
Samsung Galaxy A56 masih belum akan meluncur dalam waktu dekat. Setidaknya, sebelum ponsel tersebut, sang perusahaan akan meluncurkan Galaxy S25 series terlebih dahulu di awal tahun 2025.
Namun rupanya sejumlah rumor mengenai HP mid-range tersebut sudah mencuat, terutama soal spesifikasi kamera yang dimiliki. Samsung Galaxy A55 yang jadi pendahulunya merupakan salah satu pilihan HP kelas menengah yang paling layak tahun lalu. Jadi, tidak mengherankan jika banyak yang ingin tahu soal seluk-beluk Galaxy A56.
Dihimpun 91mobiles Indonesia dari GalaxyClub, Galaxy A56 diduga akan menawarkan spesifikasi kamera yang sama seperti pendahulunya. Entah ini adalah kabar baik atau buruk, sebenarnya belum diketahui pasti.
Table of Contents
Berdasarkan rumor yang beredar, Galaxy A56 diketahui akan menawarkan kamera utama 50 MP, sensor ultrawide 12 MP, dan kamera makro 5 MP di punggungnya. Ini tidak hanya membuatnya sama persis seperti Galaxy A55 di tahun 2024, melainkan juga sama seperti Galaxy A54 yang meluncur setahun lalu.
Sebagai informasi, Galaxy A55 mendapatkan skor penilaian kamera keseluruhan sebesar 108 poin, menurut DxOMark pada 29 Oktober 2024. Di situs yang membandingkan kualitas kamera tersebut, Galaxy A55 menduduki posisi ke-18 sebagai HP dengan kamera terbaik di segmen high end.
Kendati spesifikasi kamera di punggung tidak berubah, Galaxy A56 diduga akan menggunakan kamera depan yang baru. Menurut laporan, kamera depan HP tersebut diduga bakal berganti dari sensor 32 MP yang tidak berubah sejak Galaxy A51, menjadi kamera depan beresolusi 12 MP.
Laporan GalaxyClub mengatakan bahwa kamera 12 MP bisa jadi diadopsi dari sensor selfie yang sama pada Galaxy S series. Jika benar, ini berarti Galaxy A56 bakal punya kemampuan selfie yang setara HP flagship.
Di laporan tersebut, terbesit sebuah harapan bahwa Samsung bakal memperbarui kamera makro di Galaxy A56, atau bahkan menambahkan kamera telefoto. Sayangnya ini tidak terjadi.
Di luar dari kamera, beredar juga kabar mengenai spesifikasi Galaxy A56 lainnya. Chipset yang diduga akan mengotaki smartphone tersebut adalah Exynos 1580, yakni penerus Exynos 1480 yang tersedia pada Galaxy A55.
Chip baru ini memiliki kode nama “Santa” dan diharapkan bisa membawa peningkatan performa, seperti yang terjadi pada generasi-generasi yang sebelumnya.
Masih belum diketahui peningkatan performanya bakal sejauh apa dibandingkan Exynos 1480, mengingat Exynos 1580 tersebut tampaknya baru akan rilis pada Maret hingga Mei 2025.
Akan tetapi, jika melihat riwayatnya, Galaxy A55 berhasil mendapatkan peningkatan kinerja cukup drastis dibandingkan Galaxy A54 yang memakai Exynos 1380.
Galaxy A56 juga dilaporkan akan memiliki masa dukungan update versi Android yang sama seperti Galaxy A16, yakni hingga enam tahun versi Android dan enam tahun pembaruan patch keamanan.
Perihal harga, Galaxy A56 dikabarkan akan memiliki harga rilis yang tidak jauh berbeda dengan pendahulunya yakni antara 450 euro hingga 500 euro (setara Rp7,4 juta hingga Rp8,2 juta) untuk varian dasar.
Harga di luar negeri sering kali lebih mahal dibandingkan saat masuk di Indonesia. Misalnya saja Galaxy A55, memiliki harga rilis Rp6,2 jutaan di Tanah Air. Galaxy A54 juga memiliki harga rilis mulai dari Rp6 juta untuk varian termurahnya. Bisa jadi Galaxy A56 juga punya harga di kisaran Rp6 jutaan.