
DJI kembali memperluas lini aksesoris audionya dengan meluncurkan DJI Mic Mini 2. Mikrofon nirkabel (wireless) teranyar ini hadir dengan desain yang jauh lebih ringkas dan ditujukan untuk berbagai perangkat, mulai dari kamera, smartphone, komputer, tablet, hingga ekosistem perangkat EJI Osmo.
Penerus dari seri DJI Mic Mini sebelumnya kini membawa sejumlah peningkatan yang cukup signifikan, terlebih pada kualitas perekaman suara, daya tahan baterai, dan dukungan konektivitas yang lebih luas bagi para kreator konten.
Table of Contents
Salah satu daya tarik utama dari DJI Mic Mini 2 adalah dimensinya yang sangat mungil. Unit pemancar (transmitter) dari mikrofon ini hanya memiliki bobot sekitar 11 gram (tanpa klip atau magnet), dengan dimensi 28,58 x 28,04 x 13,52 mm.
Untuk mempermudah pemakaian, DJI menyertakan klip magnetis yang dapat dilepas dan diputar, sehingga pengguna dapat memosisikan mikrofon di pakaian dengan lebih fleksibel. Sementara itu, unit penerima (receiver) memiliki bobot 17,8 gram dengan dimensi 46,50 x 29,61 x 19,32 mm.
Walau berukuran mungil, DJI Mic Mini 2 sanggup merekam audio dari segala arah (omnidirectional) dengan kualitas 48 kHz 24-bit. DJI juga menyematkan tiga pilihan preset suara yaitu Regular, Rich, dan Bright untuk menyesuaikan karakter suara pengguna.
Untuk penggunaan di berbagai kondisi lingkungan, mikrofon ini dilengkapi fitur peredam bising (noise cancellation) dua tingkat yang dioptimalkan untuk penggunaan indoor maupun outdoor.
Beragam fitur teknis lainnya pun disematkan, seperti Automatic Limiting untuk mencegah suara pecah saat terjadi lonjakan volume, 5-Level Gain Control sebagai pengaturan sensitivitas suara hingga lima tingkatan, serta dual-track recording untuk merekam dua jalur audio melalui aplikasi DJI Mimo.
Mikrofon ini mendukung respons frekuensi 20 Hz hingga 20 kHz (saat low cut mati), tingkat tekanan suara maksimal (SPL) 120 dB, dan output monitor 20 mW.
Soal konektivitasnya, DJI Mic Mini 2 mendukung teknologi nirkabel GFSK 2 Mbps dan Bluetooth 5.3 pada frekuensi 2,4 GHz. Keunggulan lainnya adalah fitur DJI OsmoAudio Direct Connection, memungkinkan dua unit pemancar terhubung langsung ke perangkat DJI seperti Osmo Pocket 3, Osmo 360, Osmo Nano, dan Osmo Action 6 tanpa memerlukan unit receiver.
Bukan hanya itu, unit mobile receiver dari seri ini juga dikonfirmasi mendukung perangkat DJI Mic 3. Untuk jangkauan transmisinya sendiri, mikrofon ini diklaim bisa bekerja hingga jarak 400 meter (dua pemancar dan satu penerima), 300 meter (dengan penerima seluler), dan 200 meter (dalam mode campuran/ mixed mode).
Soal dayanya, unit pemancar dibekali baterai 114 mAh yang disebut dapat bertahan selama 11,5 jam, sedangkan unit penerima memiliki baterai 170 mAh dengan ketahanan 10,5 jam.
Proses pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 70 hingga 100 menit. Namun, tersedia fitur pengisian cepat di mana pengisian selama 5 menit bisa memberikan waktu penggunaan hingga 1 jam. Jika digabungkan dengan charging case, total masa pakai perangkat ini bisa mencapai 48 menit.
Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GizmoChina, DJI Mic Mini 2 kini sudah tersedia melalui toko resmi DJI dan retail resmi lainnya di wilayah Eropa. Perangkat ini hadir dalam berbagai paket penjualan sebagai berikut.
Selain unit mikrofon, DJI juga menjual aksesoris tambahan berupa penutup magnetis (magnetic cover) seharga 19 euro dan penutup edisi Time Series seharga 39 euro.
Saat ini belum ada informasi resmi terkait apakah mikrofon ini bakal dibawa masuk ke Indonesia atau tidak. Namun, DJI Mic Mini yang menjadi pendahulunya sempat dirilis di Tanah Air pada November 2024 dengan harga mulai dari Rp 1.240.000 (1x transmitter dan 1x receiver).