Hands-on Motorola Edge 70 Fusion: Bodi Tipis dan Tangguh dengan Baterai “Monster”

Setahun berselang sejak terakhir Motorola merilis Edge 60 Fusion di Indonesia. Kini, pabrikan ponsel asal AS tersebut telah menelurkan sang penerus yang dinamakan Motorola Edge 70 Fusion. Mengikuti jejak pendahulunya, HP ini kembali menghadirkan desain bodi tangguh di kelas menengah, lengkap dengan sertifikasi IP68 dan IP69 beserta standar militer MIL-STD-810H yang membuatnya kuat terhadap benturan.

Sebelum rilis resmi di Indonesia, tim 91Mobiles Indonesia berkesempatan menjajal perangkat berdesain unik ini beberapa waktu lalu. Untuk perangkat di segmen harga menengah, kami cukup terkesima dengan apa yang ditawarkan Edge 70 Fusion. Simak penampilan dan fitur unggulannya dalam ulasan hands-on singkat berikut ini.

Table of Contents

Unboxing: Paket lengkap dengan charger 68 watt

Isian kemasan Motorola Edge 70 Pro, lengkap dengan charger 68 watt.

Motorola Edge 70 Fusion dikemas dengan boks berwarna dominan putih yang menampilkan nama “edge 70 fusion” di tengahnya. Isian boksnya tergolong lengkap, bahkan bisa dibilang tidak kekurangan satu hal pun.

Selain unit ponsel itu sendiri, Motorola menyematkan buku panduan, kartu garansi, casing transparan, kartu SIM perdana Axis, dan tool untuk melepas laci kartu SIM. Tersedia juga charger 68 watt beserta kabel data agar pengguna tidak perlu lagi membeli charger secara terpisah. Daya 68 watt tersebut sudah sesuai dengan daya pengisian maksimal yang didukung sang ponsel.

Jika ada satu hal yang perlu “disayangkan”, maka hal tersebut adalah casing-nya yang transparan. Sebab, pada Edge 60 Fusion dan Edge 60 Pro, Motorola sempat memberikan hard case dengan warna yang selaras dengan varian warna keseluruhan bodi alih-alih casing plastik transparan.

Desain: Bodi curved yang nyaman di tangan

Kesan utama yang langsung terasa ketika menggenggam Motorola Edge 70 Fusion adalah bodinya yang luar biasa tipis untuk ukuran baterai yang dimilikinya. Ya, Motorola berhasil menyematkan baterai jumbo 7.000 mAh ke dalam bodi yang ketebalannya hanya 7,99 mm. Hal ini dimungkinkan dengan penggunaan teknologi baterai silikon-karbon yang lebih padat energi.

Dengan bobot 193 gram, ponsel ini juga terasa cukup nyaman saat digenggam dalam waktu lama. Distribusi beratnya pun tergolong seimbang lantaran tidak terasa terlalu berat di satu titik.

Karena ini HP Motorola, bagian punggungnya tentu unik dan tidak sama dengan kebanyakan ponsel lainnya. Di saat para pesaing cenderung menerapkan bahan material kaca atau logam di punggung, Edge 70 Fusion menggunakan finishing bertekstur nylon atau linen yang halus di tangan. Hal ini membuatnya tidak mudah dihinggapi noda sidik jari, sekaligus memberikan sensasi yang lembut di tangan.

Mengikuti jejak pendahulunya, Edge 60 Fusion, sang penerus ini kembali menawarkan desain layar melengkung alias curved. Bagi yang sudah terbiasa menggunakan layar datar, mungkin akan sedikit kagok memakai HP ini lantaran terkena isu mistouch. Meski begitu, layar melengkung ini sungguh membuat bezel di sekelilingnya sangat tipis, memberikan immersion lebih mendalam saat menonton film di layar.

Bicara soal layar, Motorola Edge 70 Fusion menggunakan panel pOLED quad-curved 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Layar ini mendukung refresh rate 144 Hz dan mendukung tingkat kecerahan maksimal 5.200 nit, sehingga layarnya tetap terlihat tajam dan cerah meski di bawah terik matahari. Sebagai perlindungannya, layar ini diproteksi kaca Gorilla Glass 7i agar tidak mudah baret dan retak.

Di sisi belakangnya tersemat modul kamera persegi yang terletak di pojok kiri atas. Sebagai salah satu bagian dari jajaran produk smartphone Motorola, ponsel ini kembali menghadirkan lekukan ergonomis yang menghubungkan modul kamera dan bodi belakang secara seamless.

Desain tersebut memang kerap diterapkan untuk seluruh HP Motorola, mencegah jari tangan dari rasa “ditusuk” saat tak sengaja menyentuh ujung modul kamera. Kendati begitu, camera bump di ponsel ini tergolong cukup menonjol sehingga akan mudah goyang saat disimpan di atas permukaan datar seperti meja.

Motorola menawarkan tiga varian warna untuk pasar Indonesia yakni Pantone Silhouette, Pantone Sporting Green, dan Pantone Orient Blue. Unit yang dipegang tim 91Mobiles Indonesia kebetulan merupakan varian Pantone Silhouette yang cukup unik. Warnanya terlihat nyaris hitam pekat dengan sedikit nuansa biru gelap, cocok bagi yang tidak suka warna ramai namun menghindari warna hitam polos yang terkesan kaku.

Di luar dari tampilannya yang sangat “lifestyle” dan modis, rupanya Motorola Edge 70 Fusion juga menawarkan sisi ketahanan yang kuat. Ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 agar tidak mudah rusak saat terkena debu atau terendam di air. Terdapat juga standar militer MIL-STD-810H sehingga kuat terhadap benturan, guncangan, dan sederet kondisi ekstrem lainnya.

Spesifikasi dan fitur AI

Tampilan antarmuka “About Phone” dan informasi hardware Motorola Edge 70 Fusion.

Motorola Edge 70 Fusion diotaki dengan chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang tergolong powerful di kelas harga menengah. Perangkat ini berjalan pada sistem operasi Android 16 dengan antarmuka Hello UI yang bersih dan minim bloatware, sehingga menyisakan ruang yang lebih lega untuk menunjang game dan aplikasi. Motorola juga menjanjikan dukungan pembaruan yang cukup langgeng, yakni 5 tahun pembaruan OS utama dan patch keamanan.

Perangkat ini ditawarkan dalam satu-satunya varian memori yakni storage 256 GB dengan RAM 8 GB. Pengguna masih dapat memperluas RAM ini dengan RAM virtual sebanyak 4 GB, sehingga totalnya menjadi 12 GB.

Motorola menyematkan konfigurasi dual camera di punggungnya yang terdiri atas sensor utama 50 MP Sony LYT-710 (plus OIS) serta kamera ultrawide 13 MP. Menariknya lagi, kamera ultrawide ini juga berfungsi sebagai kamera makro lantaran sudah mengusung autofokus. Untuk selfie dan video call, Edge 70 Fusion disematkan dengan kamera depan 32 MP.

Antarmuka kamera Motorola Edge 70 Fusion.

Selain unggul di hardware, Motorola juga menyematkan fitur Moto AI dengan beragam alat kecerdasan buatan yang mumpuni. Salah satunya adalah Next Move yang dapat memindai dan memahami konteks di layar secara real-time, kemudian menyarankan langkah selanjutnya yang dapat diambil.

Lalu, terdapat Generative Tools yang terdiri atas Image Studio (pembuatan stiker atau wallpaper kustom) dan Playlist Studio (pembuatan playlist otomatis). Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Catch Me Up untuk meringkas informasi penting, serta Pay Attention dan Remember This untuk membantu mencatat informasi.

Motorola Edge 70 Fusion juga disematkan dengan baterai Si/C 7.000 mAh, jauh meningkat dari baterai 5.500 pada pendahulunya. Meski berkapasitas besar, proses pengisiannya tetap tergolong cepat karena mengandalkan unit charger TurboPower 68W di boks penjualannya.

Kehadiran perangkat ini adalah bukti bahwa pengguna tidak perlu mengorbankan kenyamanan desain demi mendapatkan baterai yang tahan lama. Di Indonesia, Motorola Edge 70 Fusion sudah dapat dibeli pada 24 April 2026 dengan harga promo khusus Rp 5.999.000 hingga 30 April 2026. Setelahnya, akan diberlakukan harga normal Rp 6.299.000.

Home Fitur