
Infinix tampaknya bakal segera meramaikan kembali pasar entry-level di Indonesia. Salah satu produk teranyar miliknya, Tecno Smart 20, baru saja terdaftar di laman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Perangkat dengan nomor model X6840 ini didaftarkan oleh perusahaan PT CarlCare Service ILA untuk kelompok barang “Peralatan Telekomunikasi” dengan jenis produk “Smartphone”, memiliki nilai TKDN 35,75 persen.
Perangkat tersebut juga belum lama ini sudah terdeteksi di basis data Google Play Console dan sertifikasi TUV Rheinland. Penemuan dua sertifikasi ini memperlihatkan bocoran terkait spesifikasi utamanya, sebagaimana dihimpun dari TheTechOutlook.
Jika ponsel ini benar akan memakai Helio G81, berarti tidak akan ada penambahan kinerja dibandingkan pendahulunya. Sebab, Infinix Smart 10 menggunakan Unisoc T7250 yang memiliki kinerja setara.
Kedua chip tersebut kompak meraih skor AnTuTu v10 di kisaran 200 ribuan. Namun, dugaan pemakaian Helio G81 ini belum tentu akurat lantaran masih merupakan data awal, bisa saja masih berupa “placeholder” dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Saat ini telah ditemukan dua nomor model berbeda, X6840B dan X6840, yang diduga sama-sama mengacu pada Infinix Smart 20. Ini biasanya menandakan bahwa ponsel tersebut akan tersedia dalam lebih dari satu varian.
Sang pendahulunya, Infinix Smart 10, sudah masuk Indonesia pada Juni 2025 dengan harga mulai dari Rp 1,1 juta. Seperti penerusnya, HP tersebut juga hanya tersedia dalam varian RAM 4 GB saja, kendati dengan storage berbeda yaitu 64 GB dan 128 GB.
Karena sudah terdaftar di TKDN Kemenperin, tandanya Infinix Smart 20 direncanakan rilis di Indonesia dalam waktu dekat. Meski begitu, berdasarkan pantauan 91Mobiles Indonesia, Minggu (1/2/2026), nomor model X6840 masih belum terdaftar di laman Postel dari Kemkomdigi.