
Sebagai penerus dari Galaxy A16 yang rilis November tahun lalu, kini Samsung dilaporkan tengah mengembangkan Galaxy A17. Informasi perihal perangkat ini sudah muncul pada situs e-commerce Boulanger asal Prancis. Render gambar penampakan ponsel ini juga sudah terungkap, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari SamMobile.
Di saat bersamaan, Galaxy A17 juga sudah lolos sertifikasi Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI).
Nomor sertifikat 112587/DJID/2025 atas nama pemohon PT Samsung Electronics Indonesia telah terbit pada 21 Juli kemarin dengan nomor model SM-A176B dan nama pemasaran Samsung Galaxy A17 5G.
Kemunculannya di sertifikat Postel tersebut terjadi bersamaan dengan sejumlah perangkat Samsung lainnya yaitu Galaxy A07 dan Galaxy Tab S10 Lite.
Kendati sudah ditemukan sertifikat Postel-nya, spesifikasi dari Galaxy A17 sayangnya tidak terungkap sama sekali. Barulah ketika muncul di situs Boulanger spesifikasinya terungkap, yakni sebagai berikut.
Dari penjabaran spesifikasi di atas, tampaknya Galaxy A17 punya kesamaan cukup banyak dengan Galaxy A16, terlebih di bagian chipset. Kendati begitu, kini Galaxy A17 hadir dengan refresh rate 120 Hz di layarnya serta dibekali OIS pada kamera utamanya.
Desain bodinya kini menyerupai seluruh jajaran Galaxy A lain yang rilis di tahun 2025, yakni dengan modul kamera berbentuk oval.
Saat ini pihak Samsung Indonesia belum mengumbar informasi apa pun soal kehadiran Galaxy A17 di Tanah Air. Kendati begitu, penemuan sertifikasi Postel menjadi sinyal kuat HP ini akan segera meluncur di Indonesia.
Menurut situs e-commerce Boulanger, Galaxy A17 memiliki banderol harga 229 euro alias Rp 4,9 jutaan. Harga di pasar Eropa memang sering kali lebih tinggi dibandingkan harga rilis di Indonesia.
Jika menilik pendahulunya, Galaxy A16 5G dengan konfigurasi RAM 8 GB/ 256 GB dibanderol dengan harga rilis Rp 3.799.000 di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan Galaxy A17 akan memiliki banderol harga serupa.