Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Harga Naik Rp 3 Juta, Apa Saja yang Meningkat?

Infinix baru saja memperbarui lini ponsel gaming andalannya dengan meresmikan Infinix GT 50 Pro pada April 2026 di Indonesia. Kehadirannya berselang sekitar sebelas bulan setelah pendahulunya, Infinix GT 30 Pro, menyapa para gamer Tanah Air pada Mei 2025.

Melalui seri terbaru ini, Infinix menjanjikan pengalaman gaming lebih stabil dan konsisten melalui teknologi pendinginan teranyar. Namun, dengan selisih harga yang cukup signifikan, apakah peningkatan yang dibawa Infinix GT 50 Pro terbilang worth it?

Atau apakah Infinix GT 30 Pro masih menjadi pilihan dengan value-for-money yang lebih baik? Untuk menjawabnya, simak pada perbandingan Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro mendalam berikut ini.

Table of Contents

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Harga

Di pasar Indonesia, Infinix GT 50 Pro dipasarkan sebagai ponsel gaming kelas menengah yang lebih premium dengan banderol harga mulai dari Rp 6.999.000. Harga tersebut naik drastis dibandingkan harga peluncuran Infinix GT 30 Pro yang berada di angka Rp 3.999.000 untuk varian terendahnya. Ya, selisih harga kedua HP ini mencapai Rp 3 juta.

Meski lebih mahal, kenaikan harga Infinix GT 50 Pro dikompensasi dengan peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan, mulai dari kapasitas baterai, sistem pendinginan liquid, hingga teknologi shoulder trigger yang lebih canggih. Paket penjualan HP ini juga dilengkapi dengan GT Cooling Set yang menyertakan aksesoris pendingin GT MagCharge Cooler 2.0.

VarianHarga Infinix GT 50 ProHarga Infinix GT 30 Pro
RAM 8 GB/ 256 GBRp 3.999.000
RAM 12 GB/ 256 GBRp 6.999.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 7.999.000Rp 4.699.000

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Performa

Infinix GT 50 Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate (4 nm) yang menorehkan skor AnTuTu v11 sekitar 2.047.426 poin, unggul sekitar 18 persen dibandingkan Dimensity 8350 Ultimate (4 nm) milik Infinix GT 30 Pro dengan skor 1.737.884 poin, berdasarkan data dari NanoReview.

Dengan skor yang lebih tinggi, Dimensity 8450 bakal sanggup menjalankan game dengan frame rate lebih mulus atau tingkatan grafis lebih tinggi. Kali ini juga Dimensity 8450 hadir dengan arsitektur “all-big-core” Cortex A725, kontras dengan Dimensity 8350 yang masih menghadirkan core efisiensi Cortex A510.

Peningkatan performa pada GT 50 Pro juga didukung oleh standar penyimpanan UFS 4.1 yang lebih unggul ketimbang UFS 4.0 pada generasi pendahulunya. Kini Infinix GT 50 Pro juga mendukung sistem pendingin HydroFlow Liquid Cooling Architecture dengan micro-pump dan vapor chamber yang luas guna menjaga stabilitas suhu. Sedangkan, Infinix GT 30 Pro masih menggunakan sistem pendingin konvensional.

Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Infinx GT 50 Pro,

Sang pendahulunya ini masih mengandalkan sistem pendingin pasif berbasis vapor chamber berukuran besar dengan struktur multi-layer untuk menyerap dan menyebarkan panas dari chipset ke seluruh bodi perangkat.

Ini kontras dengan liquid cooling aktif pada GT 50 Pro yang tidak hanya mengandalkan vapor chamber saja, melainkan juga ditambahkan dengan loop cairan tertutup dengan micro-pump.

Infinix mengklaim bahwa GT 50 Pro memiliki micro-pump liquid cooling berukuran terbesar di kelasnya dengan cakupan pendinginan yang meliputi 100 persen area chipset sebagai sumber panas utama. Fitur liquid cooling ini disebut dapat menjaga stabilitas performa GT 50 Pro saat bermain game secara intensif.

Ketika ponsel dipakai secara intensif, panas dari chipset diserap ke pelat pendingin, lalu cairan di dalam jalur tersebut dipompa agar menjauh dari titik panas. Dengan adanya sirkulasi ini, panas tidak hanya disebarkan, melainkan juga dipindahkan ke area lain untuk didinginkan sebelum kembali bersirkulasi. Ini akan jauh lebih efektif dalam menurunkan suhu chipset sehingga lebih terhindar dari masalah throttling.

SpesifikasiInfinix GT 50 ProInfinix GT 30 Pro
ChipsetDimensity 8400 Ultimate (4 nm)Dimensity 8350 Ultimate (4 nm)
CPU dan GPU8-core (1x 3,25 GHz Cortex A725, 3x 3 GHz Cortex A725, 4x 2,1 GHz Cortex A725), GPU Mali-G720 MP78-core (1x 3,35 GHz Cortex A715, 3x 3,2 GHz Cortex A715, 4x 2,2 GHz Cortex A510), GPU Mali-G615 MP6
AnTuTu v112.047.426 poin1.737.884 poin
Geekbench 61.621 poin (single-core), 6.535 poin (multi-core)1.469 poin (single-core), 4.431 poin (multi-core)

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Desain dan layar

Tiga varian warna Infinix GT 50 Pro.

Dari segi tampilan, Infinix GT 50 Pro mengusung desain punggung transparan yang memperlihatkan aliran cairan pendingin, dilengkapi empat garis LED RGB diagonal yang dapat dikustomisasi. Sedangkan, Infinix GT 30 Pro menggunakan desain Cyber Mecha 2.0 dengan pola agresif dan lampu RGB.

Secara garis besar, keduanya sama-sama menampakkan ciri khas ponsel gaming dengan desain yang kental akan nuansa futuristik, namun dengan cara yang berbeda. Dua ponsel ini dibekali layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz.

Infinix GT 30 Pro.

Fitur shoulder trigger alias tombol bahu pada Infinix GT 50 Pro mengalami peningkatan, yakni mendukung input tapping, pressing, dan swiping. Ini kontras dengan tombol bahu GT 30 Pro yang hanya berupa tombol kapasitif biasa.

Menyoal ketahanan bodi, masing-masing dilindungi dengan kaca proteksi Gorilla Glass 7i di layar, serta mengantongi sertifikasi IP64 agar tidak mudah rusak ketika terkena debu dan percikan air dari segala arah.

Kendati ukuran layarnya sama, dimensi bodi Infinix GT 50 Pro tetap sedikit berubah menjadi 162,4 mm x 77,2 mm x 8,2 mm dari Infinix GT 30 Pro yang sebesar 163,7 x 75,8 x 8 mm. Sang penerus ini juga kini sedikit lebih berat dengan bobot 198 gram ketimbang GT 30 Pro dengan berat 189 gram.

SpesifikasiInfinix GT 50 ProInfinix GT 30 Pro
Layar6,78 inci AMOLED (1.208 x 2.644 piksel), refresh rate 144 Hz6,78 inci AMOLED (1.224 x 2.720 piksel), refresh rate 144 Hz
Dimensi bodi162,4 x 77,2 x 7,2 mm, 198 gram163,7 x 75,8 x 8 mm, 189 gram
Tombol bahuPressure-sensitive (tap, press, swipe)Kapasitif
KetahananGorilla Glass 7i, IP64Gorilla Glass 7i, IP64

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Kamera

Sektor kamera justru mengalami perubahan resolusi yang unik. Bukannya naik, resolusi kamera utama Infinix GT 50 Pro malah menurun menjadi 50 MP, kontras dengan pendahulunya yang memakai kamera 50 MP.

Meski resolusinya menurun, kamera ini sudah mendukung fitur OIS untuk hasil foto dan video yang lebih stabil, lain halnya dengan Infinix GT 30 Pro yang hanya mengusung EIS.

Absennya OIS pada GT 30 Pro ini terlihat dari tidak adanya penyebutan OIS di laman spesifikasi resmi. Di laman spesifikasi pada TechSpecs.Info pun secara eksplisit menyebutkan bahwa OIS memang tidak tersedia di Infinix GT 30 Pro.

Perihal jenis sensor, Infinix tidak mengungkapkan identitas dari kamera utama milik GT 50 Pro. Namun, untuk GT 30 Pro, diketahui bahwa sensor yang dipakai adalah 108 MP Samsung ISOCELL HM6, sensor yang juga digunakan pada Infinix GT 20 Pro.

Infinix GT 50 Pro dan GT 30 Pro sama-sama hadir dengan ultrawide 9 MP dengan bidang pandang 111 derajat dan juga fitur autofokus. Kamera depannya pun kompak beresolusi 13 MP yang dapat merekam video pada resolusi 4K 30 FPS.

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Baterai dan pengisian daya

Sebagai generasi penerus, Infinix GT 50 Pro disuplai dengan kapasitas baterai 6.500 mAh. Angka ini meningkat dari baterai 5.500 mAh pada Infinix GT 30 Pro.

Namun meski kapasitasnya berbeda, keduanya kompak mendukung kecepatan pengisian yang sama, yakni 45 watt via kabel dan 30 watt nirkabel. Keduanya juga mendukung fitur reverse wireless charging 5 watt untuk mengisi daya perangkat lain secara nirkabel.

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Software

Infinix GT 50 Pro dirilis dengan sistem operasi terbaru Android 16 dan antarmuka XOS 16. Infinix juga menjanjikan masa pembaruan yang lebih panjang untuk varian terbaru ini, yakni hingga 3x masa pembaruan versi Android dan 5 tahun pembaruan keamanan.

Sebagai perbandingan, GT 30 Pro yang dirilis dengan Android 15 hanya dijanjikan 2 kali pembaruan Android dan 3 tahun pembaruan keamanan.

Infinix GT 50 Pro juga disertai beragam fitur kecerdasan buatan (AI) seperti AI Smart Trigger yang bisa membuat sejumlah aksi di game menjadi otomatis, misalnya seperti auto-combo atau shortcut skill tertentu.

AI Voice Prompt juga hadir untuk memberikan arahan saat bermain game (real-time assist), begitu pun dengan AI Magic Voice Changer yang dapat mengubah suara saat melakukan voice chat.

Fitur-fitur tersebut sayangnya absen pada Infinix GT 30 Pro, yang hanya dibekali sejumlah fitur AI lebih mendasar seperti untuk produktivitas (penerjemahan, ringkasan, dan lain-lain), pengeditan foto, serta optimasi gaming yang lebih terbatas.

Dari penjabaran di atas, terlihat bahwa Infinix GT 50 Pro semakin menyerupai HP gaming flagship lantaran punya tombol bahu yang lebih canggih, yakni dapat melakukan tap, press, dan swipe untuk menghasilkan perintah berbeda. Baterainya mengalami peningkatan kapasitas, begitu pun dengan chipset yang kini lebih bertenaga serta sistem pendingin yang lebih canggih.

Sayangnya, Infinix GT 50 Pro mengalami lonjakan harga cukup tinggi dari pendahulunya, yakni selisih Rp 3 juta. Hal ini membuat GT 30 Pro terlihat lebih menggiurkan, karena dapat memberikan pengalaman gaming memadai dengan harga lebih murah. Jika masih bingung ingin memilih yang mana dari keduanya, bisa menyimak poin perbandingan berikut ini.

Pilih Infinix GT 50 Pro kalau…

Pilih Infinix GT 30 Pro kalau…

Home Fitur