
Huawei belum lama ini resmi meluncurkan versi berikutnya dari sistem operasi yang tengah mereka kembangkan. Versi terbaru yang disebut HarmonyOS Next ini akan sepenuhnya lepas dari Android, sehingga tidak lagi dapat menggunakan aplikasi-aplikasi berformat “.apk” (Android Package Kit). Akan tetapi, kabar terbaru mengatakan bahwa perangkat HarmonyOS Next rupanya masih bisa menginstal aplikasi Android. Kok bisa?
Sejak mengalami isu perdagangan dengan Amerika Serikat, Huawei sudah tidak bisa lagi memakai layanan seluler Google. Sejak saat itu, mereka beralih dari antarmuka EMUI yang masih berbasis Android menjadi HarmonyOS. Ini merupakan sistem operasi yang benar-benar baru, namun masih dibangun di atas AOSP (Proyek Open Source Android) sehingga masih kompatibel dengan aplikasi Android.
Barulah pada Oktober 2024, HarmonyOS Next diluncurkan sebagai sistem operasi independen yang sepenuhnya lepas dari Android. Kini, HarmonyOS Next akan menjadi sistem operasi pesaing dari Android dan juga iOS, dan dicanangkan bakal memiliki ekosistem aplikasinya sendiri ketimbang “bergantung” pada ekosistem aplikasi Android.
Kendati sekarang sudah ada 15 ribu aplikasi yang tergabung dalam ekosistem HarmonyOS Next, namun tetap saja jauh lebih rendah dari Android yang punya lebih dari 1 juta aplikasi. Alhasil wajar saja apabila banyak orang yang berharap masih bisa menginstal aplikasi Android di HarmonyOS Next.
Kabar baiknya, ada sebuah aplikasi emulator yang bisa diunduh dari AppGallery. Emulator ini disebutkan dapat menginstal aplikasi Android dengan pengalaman yang lancar.
Table of Contents
Jadi, seorang pengguna HarmonyOS Next versi beta baru-baru ini membeberkan keberadaan emulator Android di situs Reddit. Emulator tersebut bernama “EasyAbroad”, dapat ditemukan dan diunduh pada aplikasi AppGallery (Google Play Store versi Huawei).
Aplikasi “EasyAbroad” ini tampaknya diperuntukkan pada perangkat Huawei yang beredar di luar China, serta membutuhkan layanan seluler Google (GMS) untuk menjalankan sejumlah fungsi dasar.