
Samsung tampaknya akan kembali meramaikan pasar smartwatch dalam waktu dekat. Pasalnya, tim 91Mobiles Indonesia menemukan sertifikasi Safety Korea untuk sebuah produk baterai yang mengacu pada varian murah Samsung Galaxy Watch 8.
Dua hari lalu, dua model lain yaitu Galaxy Watch 8 dan Watch 8 Classic dilaporkan sedang dalam tahap pengembangan, sebagaimana dikutip dari Xpertpick.com.
Table of Contents
Berdasarkan informasi firmware pengujian yang ditemukan oleh pengguna X/Twitter, @theordysm, diketahui adanya sejumlah nomor model yang dikaitkan dengan seri Galaxy Watch 8 dan Watch 8 Classic yakni:
Dua baterai yang diyakini akan mengisi jeroan Galaxy Watch 8 dan Watch 8 Classic telah mendapatkan sertifikasi dari Safety Korea, yakni badan sertifikasi Korea Selatan yang menjamin keamanan dan kepatuhan produk elektronik terhadap standar keselamatan dan peraturan lingkungan sebelum dapat diperjualbelikan di negara bersangkutan.
Dua baterai tersebut memiliki nomor model EB-BL330ABY untuk Galaxy Watch 8 (SM-L330) dan EB-BL505ABY untuk Watch 8 Classic (SM-L505). Di antara keduanya hanya baterai Watch 8 yang kapasitasnya diketahui yakni 435 mAh. Kapasitas tersebut telah terkonfirmasi berdasarkan penemuan sertifikasi TUV.
Adapun baterai dengan nomor model EB-BL320ABY juga sebelumnya terpantau muncul di database BIS (Bureau of Indian Standards) bulan lalu. Namun, platform BIS ini tidak mengungkapkan kapasitas baterainya. Diduga bahwa baterai ini punya kapasitas lebih kecil dari EB-BL330ABY.
Berdasarkan rumor yang beredar, Galaxy Watch 8 dan Watch 8 Classic diprediksi akan rilis pada Juli 2025, bersamaan dengan dua model HP lipat Galaxy Z Flip 7 dan Fold 7. Di sisi lain, Samsung belum memberikan informasi pasti perihal apakah Galaxy Watch Ultra 2 bakal dirilis tahun ini.