
Table of Contents
Epic menjanjikan potongan komisi bagi developer yang menjajakan game di Epic Games Store bakal lebih kecil dibandingan potongan yang dipungut oleh toko Google Play Store dan Apple App Store. Tepatnya, developer dijanjikan bakal memperoleh porsi 88 persen dari penjualan, sementara 12 persen sisasnya dikutip oleh Epic.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan, misalnya, Google Play Store di mana persentase potongan mencapai 15 persen atau bahkan hingga 30 persen bagi game yang memperoleh penghasilan tinggi.
Kendalanya, karena berdiri terpisah dari Google Play Store atau Apple App Store, Epic Games mesti diunduh dan dipasang di perangkat secara mandiri oleh pengguna (side-load). Hingga akhir 2024, Epic Games hanya mencatat jumlah instalasi sebanyak 29 juta, jauh di bawah target 100 juta install.
Epic menuding hal tersebut karena Apple dan Google sengaja mempersulit proses instalasi Epic Games di platform masing-masing. Menurut Epic, instalasi Epic Games di Android memerlukan 12 langkah, sementara di iOS mencapai 15 langkah. Akibat instalasi yang panjang itu, banyak calon pengguna Epic Games yang mengurungkan niat di tengah jalan.
Meskipun demikian, Epic mengatakan bakal tetap berupaya memperluas jangkauan toko aplikasinya dengan cara menggandeng regulator setempat di masing-masing wilayah agar dibolehkan merilis Epic Games di platform tertentu.
Misalnya, Epic Games saat ini sudah bisa diunduh oleh pengguna Android secara global, tapi baru tersedia untuk pengguna iOS di wilayah Uni Eropa karena tersandung persoalan regulasi.
Epic berencana memboyong Epic Games ke Inggris dan Jepang pada akhir 2025. Epic juga bakal merilis Epic Games untuk pengguna iOS di neara-negara lain, seperti Brazil, Australia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat begitu sudah diberikan lampu hijau oleh regulator.
Tautan untuk mengunduh toko aplikasi Epic Games berikut panduan langkah-langkah instalasinya dapat dilihat di laman Epic di link ini.