iPad Air (2026) Resmi Meluncur dengan Chip M4, Ini Spesifikasi dan Harganya
Apple baru saja resmi memperkenalkan iPad Air generasi terbaru dalam sebuah pengumuman global. iPad Air (2026) ini merupakan tablet kelas menengah yang dibekali chipset Apple M4, kini hadir dengan peningkatan kapasitas RAM, serta penggunaan chip konektivitas mandri besutan Apple.
iPad Air (2026) hadir dalam dua varian ukuran layar yaitu 11 inci dan 13 inci. Meski secara desain masih menggunakan panel Liquid Retina (LCD) dengan refresh rate 60 Hz, Apple turut menawarkan peningkatan drastis pada sektor dapur pacu dan fitur kecerdasan buatan (AI).
Spesifikasi Apple iPad Air (2026)
- Chipset: iPad Air ini menggunakan chip Apple M4 yang memiliki CPU 8-core dan GPU 9-core, dengan kinerja yang diklaim 30 persen lebih baik ketimbang chip M3 pada iPad Air (2025). Performanya juga disebut melonjak 2,3x lipat ketimbang iPad Air M1 (2022).Pemrosesan AI-nya didukung dengan Neural Engine 16-core.
- Pada pengolahan grafis, chip M4 sudah mendukung teknologi hardware-accelerated mesh shading dan ray tracing generasi kedua untuk tampilan visual game yang lebih realistis, dan rendering 3D yang 4x lebih cepat.
- RAM dan penyimpanan: Apple kini menyematkan RAM 12 GB dengan bandwidth mencapai 120 GB per detik. Peningkatan ini disebut sangat krusial untuk penggunaan fitur-fitur berat seperti Scene Removal Mask pada aplikasi Final Cut Pro. Untuk storage, tersedia opsi 128 GB, 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
- Layar: Perangkat ini dibekali panel Liquid Retina (LCD) dalam dua ukuran yaitu 11 inci (2.360 x 1.640 piksel) dan 13 inci (2.732 x 2.048 piksel), mendukung P3 wide color, True Tone, dan tingkat kecerahan mencapai 500 nit.
- Kamera: iPad Air (2026) menggunakan kamera belakang 12 MP (Smart HDR 4) dan kamera depan 12 MP ultrawide yang kini diletakkan di sisi horizontal (landscape). Posisi ini mempermudah pengguna melakukan video call dalam posisi tablet yang terpasang ke keyboard. Kamera belakangnya sanggup merekam video hingga resolusi 4K 60 FPS.
- Baterai dan pengisian daya: Baterai perangkat ini diklaim sanggup bertahan hingga 10 jam untuk penjelajahan web atau menonton video melalui Wi-Fi, serta mendukung pengisian daya cepat via adaptor USB-C 20 watt yang disertakan dalam kotak penjualan. Untuk kapasitasnya, varian 11 inci memiliki baterai 28,93 WHr sementara versi 13 inci memakai baterai 36,59 WHr.
- Software: Perangkat ini berjalan pada sistem operasi iPadOS 26 yang memperkenalkan desain antarmuka Liquid Glass, sistem windowing baru yang lebih intuitif untuk multi-tasking, serta aplikasi Preview khusus untuk pengeditan PDF dan sketsa.
- Konektivitas: Apple menggunakan dua chip komunikasi baru untuk iPad satu ini, yakni Apple N1 untuk konektivitas Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan protokol smart home Thread, serta Apple C1X sebagai modem 5G terbaru yang diklaim 50 persen lebih gesit namun 30 persen lebih hemat daya ketimbang generasi sebelumnya.
- Fitur-fitur lain: Sisi keamanannya tetap menggunakan Touch ID yang terintegrasi dengan tombol power. Port pengisiannya adalah USB-C yang mendukung standar Thunderbolt 3 dan USB 4 untuk transfer data dengan kecepatan tinggi.
iPad Air (2026) sepenuhnya mendukung Apple Pencil Pro yang memiliki fitur squeeze dan barrel toll, Apple Pencil USB-C, serta Magic Keyboard dengan trackpad yang presisi. Perangkat ini tersedia dalam empat varian warna yakni Space Gray, Blue, Purple, dan Starlight.
Sesi pre-order di pasar global dimulai pada 4 Maret besok, dengan ketersediaan unit yang dimulai pada 11 Maret 2026. Berikut ini adalah daftar harga iPad Air (2026) di pasar global.
iPad Air 11 inci (Wi-Fi only)
- 128 GB: 599 dolar AS (sekitar Rp 10 juta)
- 256 GB: 749 dolar AS (sekitar Rp 12,6 juta)
- 512 GB: 949 dolar AS (sekitar Rp 15,9 juta)
- 1 TB: 1.149 dolar AS (sekitar Rp 19,3 juta)
iPad Air 13 inci (Wi-Fi only)
- 128 GB: 799 dolar AS (sekitar Rp 13,4 juta)
- 256 GB: 949 dolar AS (sekitar Rp15,9 juta)
- 512 GB: 1.149 dolar AS (sekitar Rp 19,3 juta)
- 1 TB: 1.349 dolar AS (sekitar Rp 22,7 juta)
Untuk model seluler (Wi-Fi plus 5G), terdapat biaya tambahan sekitar 150-250 dolar AS (Rp 2,5-4,2 jutaan) tergantung wilayah pemasaran.