
Infinix kembali menghadirkan gebrakan baru untuk pasar kelas menengah dengan meluncurkan Infinix Note 60 Pro di Indonesia pada Kamis (19/2/2026). Melalui generasi teranyar ini, Infinix tidak hanya menawarkan pembaruan desain, melainkan juga lonjakan performa yang signifikan.
Perbedaan utamanya terletak pada peralihan chipset yang semula Helio G100 menjadi chip menengah dari Qualcomm, yakni Snapdragon 7s Gen 4. Hal ini lantas menjadi sorotan karena Infinix nyaris tidak pernah memakai chip Qualcomm sebelumnya.
Selain dapur pacu, layar, daya tahan baterai, hingga desain bodi belakangnya pun mengalami peningkatan untuk menunjang pengalaman gaming dengan lebih baik. Untuk mengetahui lebih lanjut seberapa besar peningkatannya, dapat menyimak poin perbandingan Infinix Note 60 Pro dan Infinix Note 50 Pro berikut ini.
Table of Contents
Melihat perbedaan harga kedua ponsel ini, tampak jelas bahwa Infinix berupaya membuat Note 60 Pro “naik kelas” dibandingkan pendahulunya. Bukan tanpa sebab, Note 50 Pro yang kala itu rilis dengan harga Rp 3,2 juta pada 3 Maret 2025 masih jauh lebih murah dari Infinix Note 60 Pro.
Diketahui bahwa sang penerus ini dibanderol mulai dari Rp 5,5 juta untuk varian RAM 8 GB/ 256 GB, alias sekitar Rp 2 juta lebih mahal dibandingkan Infinix Note 50 Pro. Selain karena spesifikasi yang meningkat drastis, peningkatan harga di Infinix Note 60 Pro tampaknya didorong oleh tren kenaikan harga RAM dan memori di pasar global.
Bagi yang ingin berhemat, Infinix Note 50 Pro tentu akan tampak menggiurkan. Selain karena harga rilisnya lebih murah, harga pasarannya di e-commerce pun condong mengalami penurunan.
Berdasarkan pantauan tim 91Mobiles Indonesia per Sabtu (21/2/2026), beberapa toko kini menjual Infinix Note 50 Pro dengan harga Rp 2.989.000 hingga Rp 3.049.000 di Blibli.com.
| Varian | Harga rilis Infinix Note 60 Pro | Harga rilis Infinix Note 50 Pro |
| RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 5.499.000 | Rp 3.199.000 |
| RAM 12 GB/ 256 GB | Rp 5.999.000 | – |
Seperti yang sempat disinggung di awal, perbedaan paling mencolok antara Infinix Note 60 Pro dan 50 Pro adalah pemilihan chipset. Soal dapur pacu, Infinix Note 60 Pro jauh lebih unggul dengan Snapdragon 7s Gen 4, dibangun pada fabrikasi 4 nm.
Chip Qualcomm ini memiliki CPU 8-inti yang terdiri tatas 1x Cortex-A720 (2,7 GHz), 3x Cortex-A720 (2,4 GHz), dan 4x Cortex-A520 (1,8 GHz) yang dipadankan dengan GPU Adreno 810.
Snapdragon 7s Gen 4 sudah mendukung RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1, serta menorehkan skor di kisaran 828-873 ribu pada AnTuTu v10, sebagaimana dikutip dari NanoReview.
Sementara itu, Infinix Note 60 Pro hanya diotaki dengan chip Helio G100 Ultimate yang kinerjanya lebih menyerupai HP entry-level ketimbang mid-range. Dibangun pada fabrikasi 6 nm, Helio G100 terdiri atas 2x Cortex-A76 berkekuatan 2,2 GHz dan 6x Cortex-A55 (2 GHz), berikut dengan GPU Mali-G57. Dukungan RAM dan storage-nya adalah LPDDR4x dan UFS 2.2, serta meraih skor AnTuTu v10 di kisaran 400 ribuan.
Pihak Infinix mengklaim bahwa kinerja Infinix Note 60 Pro meningkat 78 persen dibandingkan Infinix Note 50 Pro, serta memiliki GPU yang 210 persen lebih gesit. Jika diterapkan pada skenario gaming, Infinix Note 60 Pro diprediksi mampu memainkan PUBG Mobile di pengaturan grafis HDR dan frame rate Extreme/Ultra dengan stabil, sedangkan Infinix Note 50 Pro hanya bisa lancar di Smooth – Ultra.
Adapun saat memainkan Genshin Impact, Infinix Note 60 Pro diperkirakan sanggup memberikan gameplay mulus pada pengaturan grafis Medium ke High. Sementara itu, Helio G100 pada Infinix Note 50 Pro tampaknya hanya kuat di grafis Low ke Medium.
Dengan kata lain, di saat Infinix Note 50 Pro lebih cocok untuk gaming ringan dan menengah, Infinix Note 60 Pro lebih cocok untuk gaming berat, baik untuk judul game di masa sekarang maupun yang akan datang.
Selain lebih kencang, Snapdragon 7s Gen 4 pada Infinix Note 60 Pro juga sudah menghadirkan modem 5G bawaan, sehingga sudah mendukung koneksi 5G Sub-6 GHz untuk banyak operator 5G modern. Koneksi datanya lebih cepat, dan latensinya pun lebih rendah saat gaming online. Helio G100 pada Infinix Note 50 Pro sayangnya masih mentok di 4G LTE.
| Spesifikasi | Infinix Note 60 Pro | Infinix Note 50 Pro |
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 (4 nm) | Helio G100 Ultimate (6 nm) |
| CPU dan GPU | 8-core CPU (1x 2,7 GHz Cortex-A720 + 3x 2,4 GHz Cortex-A720 + 4x 1,8 GHz Cortex-A520), GPU Adreno 810 | 8-core CPU (2x 2,2 GHz Cortex-A76 + 6x 2 GHz Cortex-A55), GPU Mali-G57 |
| Skor AnTuTu v10 | 828 ribuan poin | 400 ribuan poin |
Infinix Note 60 Pro mengusung material bodi metal berbahan aluminium alloy sehingga terasa lebih premium dan kokoh. Modul kameranya tampak menyerupai camera plateau pada iPhone 17 Pro, namun kini dengan fitur yang lebih fungsional.
Di area kanan modul kamera tersebut, ada fitur Active Matrix Display, sebuah panel mini-LED, yang dapat menampilkan notifikasi, jam, animasi kustom, emoji, dan informasi kesehatan. Layar kecil bergaya piksel ini bahkan dapat memperlihatkan mini game sederhana.
Selain itu, Infinix Note 60 Pro juga dibekali dengan Active Halo Lighting yang berfungsi sebagai penanda notifikasi secara visual, dapat berubah warna tergantung preferensi pengguna. Di sisi kirinya terdapat tombol One-Tap yang dapat digunakan untuk menyalakan mode senyap, flashlight (senter), Infinix AI, membuka aplikasi kamera, dan berbagai fungsi lainnya.
Bodi belakang Infinix Note 50 Pro tampak lebih sederhana, meski masih memberikan kesan futuristik. Ketimbang modul kamera panjang horizontal seperti sejumlah mid-range lain, housing kameranya memanjang secara vertikal dalam bentuk oktagonal. Infinix Note 50 Pro menggunakan desain material ArmorAlloy yang merupakan gabungan dari Damascus Steel dan aluminium kelas dirgantara.
Meski tidak punya Active Matrix Display seperti sang penerus, Infinix Note 50 Pro tetap hadir dengan Bio-Active Halo AI Lighting (lampu LED penanda notifikasi) dan tombol One-Tap Infinix AI.
Menyoal ketahanan terhadap air, sayangnya baik Infinix Note 60 Pro maupun 50 Pro tidak kuat direndam di air. Berbeda dengan beberapa mid-range yang sudah memakai IP68, keduanya hanya tersertifikasi IP64 guna mengurangi risiko kerusakan setelah terkena debu dan percikan air dari segala sisi.
Kini beralih ke sisi depan, tidak ada perbedaan signifikan antara spesifikasi layar dua HP tersebut. Ukurannya sama-sama 6,78 inci dengan panel AMOLED dan dukungan refresh rate 144 Hz. Bedanya, layar Infinix Note 60 Pro kini beresolusi 1.208 x 2.644 piksel, naik sedikit dari layar Note 50 Pro yang sebesar 1.080 x 2.436 piksel. Lalu, kecerahan layar dan fitur PWM Dimming pada generasi penerus ini juga mengalami peningkatan.
| Spesifikasi | Infinix Note 60 Pro | Infinix Note 50 Pro |
| Dimensi bodi | 162,4 x 77,2 x 7,4 mm, bobot 201,7 gram | 163,3 x 74,4 x 7,3 mm, bobot 198 gram |
| Ketahanan | Gorilla Glass 7 (depan), aluminium (frame dan belakang), IP64 | Aerospace-Grade Aluminium (frame), plastik (belakang), IP64 |
| Fitur-fitur bodi | Active Halo Matrix, Active Halo Lighting, One-Tap Infinix AI | Bio-Active Halo AI Lighting, One-Tap Infinix AI |
| Layar | AMOLED 6,78 inci (1.208 x 2.644 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit | AMOLED 6,78 inci (1.080 x 2.436 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 1.300 nit |
| Varian warna | Mist Titanium, Mocha Brown, Deep Ocean Blue, Solar Orange, Torino Black. | Racing Gray, Titan Gray, Enchanted Purple |
Konfigurasi kamera Infinix Note 60 Pro tidak banyak berubah dari pendahulunya, masih mempertahankan setup 50 MP wide-angle (OIS) dan 8 MP ultrawide di sisi belakang. Akan tetapi, dengan ISP pada chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang lebih unggul, hasil fotonya diprediksi lebih detail, cerah, dan jernih secara keseluruhan.
Barulah saat membandingkan kamera depan, Infinix Note 60 Pro justru terlihat mengalami penurunan di atas kertas. Ketimbang Note 50 Pro dengan kamera selfie 32 MP, sang penerus ini malah memiliki kamera depan 13 MP.
Dengan resolusi lebih rendah, kualitas hasil selfie di HP ini mungkin akan terasa menurun. Namun, hasil akhir tetap dipengaruhi oleh software dan optimasi kamera. Karena ISP pada Infinix Note 50 Pro tak lebih baik dari penerusnya, hasil foto pendahulu tersebut belum tentu lebih bagus dari Note 60 Pro lantaran mendukung processing yang kurang optimal.
| Spesifikasi | Infinix Note 60 Pro | Infinix Note 50 Pro |
| Kamera belakang | 50 MP f/1,6 wide-angle, PDAF, OIS + 8 MP ultrawide 112 derajat | 50 MP f/1,9 wide-angle 1/1,57 inci, PDAF, OIS + 8 MP ultrawide 112 derajat |
| Kamera depan | 13 MP f/2,2 | 32 MP f/2,2 |
Infinix Note 60 Pro dibekali dengan baterai berkapasitas 6.500 mAh, kapasitas yang tergolong besar untuk seukuran mid-range Rp 5 jutaan. Dengan kapasitas ini, Infinix mengklaim daya tahan hingga 34 jam saat menonton video.
Dari segi pengisian daya, Infinix Note 60 Pro menyediakan fitur 90 watt via kabel yang diklaim terisi dari 0-100 persen dalam 41 menit. Tersedia pula fitur pengisian nirkabel dengan daya 30 watt MagCharge.
Sang penerus tersebut tentu lebih unggul dibandingkan Infinix Note 50 Pro yang hanya dibekali baterai 5.200 mAh, turut disertai pula dengan fast charging yang sama dengan penerusnya yaitu 90 watt via kabel. Lalu, fitur wireless MagCharge 30 watt dan bypass charging juga ikut disediakan.
Infinix Note 60 Pro sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka XOS 16 sejak awal peluncuran. Sedangkan, Infinix Note 50 Pro masih menggunakan Android 15 dengan XOS 15. Secara umum, Android 16 menghadirkan peningkatan pada optimalisasi performa sistem, manajemen baterai yang lebih efisien, peningkatan keamanan dan kontrol privasi, serta animasi sistem yang lebih mulus.
Keduanya sama-sama menghadirkan sederet fitur AI seperti AI Eraser, AI Writing, AI Wallpaper Generator, Live Translate, dan tombol fisik One-Tap Infinix AI. Hanya saja, bedanya Infinix Note 60 Pro mendukung jaminan pembaruan OS lebih panjang, yakni 3 tahun. Kontras dengan Note 50 Pro yang hanya 2 tahun.
Itu artinya Infinix Note 60 Pro sanggup diperbarui hingga Android 19 pada tahun 2029, sementara Infinix Note 50 Pro yang rilis tahun lalu diperkirakan hanya dapat meraih Android 17 hingga tahun depan.
Secara garis besar, Infinix Note 60 Pro jelas merupakan opsi yang lebih ideal untuk pemakaian jangka panjang. Performanya jauh lebih gesit dengan Snapdragon 7s Gen 4, dan sudah mendukung 5G pula.
Kualitas layarnya, meski tidak banyak berubah, kini sedikit lebih tajam lantaran punya resolusi yang tinggi. Adapun bodi belakangnya pun sudah mendukung fitur layar kecil yang dapat menampilkan informasi secara interaktif layaknya sebuah HP flagship. Namun memang, semua peningkatan tadi mesti dibayar dengan banderol harga yang lebih mahal juga. Berikut ini poin pertimbangan yang bisa Anda jadikan acuan saat menentukan pilihan.
Pilih Infinix Note 60 Pro kalau…
Pilih Infinix Note 50 Pro kalau…