Huawei Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Sorotan
  • Mate 80 Pro menandai kembalinya ponsel flagship seri Mate dari Huawei ke Indonesia.
  • Perangkat ini mendampingi Pura 80 Series di papan atas sebagai ponsel all-around yang dibekali kamera mumpuni.
  • Di Indonesia, Huawei Mate 80 Pro tersedia dalam tiga varian warna dan dijual dengan harga mulai Rp 18 juta.

Huawei baru saja meresmikan kehadiran smartphone Mate 80 Pro di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Produk ini menandai kembalinya ponsel seri Mate ke Tanah Air setelah absen beberapa tahun, sejak Mate 40 Pro dirilis pada akhir 2020.

Berbeda dengan lini Pura 80 Series yang merupakan flagship camera-centric, Mate 80 Pro cenderung lebih all-around, tapi tetap menyajikan kemampuan fotografi mumpuni dengan True-to-Colour Camera System. Kamera utamanya dibekali variable aperture f/1.4-4.0, sementara kamera telephoto yang memiliki jangkauan zoom optis 4x juga mampu berperan sebagai kamera macro lewat fokus jarak dekat.

Hands-on Huawei Mate 80 Pro, HP Flagship All-around
Variable aperture di kamera utama Huawei Mate 80 Pro dalam keadaan dibuka penuh (foto kiri) dan dikecilkan.

Dari segi desain, Mate 80 Pro memiliki bodi ramping yang jauh lebih ringkas dibandingkan dengan Pura 80 Series. Huawei juga menerapkan konsep “Dual Space Rings” berupa pola berbentuk cincin yang ditempatkan persis di bawah modul kamera sehingga menarik perhatian.

Spesifikasi Huawei Mate 80 Pro

Hands-on Huawei Mate 80 Pro, HP Flagship All-around
Bagian belakang Huawei Mate 80 Pro.
  • Bodi: Ponsel ini memiliki dimensi fisik 161,845 x 76 x 7,95 mm dengan bobot sekitar 219 gram. Sesuai standar ponsel flagship masa kini, terdapat ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/ IP69.
  • Layar: Huawei menggunakan panel display LTPO OLED berdiagonal 6,75 inci (2.832 x 1.280 piksel) dengan refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan maksimal 3.000 nits, high frequency dimming 1.440 Hz, dan touch sampling rate 300 Hz.
  • Chipset: Mate 80 Pro ditenagai chipset buatan Huawei sendiri, yakni Kirin 9030 Pro, dengan 8 inti CPU (1x 2,75 GHz, 4x 2,27 GHz, dan 4x 1,72 GHz) berikut GPU Maleoon 935.
  • Memori: Di Indonesia, Mate 80 Pro tersedia dalam satu varian konfigurasi RAM dan storage, yakni 16 GB/ 512 GB.
  • Kamera: Unit kamera utama menggunakan sensor RYYB 50 MP dengan lensa variable aperture (f/1.4-4.0, 24 mm OIS), sedangkan kamera tele-macro memiliki sensor 48 MP dengan lensa berjangkauan zoom optis 4x (f/2.1, 93 mm OIS).

    Kamera ultrawide juga dibekali sensor RYYB dengan resolusi 40 MP (f/2.2, 13 mm, AF), sedangkan kamera depan beresolusi 13 MP (f/2.0, 18 mm, AF). Uniknya, Mate 80 Pro juga menyematkan kamera 3D ToF untuk face detection secara tiga dimensi yang memiliki tingkat keamanan tinggi.
  • Baterai: Kapasitas penampungan daya baterai Huawei Mate 80 Pro adalah 5.750 mAh, serta turut mendukung fast charging 100 watt dan fast wireless charging 80 watt.
  • Software: Versi internasioanal dari Huawei Mate 80 Pro -termasuk di Indonesia- menjalankan sistem operasi EMUI 15.

Harga Huawei Mate 80 Pro

Huawei Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Huawei menyediakan tiga pilihan warna untuk Mate 80 Pro yang dipasarkan di Indonesia, yaitu Hitam, Hijau, dan Emas. Harganya adalah Rp 16.999.000.

Mate 80 Pro bisa diperoleh mulai 24 April 2026 di berbagai kanal ritel dan penjualan online. Konsumen yang melakukan pembelian selama periode promosi pada 24 April-24 Mei 2026 akan mendapatkan benefit dengan nilai total Rp 7,5 juta, termasuk bank cashback hingga Ro 3 juta, trade-in cashback hingga Rp 2 juta, penggantian screen protector sebanyak 4 kali dalam 2 tahun, dan penggantian baterai 1 kali dalam 5 tahun.

Masih penasaran? Beberapa waktu lalu, 91mobiles Indonesia telah melakukan hands-on Huawei Mate 80 Pro dan menjajal kebolehan kameranya dalam memotret. Simak selengkapnya dalam artikel di tautan berikut. 

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.