
Sinyal-sinyal kedatangan iQoo Neo 10 di Indonesia semakin menguat. Pasalnya, HP ini telah muncul pada database SDPPI Postel milik Komdigi sebagai salah satu persyaratan diperbolehkan hadir di Tanah Air.
iQoo Neo 10 sekaligus menjadi penerus dari iQoo Neo 9 yang rilis pada 27 Desember 2023. Seri Neo ini tidak memasuki kelas harga flagship sebagaimana iQoo Number series, melainkan masuk kategori mid-range (menengah).
Adapun Neo 10 juga sebelumnya telah rilis di China pada Desember 2024, diotaki dengan Snapdragon 8 Gen 3 yang merupakan chip flagship tahun lalu, serta punya baterai besar 6.100 mAh dan layar refresh rate 144 Hz.
Table of Contents
iQoo Neo 10 bakal segera rilis di Indonesia, lolos sertifikasi SDPPI Postel
- iQoo Neo 10 muncul di laman sertifikasi SDPPI Postel dengan nomor model I2405, terindikasi bakal masuk Tanah Air dalam waktu dekat.
- Sertifikasi dengan nomor 109662/DJID/2025 ini terbit pada 25 April 2025, turut menampilkan nama komersial “iQoo Neo 10” sehingga terkonfirmasi bahwa I2405 memang mengacu pada ponsel yang dimaksud. Di situs TKDN Kemenperin, nomor model yang sama juga terlihat memiliki nilai muatan 35,98 persen.
- Ponsel bersangkutan lebih dulu tayang di laman sertifikasi BIS (India) dan IMEI minggu lalu, sebagaimana dihimpun dari Xpertpick. Penemuan dua sertifikat ini namun tidak mengungkap apa pun perihal spesifikasinya.
- Pada awal bulan April, ponsel dengan nomor model yang sama juga terlihat pada platform sertifikasi Bluetooth SIG.
Spesifikasi iQoo Neo 10 (China)
- Chipset: Dikutip dari GSM Arena, iQoo Neo 10 di China hadir dengan Snapdragon 8 Gen 3 (4 nm), punya Cortex X4 berkekuatan 3,3 inci dan GPU Adreno 750.
- RAM dan penyimpanan: Di China, HP ini tersedia dalam varian RAM 12 GB/ 256 GB hingga RAM 16 GB/ 1 TB. Penyimpanannya menggunakan standar UFS 4.0.
- Layar: iQoo membekalinya dengan panel LTPO AMOLED 6,78 inci pada resolusi 1.260 x 2.800 piksel, mendukung refresh rate 144 Hz dan kecerahan maksimal hingga 4.500 nit.
- Kamera: Hanya ada dua kamera di punggung bodinya, yakni 50 MP f/1.8 dengan ukuran sensor 1/1.56 inci (ada OIS juga) serta ultra wide 8 MP f/2.2 dengan sudut pandang 119 derajat. Bagian depannya menggunakan kamera selfie 16 MP.
- Baterai dan pengisian daya: Teknologi baterai yang dipakai adalah silikon-karbon, mampu mencapai kapasitas besar 6.100 mAh tanpa membuat bodinya membengkak. Pengisian dayanya adalah 120 watt, tidak dibekali wireless charging.
- Software: Perangkat ini menjalankan Android 15 dari pabrikannya, dipoles antarmuka OriginOS 5 di China.
- Dimensi bodi: Ketebalannya hanya 8 mm, punya panjang 162,9 mm, lebar 75,4 mm, dan bobot 199 gram.
Spesifikasi di atas mengacu pada iQoo Neo 10 versi China. Kemungkinan beberapa parameternya bakal berbeda dengan versi yang bakal rilis di Indonesia.
Adapun untuk harganya, iQoo Neo 10 dipatok mulai dari 2.399 yuan alias Rp 5,5 jutaan. Tentu harga ini tidak bisa disandingkan langsung dengan harga di Indonesia saat rilis nanti, namun setidaknya ini memberikan cukup gambaran bagi warga yang berniat membelinya.
Pendahulunya, iQoo Neo 9, resmi dirilis untuk pasar global pada Januari 2024 lalu dengan harga mulai dari 290 euro (Rp 5,5 jutaan).




