun, antarmuka penggunanya terasa agak penuh dan ramai, sementara absennya OIS membuat hasil foto menjadi buram. Meski begitu, Tecno Pova Curve 5G tetap menjadi pilihan bernilai tinggi jika Anda bisa menerima sejumlah kompromi tersebut.

Desain ergonomis dengan layar memukau

Sejak memakai ponsel ini untuk pertama kalinya, ada dua hal yang langsung kami perhatikan. Yang pertama adalah pola dan motif bertema sci-fi pada bodi belakangnya. Kedua, kesan ramping yang dihasilkan dari sisi-sisinya yang melengkung. Bobotnya pun cukup ringan, hanya 177 gram, sehingga ponsel ini terasa begitu nyaman digenggam dengan bentuknya yang ramping dan melengkung. Kami bisa dengan mudah memasukkannya ke saku celana jeans, mengeluarkannya, dan memakainya sambil berdiri di dalam kereta metro yang padat. Bahkan beberapa kali desainnya menarik perhatian orang di sekitar. 

Kendati begitu, tonjolan kecil pada modul kamera belakangnya membuat ponsel sedikit goyang saat disimpan di atas permukaan datar, seperti meja. Bahkan casing TPU bawaannya pun tidak mampu mengatasi hal ini dengan sepenuhnya. Casing tersebut transparan dengan sedikit tone hijau, kemungkinan untuk menyesuaikan warna bodi ponsel. 

Unit yang kami uji merupakan varian warna Neon Cyan yang sebenarnya lebih menyerupai warna hijau. Selain itu, Tecno Pova Curve 5G juga ditawarkan dalam warna Greek Black dan Magic Silver. Sisi samping ponsel memiliki bingkai yang mengilap, namun saat dimasukkan ke dalam casing bawaan, muncul pola garis-garis yang menambah karakter visualnya. 

Di sisi kanan bodi terdapat tombol power dan tombol pengatur volume, keduanya terasa taktil dan mudah dijangkau dengan satu tangan. Sisi atas ponsel memuat mikrofon dan port infrared, yang memungkinkan ponsel ini berfungsi sebagai remote control untuk perangkat elektronik rumah tangga. Di sisi bawah, terdapat port USB-C, mikrofon tambahan, speaker dengan suara yang nyaring dan jelas, serta slot kartu Dual SIM. Akan tetapi, sayangnya tidak ada slot MicroSD maupun port audio jek 3,5 mm, fitur yang masih bisa ditemui pada sejumlah rivalnya, misalnya Poco M7 Pro. 

Beralih ke sisi layar, Tecno Pova Curve 5G hadir dengan layar besar 6,78 inci, lebih luas dibandingkan sejumlah kompetitornya yakni iQoo Z10x dan Poco M7 Pro. Panel AMOLED miliknya pun menawarkan tampilan warna hitam yang bekat, warna-warna cerah yang terlihat hidup, kontras yang baik, serta detail yang tajam. Ponsel ini tersertifikasi Widevine L1, namun di Netflix hanya dapat memutar konten Full HD non-HDR, sementara di YouTube bisa memutar video hingga 4K HDR. 

Di luar ruangan, layar ponsel ini tetap menawarkan keterbacaan yang baik meskipun di bawah terik matahari. Ini karena layarnya mendukung tingkat kecerahan maksimal hingga 1.300 nit, dipadukan dengan fitur Outdoor Booster. Kombinasi ini digabung dengan perlindungan Gorilla Glass 5 sehingga terasa menyenangkan saat kami membawanya mendaki di daerah Jibhi, India. 

Kamera memadai di siang hari

Di sisi belakang, tersedia kamera utama 64 MP Sony IMX682 yang dimuat di dalam cincin besar yang menonjolkan ukuran serta keberadaannya. Dengan ukuran sensor 1/1,73 inci, kamera ini lebih besar dibandingkan sensor 1/1,95 inci milik Poco M7 Pro. Sementara itu, meskipun iQoo Z10x tidak menyebutkan ukuran sensornya secara spesifik, kamera 50 MP miliknya memiliki resolusi lebih rendah dibandingkan milik Pova Curve 5G. 

Kombinasi resolusi tinggi dan sensor besar, ditambah dengan aperture f/1,8, memungkinkan masuknya lebih banyak cahaya, menghasilkan foto siang hari yang detail dengan warna yang mendekati sesungguhnya pada ponsel Tecno ini. Akan tetapi, aperture kamera tersebut tidak sebesar milik Poco M7 Pro, dan juga tidak dilengkapi dengan OIS (Optical Image Stabilization). Karena itu, meskipun hasil fotonya di malam hari masih oke, namun masih belum sebaik para pesaingnya. 

Pada pemotretan siang hari, foto dari Tecno Pova Curve 5G terlihat lebih soft dibandingkan pesaingnya, dengan detail yang lebih sedikit. Hal ini bisa terlihat jelas jika Anda memperbesar bagian daun, permukaan bangunan, dan pantulan di jendela. Namun jika tidak diperhatikan secara mendalam, hasil jepretan ponsel ini justru tampak lebih menarik berkat warna yang lebih cerah dan pemrosesan HDR yang lebih efektif. 

Pada mode portrait, hal pertama yang kami perhatikan dalam perbandingan ini adalah efek blur background pada kamera Tecno yang lebih kuat, namun terlihat sedikit artifisial. Sementara itu, hasil foto iQoo Z10x menampilkan efek bokeh yang lebih alami. Namun, warna dan ketajaman detail justru lebih baik pada Tecno, terlihat jelas pada tekstur janggut dan rambut,  tulisan di kancing baju, serta warna kemeja. 

Kendati Tecno cukup baik dari segi edge detection, ada bagian yang terlewat, seperti area dada samping yang tidak ikut dibuat buram. Jadi, subjek terlihat lebih menarik di hasil foto Tecno, hanya saja proses pengaburan latar belakangnya masih perlu ditingkatkan. 

Kini beralih ke selfie. Dalam kondisi terang, Tecno Pova Curve 5G menghasilkan selfie yang lebih menarik dengan warna hangat dan exposure yang lebih seimbang. Sebaliknya, iQoo Z10x memberikan hasil dengan tone warna yang lebih dingin dan agak pucat. Walau begitu, fitur wajah dan detail pada kemeja terlihat lebih jelas pada hasil foto iQoo dibandingkan Tecno. 

Saat selfie di dalam ruangan, hasil dari Tecno tampak lebih soft dengan warna agak pudar, sementara iQoo justru menampilkan warna yang sedikit berlebihan alias oversaturated, namun masih mempertahankan detail dengan baik. 

Kinerja foto malam harinya pun cukup oke. Saat Super Night Mode diaktifkan pada Tecno Pova Curve 5G, hasil foto menunjukkan exposure yang lebih baik dan detail lebih jelas. Misalnya, nama Stasiun Metro terlihat jauh lebih terbaca pada foto dengan Super Night Mode dibandingkan mode default. 

Kontrol exposure dan noise juga lebih baik dibandingkan iQoo Z10x. Pada foto iQoo tersebut, gedung di sisi kiri dan dedaunan tampak grainy, sementara pada hasil Tecno tampak lebih bersih dan soft. 

Beralih ke perekaman videonya, dukungan 4K 30 FPS di kamera depan dan belakang merupakan fitur yang jarang ditemui di kelas harga ini. Hasil videonya cukup baik, dengan fokus otomatis yang cepat dengan keberadaan PDAF, serta stabilitas yang mengesankan meski tanpa OIS. 

Performa kencang dengan software bersih dan customizable

Chipset Dimensity 7300 Ultimate milik Tecno Pova Curve 5G dibangun dengan proses fabrikasi 4 nm dan memiliki clock speed hingga 2,5 GHz. Chipset ini sudah terbukti andal dan bahkan digunakan pada sejumlah ponsel kelas menengah. Hal ini juga tercermin pada hasil pengujian benchmark internal kami. 

PonselGeekbench 6 multi-core
Tecno Pova Curve 5G3.152 poin
iQoo Z10x (Dimensity 7300)2.577 poin
Poco M7 Pro (Dimensity 7025 Ultra)2.276 poin

Kinerja tersebut didukung juga oleh RAM LPDDR5 hingga 16 GB (termasuk RAM 8 GB tambahan secara virtual), dan penyimpanan internal 128 GB UFS 2.2. Namun, tidak ada dukungan untuk kartu MicroSD. Sebagai perbandingan, iQoo Z10x menawarkan penyimpanan UFS 3.1 yang lebih cepat, sementara Poco M7 Pro dilengkapi RAM LPDDR5x serta slot MicroSD. 

PonselSkor AnTuTu v10
iQoo Z10x (Dimensity 7300)696.045 poin
Tecno Pova Curve 5G (Dimensity 7300 Ultimate)684.142 poin
Poco M7 Pro (Dimensity 7025 Ultra)486.435 poin

Seandainya HP Tecno ini menawarkan penyimpanan yang bisa diperluas dan standar RAM serta storage yang lebih baru seperti beberapa pesaingnya, pasti akan lebih bagus lagi. Namun, hal itu tidak terlalu mengurangi performa Pova Curve 5G secara keseluruhan. Sebab, booting di ponsel ini masih cepat, bisa membuka aplikasi tanpa jeda, dan berjalan mulus saat scrolling atau berpindah antar aplikasi. Bahkan dalam uji throttling Burnout, performanya lebih baik dibandingkan Poco M7 Pro dan iQoo Z10x. 

PonselBurnout
Tecno Pova Curve 5G75,0 persen
Poco M7 Pro67,6 persen
iQoo Z10x62,2 persen

Untuk urusan gaming, Tecno Pova Curve 5G mampu menjalankan game kasual maupun game berat. Namun untuk judul-judul yang menuntut grafis tinggi, memang masih diperlukan penurunan pengaturan grafis. Misalnya, BGMI (PUBG Mobile) bisa dijalankan dengan frame rate Ultra, namun hanya pada kualitas grafis Low. Hal yang sama juga berlaku untujk COD Mobile. 

Performa yang terasa lancar ini sebagian besar dikarenakan software HiOS 15 berbasis Android 15. Antarmuka ini tampil bersih, namun tetap dibekali fitur melimpah dan mudah disesuaikan. Anda dapat membuat tampilannya lebih minimalis dengan menghapus banyak aplikasi bawaan, memilih tema ikon unik dan seragam bernama Vision Art, menggunakan sidebar untuk mengakses file terbaru dan aplikasi favorit, melihat notifikasi serta informasi layanan penting lewat UI berbentuk pil mirip Dynamic Island, multi-tasking dengan jendela mengambang alias floating window atau split-screen, serta menjalankan dua akun aplikasi sekaligus melalui fitur App Twin. 

Software ini juga menyertakan fitur AI standar seperti ringkasan teks atau suara, terjemahan, analisis dokumen, alat bantuan soal matematika, dan asisten penulisan. Ada juga asisten suara bawaan bernama Ella Voice. Meskipun menyenangkan memiliki banyak opsi, pengalaman pengguna bisa bervariasi, kadang lancar kadang tidak. 

Selain itu, meskipun tidak secara eksplisit dikategorikan sebagai fitur AI, Tecno Pova Curve 5G dibekali sistem yang dinamakan “Intelligent Hub System”, memungkinkan pengguna melakukan panggilan antar sesama ponsel Tecno tanpa koneksi seluler. Panggilan ini dilakukan melalui aplikasi bawaan bernama FreeLink, mirip seperti Beacon Link pada ponsel Oppo. Fitur ini menggunakan konektivitas jarak pendek dan hanya berfungsi dalam jangkauan terbatas selayaknya walkie-talkie. 

Baterai awet, pengisian daya yang cepat

Tecno Pova Curve 5G dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh dengan pengisian cepat 45 watt (dengan adaptor dan kabel USB-A ke USB-C yang disertakan dalam boks penjualan). Dalam uji baterai PCMark, Pova Curve 5G mampu bertahan hingga 11 jam 19 menit, sedikit tertinggal dari pesaingnya yakni iQoo Z10x di durasi 14 jam 20 menit dan Poco M7 Pro di durasi 17 jam 46 menit. 

Terlepas dari hal itu, ketahanan baterai di penggunaan nyata justru lebih baik dari perkiraan. Dalam uji menonton YouTube selama 30 menit dengan kecerahan dan volume di 50 persen, baterainya hanya terkuras 3 persen. Ini menunjukkan daya tahan yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari, dan selama perjalanan akhir pekan ke daerah pegunungan, ketahanan baterainya pun tetap terasa memuaskan.

PonselKapasitas bateraiDurasi (jam)
Poco M7 Pro5.110 mAh17,8
iQOo Z10x6.500 mAh14,4
Tecno Pova Curve 5G5.500 mAh11,3

Kini beralih ke soal pengisian daya. Charger 45 watt yang disertakan di boks penjualan mampu mengisi baterai dari 20-100 persen dalam kurang dari satu jam, mendekati klaim Tecno yaitu 50 persen dalam 15 menit dan terisi penuh dalam 45 menit. Selain cepat, durasi pengisian ini juga lebih unggul dibandingkan beberapa pesaing di kelasnya, seperti iQoo Z10x yang membutuhkan lebih dari 1 jam 15 menit untuk terisi penuh. 

Kesimpulan: apakah faktor “wow” miliknya sudah mencukupi?

Tecno Pova Curve 5G berhasil membawakan keseimbangan antara gaya dan performa. Desainnya terasa ergonomis dan premium, terutama dengan layar AMOLED curved yang nyaman untuk membaca dan navigasi. Dengan harga rilis sekitar Rp 3,5 juta, Anda sudah mendapatkan ponsel dengan chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate yang tangguh untuk penggunaan harian dan game ringan. Menariknya, meski bodinya ramping, ponsel ini tetap menampung baterai besar dan mendukung pengisian 45 watt. 

Kamera utama 64 MP miliknya mampu menghasilkan foto secara layak, terlebih dengan dukungan perekaman video 4K di kamera depan dan belakang yang menjadi nilai tambah langka di kelas harganya. Namun, detail selfie terlihat soft dan tidak adanya OIS membuat hasil foto malam hari kurang stabil. Slot MicroSD dan port audio 3,5 mm yang absen juga bisa menjadi kekurangan untuk sejumlah pengguna. 

Di sisi software, HiOS 15 berbasis Android 15 juga menawarkan banyak fitur menarik, beberapa di antaranya cukup berguna namun beberapa fitur lainnya terasa berlebihan. Bloatware yang cukup banyak serta fitur AI seperti Ella Voice yang masih butuh penyempurnaan membuat pengalaman pengguna tidak sepenuhnya mulus. 

Secara keseluruhan, jika Anda dapat memaklumi beberapa kekurangan minornya, Tecno Pova Curve 5G tetap menawarkan value yang solid dengan desain menawan, layar berkualitas, performa stabil, juga daya tahan baterai yang awet. Sebuah paket lengkap dengan sentuhan premium di segmen harga menengah. 

Rating editor: 7,8 / 10

Alasan membeli:

  • Desain ergonomis dengan bodi ramping dan ringkas, serta memiliki sisi melengkung.
  • Layar mulus dengan refresh rate 144 Hz, tampilannya juga cerah.
  • Performa gesit dengan MediaTek Dimensity 7300 Ultimate.


Alasan tidak membeli:

  • Ponsel ini tidak memiliki slot MicroSD dan port audio jek 3,5 mm.
  • Detail foto kamera depan yang masih kurang oke. 

Spesifikasi Utama

Tecno Pova Curve
MediaTek Dimensity 7300 UltimateProsesor
6.78 inci (17.22 cm)Menampilkan
8 Gigabita RAM + 256 GigabitaRAM & Penyimpanan
64 MegapikselKamera Utama
13 MegapikselKamera Depan
5500 mAhBaterai
Lihat Spesifikasi Lengkap
Tecno Pova Curve Harga
Rp. 3.949.000
Pergi Ke Toko
Rp. 5.950.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Tecno Pova Curve 5G: Tampil Gaya dengan Fitur Melimpah first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-tecno-pova-curve-5g-tampil-gaya-dengan-fitur-melimpah/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/pova-rev-150x150.jpg150150
HMD Siapkan HP Fusion Edisi Venom, Ini Spesifikasinya https://www.91mobiles.com/id/hub/hmd-siapkan-hp-fusion-edisi-venom-ini-spesifikasinya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/hmd-siapkan-hp-fusion-edisi-venom-ini-spesifikasinya/#respond Wed, 23 Oct 2024 01:15:33 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=1125 HMD telah bekerja sama dengan Sony Pictures berkaitan film Venom: The Last Dance untuk mengumumkan smartphone edisi Fusion Venom. HMD menyebutnya sebagai “ultimate symbiotic phone“. Mari kita lihat teaser ponsel baru ini dan spesifikasi yang diharapkan serta detail desain modularnya.Desain HMD Fusion Venom edition (expected)Seperti halnya semua ponsel edisi khusus, HMD Fusion Venom akan mendapatkan […]

The post HMD Siapkan HP Fusion Edisi Venom, Ini Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • HMD Fusion Venom memiliki komponen modular.
  • Fusion versi dasar hadir dengan janji peningkatan Android selama 2 tahun.

HMD telah bekerja sama dengan Sony Pictures berkaitan film Venom: The Last Dance untuk mengumumkan smartphone edisi Fusion Venom. HMD menyebutnya sebagai “ultimate symbiotic phone“. Mari kita lihat teaser ponsel baru ini dan spesifikasi yang diharapkan serta detail desain modularnya.

Desain HMD Fusion Venom edition (expected)

Seperti halnya semua ponsel edisi khusus, HMD Fusion Venom akan mendapatkan penyegaran estetika. Hal ini mungkin termasuk warna baru, wallpaper stok baru, dan aksesori baru.

Dalam video teaser yang diposting di X, kita dapat melihat Venom (symbiote) menutupi ponsel Fusion dan mungkin hal tersebut dapat mengarah ke varian yang lebih gelap. Fusion sudah tersedia dalam warna abu-abu gelap.

Selain itu, ponsel ini dapat membawa elemen desain original modular Fusion seperti modul senter, modul pengisian daya nirkabel 5W, atau opsi untuk memilih dari casing berwarna kasar atau funky. Terdapat juga kit perangkat keras-perangkat lunak Fusion yang bersifat open-source dan sejumlah komponen yang mudah diganti.

Spesifikasi HMD Fusion Venom (perkiraan)

Edisi Venom diperkirakan akan menampilkan sebagian besar spesifikasi yang sama dengan varian dasar:

  • Layar: Ponsel ini diperkirakan menggunakan LCD 6,56 inci HD+ 90Hz dengan kecerahan puncak 600 nits.
  • Prosesor: Ponsel ini akan ditenagai oleh prosesor 4nm Snapdragon 4 Gen 2 dengan inti performance yang berjalan dengan kecepatan 2.2GHz.
  • Kamera: Spesifikasi utama dari ponsel ini bisa jadi adalah kamera utama 108MP. Kamera ini ditemani dengan kamera kedalaman 2MP. Kamera depan untuk pengambil foto selfie 50MP.
  • Baterai: Terpasang baterai 5.000 mAh dengan fast charging 33W.
  • Memori: Varian aslinya hadir dengan RAM 4/6/8GB dan penyimpanan 128/256GB. Ada kemungkinan varian Venom akan serupa, atau berbeda dalam hal ini. 
  • Konektivitas: Kamera ini dapat dikirimkan dengan Bluetooth 5.1, Wi-Fi 6, dan USB-C 2.0.
  • Software: Model dasar memiliki perangkat lunak Android 14 dengan janji peningkatan OS selama 2 tahun.
HMD juga berkolaborasi dengan Mattel untuk memperkenalkan ponsel Barbie pada Agustus 2024. Sementara ponsel Barbie itu adalah ponsel biasa, edisi Venom adalah smartphone. Kita akan mendapatkan lebih banyak detail tentang perangkat ini pada hari-hari menjelang peluncurannya. Film Venom: The Last Dance sendiri akan dirilis di seluruh dunia pada tanggal 25 Oktober.

The post HMD Siapkan HP Fusion Edisi Venom, Ini Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/hmd-siapkan-hp-fusion-edisi-venom-ini-spesifikasinya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/10/HMD-Fusion-150x150.png150150
Xiaomi Patenkan Cincin Pintar yang Bisa Berubah Ukuran https://www.91mobiles.com/id/hub/xiaomi-patenkan-cincin-pintar-yang-bisa-berubah-ukuran/ https://www.91mobiles.com/id/hub/xiaomi-patenkan-cincin-pintar-yang-bisa-berubah-ukuran/#respond Thu, 17 Oct 2024 06:00:02 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=748 Memilih ukuran yang tepat untuk smart ring saat ini bisa jadi rumit. Anda perlu mencoba berbagai ukuran dari alat pengukur ukuran, dan produsen akan mengirimkan ukuran yang sesuai dengan jari Anda. Namun, ini menjadi masalah jika Anda ingin memakai smart ring di jari lain atau memberikannya kepada orang lain. Smart ring xiaomi dapat mengatasi hal […]

The post Xiaomi Patenkan Cincin Pintar yang Bisa Berubah Ukuran first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Smart Ring Xiaomi tampaknya memiliki komponen elastis yang memungkinkan desain yang dapat disesuaikan secara otomatis.
  • Terdapat berbagai sensor dan komponen di perangkat ini sehingga menjadikannya perangkat cerdas.
  • Cincin Xiaomi dapat digunakan sebagai pendamping ponsel untuk mengontrol fitur seperti kamera.



xiaomi smart ring paten 1

Memilih ukuran yang tepat untuk smart ring saat ini bisa jadi rumit. Anda perlu mencoba berbagai ukuran dari alat pengukur ukuran, dan produsen akan mengirimkan ukuran yang sesuai dengan jari Anda. Namun, ini menjadi masalah jika Anda ingin memakai smart ring di jari lain atau memberikannya kepada orang lain. Smart ring xiaomi dapat mengatasi hal ini dengan desain yang dapat disesuaikan secara otomatis. 91mobiles telah menemukan paten cincin tersebut, dan inilah cara kerja desain barunya.

Desain smart ring xiaomi, Kemungkinan implikasinya

Paten pada Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China atau China National Intellectual Property Administration (CNIPA) menunjukkan skema desain cincin dan deskripsi cara kerjanya.

xiaomi smart ring paten
Kami mengetahui bahwa Xiaomi menggunakan semacam komponen elastis (PVC atau bahan karet) dan mekanisme pegas di sisi dalam cincin. Bersama-sama, mereka membiarkan cincin menyesuaikan ukurannya secara otomatis. Jadi, berapa pun ukuran jari Anda, cincin pintar Xiaomi akan menyesuaikan ukurannya secara dinamis dan pas.

Desain yang dapat disesuaikan secara otomatis ini memungkinkan Anda mengenakan cincin yang sama pada jari yang berbeda, dan memberikannya kepada orang lain. Cincin yang ada saat ini dari merek seperti Oura dan Samsung tidak menawarkan ukuran setengah. Jadi, pengguna disarankan untuk memilih ukuran yang lebih besar. Mereka juga tidak mempertimbangkan faktor-faktor seperti pembengkakan jari dan fluktuasi berat badan musiman. Smart ring xiaomi berpotensi memecahkan masalah ini.

Desain ini juga memungkinkan Xiaomi membuat satu ukuran cincin, sehingga mengurangi biaya produksinya. 

Selain desain, paten tersebut juga mengungkapkan bahwa cincin ini mendukung WiFi, 2G, 3G, 4G LTE, 5G NR, NFC, UWB, penyimpanan, sensor (seperti sensor jarak, sensor cahaya, sensor akselerasi, Giroskop, sensor magnetik, sensor temperatur), prosesor, panel sentuh, mikrofon, dan modul audio speaker. Semua ini harus memungkinkan fitur seperti pelacakan kesehatan dan komunikasi dengan perangkat lain (seperti ponsel). Ada juga petunjuk untuk menggunakan cincin tersebut untuk mengendalikan kamera ponsel yang terhubung. Jadi, Xiaomi pasti bertujuan untuk memposisikan cincin itu sebagai pendamping cerdas untuk ponselnya.

Bukan hanya Xiaomi, tetapi Oura juga sedang mengerjakan desain cincin yang dapat disesuaikan secara otomatis. Jika dipikir-pikir, pendekatan ini tampaknya sangat jelas dan sesuatu yang juga bisa diadopsi oleh produsen lain. Kita lihat saja nanti.

The post Xiaomi Patenkan Cincin Pintar yang Bisa Berubah Ukuran first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/xiaomi-patenkan-cincin-pintar-yang-bisa-berubah-ukuran/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/10/smart-ring-xiaomi-150x150.jpg150150
Bocoran Render Samsung Galaxy S25 Ungkap Desain Yang Sedikit Berbeda https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-render-samsung-galaxy-s25-ungkap-desain-yang-sedikit-berbeda/ https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-render-samsung-galaxy-s25-ungkap-desain-yang-sedikit-berbeda/#respond Thu, 19 Sep 2024 18:09:17 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=237 Samsung masih mempertahankan ideologinya dengan menghadirkan desain layar datar untuk Galaxy S25 sesuai render baru. Render yang bocor ini menunjukkan kepada Anda mengenai desain Samsung Galaxy S25 dari berbagai sudut. Sekilas, ponsel ini terlihat sangat mirip dengan Galaxy S25. Namun, ada beberapa perbedaan kecil antara desain kedua perangkat premium tersebut. Disini, Anda bisa melihat:Desain Samsung […]

The post Bocoran Render Samsung Galaxy S25 Ungkap Desain Yang Sedikit Berbeda first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Render Samsung Galaxy S25 perlihatkan desain perangkat yang kecil.
  • Cincin kamera terlihat berbeda.
  • Ponsel Samsung ini diperkirakan akan hadir sekitar Januari 2025 mendatang.

Samsung masih mempertahankan ideologinya dengan menghadirkan desain layar datar untuk Galaxy S25 sesuai render baru. Render yang bocor ini menunjukkan kepada Anda mengenai desain Samsung Galaxy S25 dari berbagai sudut. Sekilas, ponsel ini terlihat sangat mirip dengan Galaxy S25. Namun, ada beberapa perbedaan kecil antara desain kedua perangkat premium tersebut. Disini, Anda bisa melihat:

Desain Samsung Galaxy S25

Render yang dibagikan oleh OnLeaks melalui Android Headlines menunjukkan Galaxy S25 bsia memiliki desain yang familiar. Desain ini termasuk tepi bodi yang datar, pengaturan kamera belakang vertikal, dan kamera selfie Punch-hole.

Galaxy S24 juga memiliki ketiga hal ini pada desainnya, tetapi ada perbedaan kecil seperti:

  • CIncin kamera belakang Samsung Galaxy S25 tidak mengkilap seperti cincin Galaxy S24. Sebaliknya, cincin ini tampak gelap seperti piringan hitam. Galaxy S25 Ultra juga tampak menggunakan cincin kamera yang sama, meskipun dalam bentuk pengaturan kameranya berbeda. Dalam render terbaru dimana Galaxy S25 yang berwarna bodi terang, cincin kameranya tampak lebih menonjol. Tentu cincin gelap ini akan berpadu dengan baik jika bodi ponsel berwarna gelap.
  • Galaxy S25 bisa hadir dengan bodi yang sedikit lebih kompak dibanding Galaxy S24. Berikut ini dimensi Samsung Galaxy S25: 146,9 x 70,4 x 7,2mm dan berikut dimensi Samsung Galaxy S24: 147 x70,6 x 7,6mm. Jadi ponsel terbaru ini bisa lebih kecil tingginya, sedikit lebih sempit dan sedikit lebih ramping.
  • Bezel di sekitar layar juga terlihat lebih ramping.
  • Dengan ukuran layar sekitar  6,17 inci (bisa dibulatkan menjadi 6,2 inci), Galaxy S25 memiliki ukuran layar yang kurang lebih sama dengan Galaxy S24. Tapi, ponsel mungkin akan terasa lebih kompak karena pengurangan inci dari bagian dimensi bodi.

Samsung Galaxy S25: Apa lagi yang diharapkan?

Galaxy S25 kemungkinan bisa diluncurkan pada 13 Januari 2025 mendatang. Ada desas-desus yang menyebutkan bahwa ponsel Samsung ini akan menggunakan SoC Snapdragon 8 Gen 4 di semua pasar atau akan ada versi dengan chip Exynos untuk beberapa pasar lain. Ada juga spekulasi yang menyebutkan ponsel hadir dengan RAM hingga 12GB (mungkin dengan tambahan memori virtual) dan ukuran memori penyimpanan paling kecil 128GB. Galaxy S24 juga mengikuti tren dua chipset ini dan memiliki konfigurasi memori 8GB+128GB pada varian paling murahnya. Tentu varian yang ini tidak memiliki fitur penambah RAM. Jadi mari kita lihat apa yang akan dilakukan Samsung selanjutnya.

The post Bocoran Render Samsung Galaxy S25 Ungkap Desain Yang Sedikit Berbeda first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-render-samsung-galaxy-s25-ungkap-desain-yang-sedikit-berbeda/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/09/Screenshot-2024-09-19-at-11.38.18-PM-150x150.png150150