
Xiaomi baru saja meresmikan kehadiran duo ponsel X Series terbarunya di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar di Jakarta (4/2/2026). Berbeda dari sebelumnya, kedua produk yang menyasar segmen gaming itu kini mengusung nama baru dengan embel-embel “Pro” .
Smartphone bernama Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max tersebut bakal mulai dijual pada 4 April 2026 dengan harga mulai Rp 4 jutaan. Kendati dibanderol relatif terjangkau, keduanya memiliki kinerja tinggi dengan chipset MediaTek seri Dimensity 8500 dan Dimensity 9500.
Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max turut menghadirkan desain baru dengan Dynamic RGB Light berupa cincin di lensa kamera belakang. Simak tampilan selengkapnya dalam penelusuran singkat oleh 91mobiles Indonesia di bawah.
Table of Contents
Desain Poco X8 Pro dan Pro Max: Serba flat, IP69K
Lini Poco X7 Series keluaran tahun lalu memiliki tampilan yang tidak konsisten karena dua anggotanya, Poco X7 dan Poco X7 Pro, datang dengan desainnya sendiri yang tampak berlainan. Layarnya pun tak sama, di mana satu ponsel melengkung dan yang lainnya rata.
Poco X8 Pro Series mengubah hal tersebut dengan menyelaraskan tampilan kedua ponsel anggotanya. Baik Poco X8 Pro maupun Pro Max sama-sama menempatkan kamera belakang dalam modul berbentuk kapsul dan diperkuat frame aluminium berbentuk flat, layar mereka juga rata dan dilapis kaca pelindung Gorilla Glass 7i.
Duo ponsel teranyar dari Xiaomi ini turut memiliki ketahanan tinggi terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP66/IP67/IP68/IP69/IP69K. Artinya, bukan hanya bisa dirandam, mereka pun sanggup bertahan dari semburan air bertekanan dan bersuhu tinggi dari jarak dekat
Bedanya, ukuran kedua ponsel berbeda. Poco X8 Pro Max mengusung layar terbesar yang pernah ada di lini X Series dengan panel display AMOLED 6,83 inci (2.772 x 1.280 piksel) yang turut menyematkan pemindai sidik jari in-display berjenis ultrasonic.
Sementara itu, Poco X8 Pro lebih ringkas dengan layar AMOLED 6,59 inci (2.756 x 1.268 piksel), sementara pemindai sidik jarinya berjenis optik. Kedua ponsel memiliki refresh rate dan tingkat kecerahan maksimal yang sama, di angka 120 Hz dan 3.500 nits.

Salah satu keunikan Poco X8 Pro Series dibandingkan dengan pendahulunya adalah fitur Dynamic RGB Light, yakni dua lampu LED berbentuk cincin yang terletak di bagian dalam masing-masing penampang lensa kamera belakang. Fungsinya adalah sebagai indikator notifikasi hingga menampilkan efek lighting ketika bermain game.
Dynamic RGB Light dapat diatur agar hanya muncul pada kondisi tertentu seperti masuknya notifikasi atau senantiasa menyala seperti ketika mengikuti irama musik yang sedang dimainkan. Lampu ini memberikan kesan unik pada Poco X8 Pro dan X8 Pro Max yang membuatnya terkesan berbeda dibandingkan dengan ponsel lain.
Spesifikasi Poco X8 Pro dan Pro Max: Chipset Kencang, baterai jumbo
Poco X8 Pro dan Pro Max bisa dibilang benar-benar “naik kelas” dibandingkan dengan dua pendahulunya apabila dilihat dari spesifikasi hardware. Poco X8 Pro, misalnya, menggunakan chip seri Dimensity 8000 Series seperti Poco X7 Pro sebelumnya, yakni Dimensity 8500 Ultra.
Adapun Poco X8 Pro Max ditenagai chipset seri tertinggi dari MediaTek, Dimensity 9000 Series, tepatnya Dimensity 9500s yang baru diumumkan di awal tahun 2026. Chipset ini diposisikan setingkat di bawah model teratas dari MediaTek, Dimensity 9500, tapi tetap mampu membuahkan kinerja sangat tinggi.
Menurut Poco, X8 Pro sanggup meraih skor AnTuTu di kisaran 2,2 juta poin, sedangkan X8 Pro Max menembus 3 juta poin di benchmark yang sama. Bisa dibilang bahwa keduanya memiliki performa mumpuni sebagai HP gaming.
Peningkatan yang tak kalah penting dibandingkan dengan generasi terdahulu adalah kapasitas baterai yang jauh meningkat. Poco X8 Pro datang dengan baterai 6.500 mAh yang sedikit lebih besar dibandingkan dengan kapasitas 6.000 mAh di Poco X8 Pro.
Sementara itu, Poco X8 Pro Max memiliki baterai jumbo dengan kapasitas fantastis, mencapai 8.500 mAh, sehingga diklaim sebagai HP berbaterai terbesar di lini X Series sekaligus smartphone pertama yang menawarkan kapasitas setara tablet itu di Indonesia.
Kedua ponsel datang dengan kemampuan charging yang sama, dengan dukungan fast charging 100 watt dan reverse charging 27 watt untuk mengisi baterai perangkat lain. Poco X8 Pro dan Pro Max pun sudah menjalankan sistem operasi HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan jaminan upgrade versi Android sebanyak empat generasi dan update sekuriti selama 6 tahun.
Harga Poco X8 Pro dan Pro Max: naik kelas, mulai Rp 4 jutaan
Poco memasarkan X8 Pro dan Pro Max di Indonesia dengan banderol yang terlihat masuk akal dibandingkan dengan produk terdahulu. Poco X8 Pro dijual dengan harga mulai Rp 4 jutaan, mirip-mirip dengan Poco X7 Pro tahun lalu.

Versi Pro Max dijual dengan harga lebih tinggi di kisaran Rp 6 jutaan yang masih bisa dimaklumi mengingat perangkat ini “naik kelas” dan belum pernah ada di generasi sebelumnya. Daftar harga kedua ponsel adalah sebagai berikut.
Poco X8 Pro Max
12 GB/ 256 GB: Rp 6.099.000
12 GB/ 512 GB: Rp 6.599.000
Poco X8 Pro
8 GB/ 256 GB: Rp 4.399.000
8 GB/ 512 GB: Rp 4.799.000
12 GB/ 512 GB: Rp 5.399.000

Poco X8 Pro
8 GB/ 256 GB: Rp 4.999.000
8 GB/ 512 GB: Rp 5.399.000
12 GB/ 512 GB: Rp 5.799.000
Poco X8 Pro Max
12 GB/ 256 GB: 6.699.000
12 GB/ 512 GB: Rp 7.199.000
Xiaomi turut memasarkan Poco X8 Pro Iron Man Edition hasil kerja sama dengan Marvel dalam jumlah terbatas mulai 4 April 2026. Untuk melihat tampilannya, silakan kunjungi artikel 91mobiles Indonesia di tautan ini.










