
Detail perihal flagship berikutnya dari Oppo kini semakin terlihat jelas. Pasalnya, Oppo Find X10 dan X10 Pro Max terpantau sudah muncul di laman sertifikasi Geekbench menjelang peluncurannya di China. Dari penemuan ini, terlihat bahwa kedua varian ini bakal menggunakan chipset Dimensity dari generasi yang berbeda.
Oppo diprediksi bakal memperkenalkan Find X10 series di China pada akhir September 2026. Sebelumnya, dua ponsel dengan nomor model PMW110 dan PMX110 telah muncul di sejumlah situs database sertifikasi China. Dua nomor ini diduga mengacu pada Oppo Find X10 dan Find X10 Pro Max.
Table of Contents
Baik Find X10 maupun X10 Pro Max tercatat di Geekbench sebagai ponsel yang akan dibekali RAM 16 GB serta menjalankan sistem operasi Android 17. Uniknya, dua HP ini disebut akan diotaki oleh chipset flagship dari dua generasi berbeda.
Oppo Find X10 dengan nomor model PWM110 disebut akan menggunakan chipset MediaTek dengan kode MT6993. Konfigurasi CPU di chip ini terdiri atas 4x core 2,70 GHz, 3x core 3,50 GHz, dan satu core utama 4,21 GHz. Pengolah grafisnya menggunakan Mali-G1-Ultra MC12.
Dari penjabaran spesifikasi ini, terindikasi kuat bahwa MT6993 merupakan MediaTek Dimensity 9500 yang merupakan chipset flagship generasi tahun lalu. Cip ini pertama kali diperkenalkan oleh MediaTek pada tahun 2025 dan dibangun pada proses manufaktur 3 nm.
Kendati begitu, menurut tipster @ZionisAnvin di X/Twitter, ada kemungkinan Dimensity 9500 yang digunakan Oppo Find X10 akan sedikit berbeda dari Dimensity 9500 yang selama ini kita kenal. Indikasinya terlihat pada kolom motherboard di Geekbench yang mencantumkan kode k6993v2_64. Sementara, Dimensity 9500 yang beredar saat ini diketahui memiliki kode k6693v1_64.
Meskipun hadir dengan embel-embel “v2”, chip ini belum tentu mengusung identitas yang sepenuhnya berbeda dari Dimensity 9500, melainkan hanya mendapatkan revisi hardware atau merupakan varian berbeda dari Dimensity 9500 standar.
Kontras dengan versi standar, Oppo Find X10 Pro Max dengan nomor model PMX110 justru tercatat menggunakan chipset dengan kode MT6995. Chip tersebut memiliki konfigurasi CPU 3x core 3,10 GHz, 3x core 4,35 GHz, dan 2x core 4,55 GHz. Untuk pengolahan grafisnya, diserahkan kepada GPU Mali-G2-Ultra-NX MC12.
Nama komersial dari chipset MT6995 itu sendiri masih belum diketahui. Namun, chip bersangkutan digadang-gadang merupakan chipset 2 nm pertama MediaTek, yang kemungkinan bakal diumumkan sebagai Dimensity 9600 atau Dimensity 9600 Pro.
Hasil Geekbench sementara menunjukkan Find X10 Pro Max menorehkan skor rata-rata 3.400 poin untuk single-core dan 11.000 poin untuk multi-core, sebagaimana dihimpun dari GizmoChina. Namun, angka-angka ini masih belum dijadikan patokan. Perangkat yang diuji kemungkinan masih menggunakan firmware yang belum final.
Penggunaan chipset Dimensity 9500 untuk Oppo Find X10 standar sebenarnya cukup masuk akal. Industri smartphone global saat ini tengah menghadapi isu kelangkaan chipset yang membuat biaya komponen semakin mahal.
Dengan menggunakan Dimensity 9500, Find X10 “reguler” masih bisa meraih harga yang masuk akal untuk seukuran base variant pada sebuah seri flagship.
Rumor juga menyebutkan bahwa Vivo X500 series akan mengadopsi strategi serupa, yakni memakaikan chip Dimensity 9500 untuk versi standar dan Dimensity 9600/9600 Pro untuk versi yang lebih tinggi. Penggunanya mungkin harus rela merasakan performa setara flagship tahun lalu jika berniat meminang versi standar dari dua seri flagship ini.