iQoo Neo 11 Muncul di Situs TKDN, Segera Rilis di Indonesia?
iQoo terindikasi bakal meluncurkan ponsel gaming mid-range terbarunya di Indonesia, yakni iQoo Neo 11. Indikasi tersebut terlihat dari penemuan listing produk di Tingkatan Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sebagaimana terlihat di tautan ini.
Pada laman sertifikasi tersebut, terlihat produk dengan nomor perangkat I2508 yang diajukan oleh PT Vivo Mobile Indonesia, memiliki nilai TKDN 35,10 persen. Nomor perangkat yang sama sebelumnya pernah muncul di situs sertifikasi IMEI. Dari sana, kode perangkat I2508 terkonfirmasi mengacu pada iQoo Neo 11. Adapun iQoo Neo 11 sendiri sudah lebih dulu rilis di China pada akhir Oktober.
Spesifikasi iQoo Neo 11
Belum diketahui pasti apakah versi yang rilis di global, termasuk di Indonesia, bakal sama dengan yang rilis di China. Sebab, iQoo Neo 10 yang jadi pendahulunya membawakan spesifikasi berbeda antara versi global dan China. Sembari menunggu HP ini rilis secara global, tidak ada salahnya menyimak spesifikasi varian China dari iQoo Neo 11 berikut ini.
- Chipset: Di China, iQoo Neo 11 disokong oleh Snapdragon 8 Elite (3 nm) serta chip tambahan bernama Q2 untuk mendongkrak kinerja gaming. Performanya turut ditunjang dengan sistem pendingin 8K Ice-Vein VC liquid cooling.
- RAM dan penyimpanan: Perangkat ini dipadankan dengan RAM LPDDR5X Ultra (9.600 Mbps) dan penyimpanan UFS 4.1 hingga RAM 16 GB/ 1 TB.
- Layar: iQoo Neo 11 dibekali panel LTPO AMOLED 6,82 inci beresolusi 2K yang dikembangkan bersama BOE. Layar ini mengusung refresh rate 144 Hz dan touch sampling rate 3.200 Hz, serta mendukung color space 10-bit P3 Wide Gamut. Selain itu, terdapat lapisan untuk meningkatkan pengalaman AR (Augmented Reality) seperti pada iQoo 15.
- Kamera: Sisi belakangnya dihiasi dengan kamera utama 50 MP Sony LYT700V yang disertai OIS dan ultrawide 8 MP f/2,2. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 16 MP f/2,45. Kamera belakang ponsel ini mampu merekam video hingga resolusi 8K serta digital zoom hingga 20x.
- Baterai dan pengisian daya: iQoo Neo 11 disuplai dengan baterai single-cell Blue Core 7.500 mAh dengan fast charging 100 watt via kabel, mendukung UFCS, PD 3.0 PPS, dan OTG reverse charging. Disediakan pula teknologi Direct Power Supply 2.0 agar daya lebih efisien dan suhu lebih stabil.
- Software: iQoo Neo 11 menjalankan sistem operasi Android 16 dengan polesan antarmuka OriginOS 6, hadir dengan Monster Performance Engine untuk mengelola alokasi sumber daya dengan cerdas.
- Konektivitas: Perangkat ini hadir dengan Wi-Fi 7 Bluetooth 5,4, kodek audio lengkap yang mencakup aptX Lossless, aptX Adaptive, LDAC, LHDC 5.0, sederet fitur GPS lengkap, NFC dengan eSE dan HCE, serta port USB-C 2.0.
- Bodi: Meski punya baterai 7.500 mAh, iQoo Neo 11 hanya setipis 8,05 mm. Ponsel ini punya dimensi 163,37 mm x 76,71 mm dengan bobot 210-216 gram, tergantung varian. iQoo turut menyematkan sertifikasi IP68 dan IP69 agar membuatnya tak mudah rusak saat terkena debu dan terendam di air.
Pihak iQoo masih belum mengungkap informasi resmi perihal kemunculan iQoo Neo 11 di Indonesia. Namun karena sudah lolos uji sertifikasi TKDN, perangkat ini hanya perlu mendapatkan satu sertifikasi lagi yakni Postel Komdigi sebelum akhirnya bisa diperjualbelikan resmi di Indonesia. Di China, iQoo Neo 11 dibanderol dengan harga mulai dari 2.599 yuan China atau sekitar Rp 6,1 juta.
Sebagai perbandingan, iQoo Neo 10 yang merupakan pendahulunya resmi rilis di Indonesia pada Juni 2025 lalu dengan harga mulai dari Rp 5.999.000. Tak menutup kemungkinan iQoo Neo 11 juga akan rilis dengan harga serupa. Kita tunggu saja.