
Table of Contents
Smartphone iQoo Z10R yang akan dipasarkan di Indonesia bakal berbeda dari iQoo Z10R versi internasional yang diperkenalkan pada Juli 2025. Tak seperti Z10R versi internasional yang berdesain mirip ponsel Vivo V50, iQoo Z10R versi Indonesia mengusung desain baru yang justru mirip dengan ponsel menengah teranyar Vivo, V60.
Kedua kamera belakangnya kini tidak lagi termuat dalam modul bundar berukuran besar di tengah perangkat seperti iQoo Z10, melainkan di dalam camera island berbentuk kapsul, di dampingi LED flash berbentuk cincin.
Untuk dapur pacunya, iQoo Z10R beralih dari Snapdragon 7s Gen 3 di iQoo Z10 sebelumnya ke chipset dari MediaTek, yakni Dimensity 7360 Turbo yang sama-sama merupakan chip papan tengah. Dengan demikian, iQoo Z10R bakal menjadi HP pertama dari iQoo di Indonesia dengan chipset MediaTek yang diyakini akan menghadirkan performa kompetitif.
Product Manager iQoo Indonesia Janardana Indratama mengatakan bahwa aspek performa ini adalah hal penting karena menjadi unggulan dari ponsel-ponsel iQoo, yang berupaya mengeluarkan kinerja terbaik dari tiap komponen.
“Selain itu fitur dukungan lain seperti daya baterai, teknologi pengisian daya, kapasitas penyimpanan, dan harga akan menjadi faktor besar bagi para konsumen yang tidak lepas dari perhatian kami,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima 91Mobiles Indonesia.
Pertama kali diperkenalkan pada September lalu, seri chipset Dimensity 7360 dari MediaTek diketahui memiliki CPU octa core yang terdiri dari 4x Cortex A78 (2,5 GHz) dan 4x Cortex A55, berikut GPU Mali G615 MP2.
Di luar segelintir informasi di atas, iQoo masih belum mengungkap spesifikasi detil dari Z10R versi Indonesia. Keterangan selengkapnya kemungkinan baru akan dirilis pada saat peluncuran tanggal 23 Oktober mendatang.
Peluncuran iQoo Z10R di Indonesia dapat dipantai lewat akun-akun media sosial resmi iQoo Indonesia di Instagram, Facebook, dan YouTube. iQoo berencana langsung membuka pre-order untuk Z10R setelah diluncurkan.