
Baidu yang merupakan perusahaan teknologi multinasional asal China baru-baru ini mengumumkan produk kacamata pintar bernama Xiaodu AI Glasses. Ini adalah kacamata berbasis AI pertama yang didukung model bahasa asli Mandarin. Xiaoudi AI Glasses dirancang oleh divisi Xiaodu Technology, menggunakan model bahasa Ernie dan ditujukan untuk audiens berbahasa China.
Produk kacamata pintar yang resmi diperkenalkan pada konferensi Baidu World 2024 ini direncanakan bakal rilis pada awal tahun 2025. Terdapat sejumlah fungsionalitas pada kacamata ini, mencakup kemampuan mengeluarkan suara, mengambil gambar menggunakan kamera, serta fitur tanya jawab secara real time.
Table of Contents
Bisa menerjemahkan dan merekam video
Xiaodu AI Glasses adalah perangkat kacamata pintar yang bisa melakukan banyak hal. Produk ini dibekali empat mikrofon yang dapat menangkap suara pengguna dengan akurat. Selain itu, terdapat speaker open-ear yang bisa memperdengarkan suara jernih dan detail. Suara yang keluar dari speaker ini disebut-sebut anti-leakage, alias hanya dapat terdengar oleh pemakai tanpa terdengar orang di sekitarnya.
Dengan kombinasi mikrofon dan speaker tersebut, pemakai pun bisa melakukan tanya jawab dengan fitur walk and ask. Kacamata ini bisa mengenali objek seiring dengan perjalanan pemakai, lalu menjelaskan identifikasi benda melalui fitur ensiklopedia. Jika dihadapkan pada sebuah tulisan, kacamata ini juga dapat melakukan terjemahan secara audio visual.

Xiaodu AI Glasses ini juga dibekali dengan kamera ultrawide 16 MP yang disertai stabilisasi AI. Dengan kata lain, kacamata ini bisa menghasilkan rekaman video pada sudut pandang orang pertama dengan stabil, tanpa efek goyang. Tampaknya ini bakal menjadi salah satu momen paling langka yang memungkinkan seseorang merekam video, persis seperti apa yang mereka lihat menggunakan mata kepala sendiri.
Pemakai kacamata ini juga dapat menyetel reminder secara cerdas. Dengan bantuan asisten pribadi, perangkat bisa mengirimkan notifikasi pengingat aktivitas sehari-hari. Memasangkan pengingat juga tidak sulit, cukup dengan mengucapkan konteks, waktu, tempat, dan akivitas, asisten pribadi ini akan mencatatkannya dengan akurat.
Selain itu, Xiaodu AI Glasses juga dapat melakukan pelacakan kalori. Belum diketahui secara rinci perihal fitur ini. Bisa jadi, kacamata ini mampu mengenali jenis makanan yang dilihatnya, lalu memberikan estimasi kalori.
Spesifikasi Xiaodu AI Glasses
Laman Gizmochina menjelaskan bahwa perangkat kacamata AI ini diklaim memiliki ketahanan baterai hingga 56 jam pada mode siaga, serta hingga 5 jam saat dipakai memutar audio playback secara terus menerus. Pengisian dayanya disebut hanya membutuhkan waktu 30 menit dari kosong hingga penuh, sehingga tidak akan terlalu mengganggu waktu pengguna dalam beraktivitas.
Produk ini hanya memiliki bobot 45 gram, membuatnya terasa ringan dan ergonomis untuk meningkatkan kenyamanan pemakaian dalam waktu lama. Dilengkapi empat mikrofon dan speaker anti-bocor, pemakai dapat berinteraksi dengan kacamtaa tanpa mengganggu orang di sekitar.
Xiaodu AI Glasses menjalankan sistem operasi DuerOS AI, serta direncanakan dapat berintegrasi dengan ekosistem aplikasi dari Baidu, contohnya seperti Baidu Maps dan Baike (aplikasi online berbasis wiki).
Saingan Apple dan Meta Ray-Ban
Ketika kacamata ini rilis nanti, Xiaodu AI Glasses akan berhadapan dengan sejumlah pesaing, baik yang sudah meluncur duluan atau yang masih dalam tahap pengembangan. Apple dikabarkan tengah mengembangkan proyek kacamata pintar yang dinamakan “Atlas”.
Untuk produk tersebut, Apple konon akan mengintegrasikan kemampuan AR (Augmented Reality) dengan iPhone sebagai perangkat utamanya. Produk ini direncanakan dapat beroperasi secara independen tanpa mesti dihubungkan ke perangkat lain.
Meta juga menjalin kerja sama dengan Ray-Ban dalam pengembangan kacamata pintar, tersedia untuk pasar di luar China. Ray-Ban Stories menargetkan pengguna dengan kebutuhan integrasi media sosial. Sementara itu, tersedia juga seri Google Glass Enterprise Edition yang memiliki fitur untuk menunjang kebutuhan pekerja di lingkungan industri.
Harga dan ketersediaan
Xiaodu AI Glasses hanya akan dijual di pasar China, kabarnya akan meluncur pada paruh pertama tahun 2025 nanti. Menyoal harga, produk kacamata ini bakal dibanderol seharga 2.100 yuan China atau sekitar Rp4,5 juta.
Sebagai perbandingan, kacamata pintar Ray-Ban dari Meta memiliki harga rilis 379 dolar AS atau sekitar Rp5,9 juta, sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari FT.com.




