
Seri “T” dari Xiaomi merupakan salah satu lini smartphone yang paling ditunggu tiap tahun. Apalagi, sejak kehadiran Xiaomi 13T yang mulai menyematkan kamera rancangan Leica, setelah sebelumnya hanya tersedia di perangkat flagship besutan perusahaan tersebut.
Tradisi kamera Leica terus berlanjut hingga kini lewat Xiaomi 17 Pro yang baru saja diperkenalkan. Ponsel ini sebenarnya bisa dibilang masih mirip Xiaomi 15T Pro, tapi Xiaomi telah memperbaiki satu hal yang mungkin menjadi kelemahan utama dari model keluaran tahun lalu itu. Ikuti ulasan singkatnya di bawah.
Table of Contents
Unboxing Xiaomi 17T Pro: Charger lebih kuat
Xiaomi 17T Pro datang dalam kotak kemasan berwarna dasar putih dengan logo “red dot” Leica, khas lini ponsel premium dan flagship sang pabrikan (kecuali Leica Leitzphone yang merupakan edisi khusus Xiaomi 17 Ultra).
Pengalaman unboxing-nya pun sudah bisa ditebak, dengan selembar ucapan terima kasih yang langsung menyambut pengguna begitu membuka kemasan. Di baliknya, ada sebuah folder kertas yang memuat booklet panduan singkat dan sebuah softcase.
Seperti Xiaomi 15T Pro sebelumnya, agak disayangkan bahwa casing lunak tersebut tidak transparan sehingga menutupi desain ponsel. Namun, setidaknya warnanya yang biru gelap masih matching dengan keseluruhan ponsel.
Unit charger yang disertakan di dasar kemasan kini lebih kuat karena menyediakan keluaran daya sebesar 100 watt, sesuai dengan dukungan fast charging Xiaomi 17T Pro yang meningkat dibanding pendahulunya (90 watt). Adapun fast wireless charging tetap berada di angka 50 watt.
Peningkatan lainnya yang lebih penting adalah kapasitas baterai kini menjadi 7.000 mAh, jauh lebih besar dibandingkan dengan 5.500 mAh pada Xiaomi 15T Pro. Boleh dibilang Xiaomi 17T Pro telah mengatasi kelemahan utama dari pendahulunya tersebut.

Desain dan spesifikasi Xiaomi 17T Pro: Lebih kalem, tapi makin galak
Dari segi tampilan, Xiaomi 17T Pro terlihat masih mirip dengan model terdahulu. Modul kameranya berbentuk persegi dengan sudut-sudut membulat dan empat lensa yang tersusun secara simetris.
Jumlah kamera belakang sebenarnya tiga, satu lingkaran lagi hanya bersifat dekoratif. Sebuah logo “Leica” yang tertulis dalam huruf kapital terletak persis di tengah. LED flash duo tone berbentuk kapsul kecil ditempatkan di luar modul.
Bedanya, pinggiran camera island ponsel ini lebih simple, tak lagi memiliki tapered sides yang mengilap. Xiaomi 17T Pro pun tampak lebih kalem, terutama untuk varian berwarna gelap seperti Deep Blue yang diperoleh 91mobiles Indonesia. Pilihan warna lainnya mencakup Deep Violet dan Black.
Di balik layar eye-care 6,83 inci (144 Hz) kini tertanam MediaTek Dimensity 9500, digabungkan dengan konfigurasi RAM dan media internal 12GB/512 GB. Dengan “otak” setara sebagian HP flagship terbaru, Xiaomi 17T Pro pun makin galak dibandingkan dengan pendahulunya yang menggunakan Dimensity 9400 Plus.
Xiaomi 17T Pro dan “adiknya”, Xiaomi 17T, kini sudah meluncur secara internasional di wilayah Eropa. Berdasarkan keterangan di laman media sosial Xiaomi Indonesia, keduanya akan dirilis di Tanah Air pada 2 Juni mendatang.










