
Table of Contents
Galaxy Z TriFold sendiri dirumorkan bakal memiliki layar lipat tiga yang berukuran 9,96 inci ketika dibentangkan secara penuh. Berbeda dari Huawei Mate XT, Galaxy Z TriFold akan memiliki dua layar, yakni layar utama dan cover screen di bagian luar. Huawei Mate XT hanya memiliki satu layar utama yang sekaligus berfungsi sebagai layar luar apabila ponsel dilipat.
Dengan demikian, layar utama Galaxy Z TriFold dapat dilipat penuh ke bagian dalam dan terlindungi dari kerusakan apabila pengguna ingin memakainya dalam mode candybar (terlipat). Seperti Galaxy Z Fold, cover screen Galaxy Z TriFold akan mengambil peran sebagai layar luar.
Galaxy Z TriFold ditengarai hanya akan diproduksi dalam jumlah terbatas sebanyak 50.000 unit saja. Diduga ada dua alasan di balik keputusan untuk membatasi jumlah awal Galaxy Z TriFold.
Pertama, Samsung disinyalir masih belum yakin akan reaksi konsumen terhadap HP lipat tiga buatannya, mengingat perangkat yang bersangkutan merupakan kategori baru yang bisa saja sukses atau kurang berhasil di pasaran.
Dengan diproduksi dalam jumlah kecil, Samsung bisa “test the water” sambil memastikan tidak ada masalah stok berlebihan apabila kiprah Galaxy Z TriFold tak memuaskan.
Alasan kedua, Samsung konon tak mau mengkanibal penjualan HP lipat Galaxy Z Fold 7 dengan terlalu banyak merilis unit Galaxy Z TriFold. Sebab, Galaxy Z Fold 7 yang diluncurkan pada Juli lalu dilaporkan mencatat angka penjualan yang tinggi.