
Penggemar ponsel tipis dengan harga murah pasti akan dibuat gembira oleh dua smartphone yang rilis di Indonesia belakangan ini, yaitu Infinix Hot 60 Pro Plus dan Tecno Spark 40 Pro Plus.
Dua smartphone ini kompak dirilis di Indonesia pada hari yang sama yaitu Kamis, 21 Agustus 2025. Harganya pun sama-sama berada di rentang Rp 2 jutaan, juga memiliki bodi super tipis dan layar curved yang membuatnya nyaman digenggam.
Bahkan, Infinix Hot 60 Pro Plus kini memegang rekor Guinness sebagai “Smartphone Layar 3D-Curved Tertipis di Dunia” dengan ketebalan 5,95 mm. Walau tidak setipis pesaingnya, Tecno Spark 40 Pro yang setipis 6,5 mm ini tetap tergolong langka karena punya wireless charging di harga Rp 2 jutaan.
Lantas, mana yang lebih unggul di antara keduanya? Simak pada perbandingan Infinix Hot 60 Pro Plus dan Tecno Spark 40 Pro Plus berikut ini.
Table of Contents
Dua smartphone ini sama-sama mengusung rentang harga Rp 2 jutaan, sehingga cocok dimiliki bagi mereka yang punya dana terbatas. Namun di antara keduanya, Tecno Spark 40 Pro Plus masih dibanderol lebih murah kendati hanya selisih Rp 150 ribu.
Spark 40 Pro Plus juga menggunakan chipset yang sama dengan Infinix Hot 60 Pro Plus yaitu Helio G200. Dengan harga lebih murah, pengguna bisa merasakan performa gaming yang sama. Keduanya pun kompak mengusung varian RAM 8 GB/ 128 GB dan RAM 8 GB/ 256 GB. Berikut ini daftar harganya dalam bentuk tabel.
| Varian memori | Infinix Hot 60 Pro Plus | Tecno Spark 40 Pro Plus |
| RAM 8 GB/ 128 GB | Rp 2.599.000 (eksklusif di Tokopedia dan TikTok Shop) | Rp 2.449.000 |
| RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 2.799.000 | Rp 2.579.000 |
Dari sisi layar, kedua smartphone ini bak pinang dibelah dua karena saking miripnya, yakni sama-sama AMOLED curved 6,78 inci dengan resolusi 1.224 x 2.720 piksel dan refresh rate 144 Hz.
Namun saat dilihat dari belakang, keduanya tampak sedikit berbeda. Modul kamera masing-masing ponsel kompak mengusung format vertikal. Namun, lensa kamera di Infinix Hot 60 Pro Plus dirancang menyerupai kotak. Kontras dengan Spark 40 Pro Plus dengan tiga lensa berbentuk lingkaran.
Lalu, ukuran camera island pada Spark 40 Pro Plus sedikit lebih lebar, serta memiliki Dual LED Flash berbentuk bulat. Berbeda dengan LED Flash pada Infinix Hot 60 Pro Plus yang berbentuk oval.
Infinix Hot 60 Pro memiliki ketebalan bodi sangat tipis yaitu 5,95 mm, dengan bobotnya yang super ringan di angka 155 gram. Ini adalah ketebalan dan bobot yang paling kecil di kelas harganya.
Rangka tengah pada ponsel ini diklaim menggunakan aluminium kelas aerospace dengan peningkatan kekuatan tarik hingga 18,3 persen dan daya tahan jatuh 1,5 meter. Bodi belakangnya terbuat dari komposit serat kaca 0,36 mm yang diklaim 4x lipat lebih tahan benturan ketimbang material biasa.
Infinix Hot 60 Pro telah lolos uji sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan terhadap semprotan air bertekanan rendah, lebih unggul dari Tecno Spark 40 Pro Plus dengan rating IP64 (tahan cipratan air saja).
Dua varian warna bernama Sonic Yellow dan Moco Cyber Green diduga menggunakan bahan material eco leather yang membuatnya nyaman di genggaman. Sayangnya, dua opsi warna ini tidak diboyong masuk ke Indonesia.
Sementara itu, Coral Tides dan Misty Violet tampak begitu cantik dengan gradasi warna yang indah di saat Titanium Silver dan Sleek Black terlihat lebih kalem dengan warna satu nada.
Beralih ke Tecno Spark 40 Pro Plus, smartphone ini diduga menggunakan material berbahan plastik untuk bodi belakangnya. Walau begitu, bobot dan dimensi ponsel ini sangat ringkas dengan ketebalan 6,5 mm dan bobot 160 gram, kendati belum setipis dan seringan Infinix Hot 60 Pro Plus.
Varian-varian warnanya pun tampak lebih sederhana dan kurang menonjol seperti Infinix Hot 60 Pro Plus. Walau begitu, ini menjadikannya lebih mampu melebur dalam situasi profesional.
Layar keduanya sama-sama mengusung desain melengkung (curved) dengan bezel tipis dan simetris serta kamera depan punch hole. Agar tidak mudah baret atau retak, layar kedua ponsel dilapisi dengan kaca proteksi Gorilla Glass 7i.
| Spesifikasi | Infinix Hot 60 Pro Plus | Tecno Spark 40 Pro Plus |
| Dimensi bodi | 164 x 75,8 x 5,95 mm, bobot 155 gram | 163,9 x 75,8 x 6,5 mm, bobot 160 gram |
| Ketahanan | Gorilla Glass 7i (depan), serat kaca atau eco-leather (belakang), aluminium standar aerospace (bingkai), IP65 | Gorilla Glass 7i (depan), plastik (belakang dan frame), IP64 |
| Varian warna | Sleek Black, Titanium Silver, Coral Tides, dan Misty Violet | Tunda Green, Nebula Black, Aurora White |
Menyoal kapasitas baterai, kedua smartphone ini bisa dianggap sama. Pasalnya, Infinix Hot 60 Pro Plus dibekali baterai 5.160 mAh sedangkan Tecno Spark 40 Pro Plus punya kapasitas 5.200 mAh. Perbedaannya terlalu sedikit untuk dipermasalahkan.
Pun pada pengisian daya via kabel, dua-duanya kompak dibekali fast charging 45 watt. Yang menariknya adalah Tecno Spark 40 Pro Plus dilengkapi fitur eksklusif berupa wireless charging 30 watt. Fitur ini terbilang langka untuk ponsel Rp 2 jutaan.
Selain dapat mengisi baterai ponsel secara nirkabel, Tecno Spark 40 Pro Plus juga dapat dijadikan “power bank” untuk mengisi baterai ponsel lain secara wireless dengan daya 5 watt – fitur yang sering didemonstrasikan pada drama-drama Korea.
| Spesifikasi | Infinix Hot 60 Pro Plus | Tecno Spark 40 Pro Plus |
| Kapasitas baterai | 5.160 mAh | 5.200 mAh |
| Fitur pengisian daya | 45 watt via kabel, 10 watt reverse wired, bypass charging | 45 watt via kabel, 30 watt wireless charging, 5 watt reverse wireless charging, 10 watt reverse charging, bypass charging |
Infinix Hot 60 Pro menggunakan sistem antarmuka XOS 15 berbasis Android 15 saat pertama rilis. Ponsel ini dijanjikan masa pembaruan OS yang cukup panjang di kelas harganya, yaitu 3 kali update OS utama dan 5 tahun patch sekuriti.
Perihal fitur kecerdasan buatan (AI), perangkat ini dilengkapi asisten default berupa Google Gemini. Sebagai alternatifnya Infinix Hot 60 Pro Plus juga menyediakan opsi Folax Voice Assistant berbasis model DeepSeek R1.
Fitur ini dapat diakses melalui Quick Button, serta mendukung wake word (panggilan suara), balasan suara, dan kontrol perangkat secara offline. Namun untuk menjalankan fungsi AI besar, perangkat ini tetap memerlukan jaringan internet.
| Spesifikasi | Infinix Hot 60 Pro Plus | Tecno Spark 40 Pro Plus |
| Sistem operasi saat rilis | Android 15, XOS 15 | Android 15, HiOS 15 |
| Masa jaminan update | 3x pembaruan OS, 5 tahun patch keamanan | Tidak ada jaminan pembaruan OS, 2 tahun patch keamanan |
Walau pun memiliki banyak kesamaan, Infinix Hot 60 Pro Plus ternyata memiliki sejumlah kelebihan yang tak dimiliki Tecno Spark 40 Pro Plus. Contohnya seperti bodi yang lebih tipis dan ringan, ketahanan bodi yang sedikit lebih baik, serta dukungan masa jaminan update yang panjang. Namun di sisi lain, Spark 40 Pro Plus unggul dari segi fitur wireless charging. Simak pertimbangan-pertimbangan berikut ini sebelum memilih salah satunya.
Pilih Infinix Hot 60 Pro Plus kalau…
Pilih Tecno Spark 40 Pro Plus kalau…
Keduanya kompak rilis di Indonesia pada 21 Agustus 2025.
Di antara keduanya, Infinix Hot 60 Pro Plus lebih tipis dan ringan (5,95 mm, 155 gram) dibandingkan Tecno Spark 40 Pro Plus (6,5 mm, 160 gram).
Keduanya sama-sama dibekali chipset Helio G200, kamera utama 50 MP, layar curved AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz, pengisian daya 45 watt, serta bodi yang ringkas dan ringan.
Tidak, Infinix Hot 60 Pro Plus tidak mendukung wireless charging. Ponsel yang mendukung fitur ini adalah Tecno Spark 40 Pro Plus dengan daya 30 watt.