
Xiaomi 18 Series resmi diumumkan di China pada akhir September lalu. Pabrikannya telah memastikan bahwa lini ponsel flagship teranyar itu juga akan turut dirilis di ranah global. Belakangan, dua perangkat dari lineup tersebut muncul dalam bocoran screenshot aplikasi benchmark GeekBench.
Perangkat pertama adalah Xiaomi 18 Pro dengan nomor model “2609BPN61G”, lalu ada Xiaomi 18 Pro Max bernomor model “2611FPNFAG”. Keduanya menjalankan sistem operasi Android 16 dan memiliki RAM berkapasitas 12 GB.
Skor Geekbench dalam bocoran mengacu pada kemampuan pengolahan AI dari kedua ponsel—bukan CPU atau GPU—di mana Xiaomi 18 Pro mencetak skor 2.565 poin dalam uji single precision, 3.236 dalam half precision, dan 4.667 poin dalam uji quantized. Sementara itu, versi Pro Max meraih 2.256 poin, 3.556 pon, dan 5.092 poin dalam tiap pengujian.
Bocoran Geekbench tidak merinci chipset yang digunakan, hanya menyebut platform “ARMv8” saja. Namun, seperti halnya di China, Xiaomi 18 Pro versi global diperkirakan bakal ditenagai chip Snapdragon 8 Elite Gen 6, sedangkan Xiaomi 18 Pro Max mengsung chip Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Kedua chip memiliki konfigurasi CPU yang sama, dengan tiga inti berkecepatan 3,74 GHz, tiga inti 4,03 GHz, dan dua inti 5,01 GHz. Perbedannya terletak di pengolah grafis (GPU) yang digunakan. Snapdragon 8 Elite Gen 6 menggunakan Adreno 845, sementara versi extreme menyertakan Adreno 850 yang lebih bertenaga.
Peluncuran global Xiaomi 18 Pro dan Pro Max bakal menandai perubahan pada kebijakan rilis produk Xiaomi. Berbeda dari Xiaomi 17 Series sebelumnya di mana versi Pro dan Pro Max terbatas hanya dipasarkan di China, Xiaomi 18 Pro dan Pro Max akan menyapa audiens global sehingga bisa membantu Xiaomi berkompetisi langsung dengan ponsel “Pro” dan “Pro Max” dari pabrikan China lain.
Xiaomi sendiri masih belum mengumumkan tanggal peluncuran global dari Xiaomi 18 Pro dan Pro Max maupun konfigurasi hardware dari kedua ponsel.
Dalam event Snapdragon Partners & Media Event 2026 pada awal Oktober di Jakarta, Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng, sempat memperkenalkan dan memamerkan Xiaomi 18 Pro Max di panggung acara.
Di salah satu slide presentasi Michael tertera jelas tulisan “Indonesia Launch”. Dijelaskan pula bahwa ponsel yang bersangkutan akan dirilis secara global tahun ini, tapi ketersediaannya di Indonesia masih belum dipastikan dan hanya memuat tulisan “Stay tuned!”
Xiaomi 18 Pro Max dengan nomor model “2609BPN61G” juga diketahui telah lolos uji tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di situs Kemenperin, sehingga terindikasi kuat akan dirilis di Indonesia dalam waktu dekat.
Laman TKDN juga memuat ponsel lain dengan nomor model “2611FPNFAG” yang diduga merupakan Xiaomi 18 reguler. Menariknya, Xiaomi 18 Pro tidak terlihat. Bisa jadi ponsel yang satu itu memang tidak akan dirilis di Indonesia, sehingga yang dipasarkan di RI hanya Xiaomi 18 dan Xiaomi 18 Pro Max.