Jabra Evolve3 75 dan 85 Masuk Indonesia, Duo Headset Anti-bising untuk Profesional

Sorotan
  • Lini headset terbaru dari Jabra, Evolve3, mengetengahkan desain boomless yang tetap menghasilkan suara berkualitas prima.
  • Evolve3 85 memiliki rancangan over-the-ear untuk memaksimalkan peredaman suara dari sekitar, sedangkan Evolve3 75 berdesain on-the-ear yang lebih ringkas dan portable.
  • Di Indonesia, headset Jabra Evolve3 dipasarkan dengan harga mulai Rp 9 jutaan.

px

Pabrikan audio asal Denmark, Jabra, baru saja meresmikan kehadiran dua produk headset terbarunya dari lini Evolve3 di Indonesia lewat sebuah acara yang digelar di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Jajaran perangkat yang terdiri dari Evolv3 75 dan 85 itu dirancang untuk memudahkan para profesional hibrida dalam berkolaborasi, baik di ruang kerja pribadi maupun ruang meeting.

Evolve3 85 merupakan headset model over-the-ear yang memaksimalkan peredaman suara dari lingkungan sekitar, sedangkan Evolve3 75 adalah headset on-the-ear dengan bentuk lebih ringkas dan mudah dibawa-bawa. Keduanya menerapkan desain boomless alias tanpa tangkai mikrofon, tapi tetap menghasilkan suara berkualitas prima saat melakukan pertemuan daring.

Rahasianya adalah teknologi Jabra ClearVoice dan deep neural network (DNN) yang telah dilatih menggunakan lebih dari 60 juta sampel kalimat. Hasilnya, lini headset Evolve3 mampu memisahkan suara pengguna dari kebisingan latar belakang tanpa memerlukan tangkai mikrofon fisik.

Bagian dalam earcups Jabra Evolve3 85 yang berdesain over-the-air (kanan) dan Evolve3 75 dengan rancangan on-the-air.

Sistem ini memprioritaskan kejernihan suara bagi lawan bicara, sehingga percakapan tetap terdengar jelas meskipun pengguna sedang berada di lingkungan yang bising. Fitur Adaptive Active Noise Cancellation (ANC) juga secara otomatis menyesuaikan tingkat kedap suara berdasarkan kondisi lingkungan dan posisi pemakaian headset secara real time.

Fitur, harga Jabra Evolve3 85 dan 75

Selain desain boomless dengan penangkap suara berbasis AI Jabra ClearVoice, kedua headset memiliki ANC adaptif yang tetap aktif selama panggilan, Spatial Sound untuk pengalaman audio yang lebih natural dan imersif, serta daya tahan baterai hingga 37 jam dengan pengisian daya 10 menit untuk pemakaian 10 jam.

Koneksi ke perangkat dilakukan secara wireless melalui Bluetooth Low Energy dengan Google Fast Pair tanpa perlu dongle. Jabra Evolve3 tersertifikasi untuk platform rapat virtual terkemuka (varian UC-certified). Pengaturan perangkat hingga pembaruan firmware dapat dilakukan dengan mudah lewat aplikasi Jabra Plus.


Jabra Evolve3 85
menerapkan desain over-the-ear yang menutup telinga seluruhnya untuk isolasi suara maksimal sehingga ideal untuk profesional yang membutuhkan konsentrasi penuh di lingkungan bising. Daya tahan baterainya mencapai 25 jam untuk talktime atau 120 jam untuk mendengarkan audio (tanpa ANC). Di Indonesia, Jabra Evolve3 85 tersedia di mitra penjualan resmi Jabra dengan harga Rp 12.440.880.


Jabra Evolve3 75
menggunakan rancangan on-the-ear yang lebih ringan dengan sirkulasi udara yang lebih baik pada telinga, cocok untuk pekerja hibrida yang ingin tetap waspada terhadap situasi sekitar sekaligus lebih portabel untuk kebutuhan mobilitas harian. Daya tahan baterainya mencapai 22 jam waktu bicara atau 110 jam untuk mendengarkan audio (tanpa ANC). Di Indonesia, Jabra Evolve3 75 tersedia di mitra penjualan resmi Jabra dengan harga Rp 9.304.020.

Jabra PanaCast Room Kit untuk ruang meeting modern

Dalam kesempatan yang sama, Jabra ikut memperkenalkan PanaCast Room Kit untuk memfasilitasi kolaborasi di ruang meeting. Mengusung konsep plug-and-play, sistem ini mendukung performa video dan audio di ruang rapat menengah hingga besar.

Hadir dengan pilihan satu, tiga, hingga lima kamera, pengguna dapat menyesuaikan cakupan video dengan tata letak ruangan masing-masing untuk menjaga pengalaman pengguna yang setara di setiap lokasi.

Didukung teknologi video panoramik dan kecerdasan multi-camera, sistem ini secara otomatis melakukan framing pada pembicara dan menangkap seluruh sudut ruangan. Integrasi audio memastikan peserta jarak jauh dapat mendengar diskusi dengan jernih.

Sistem Jabra PanaCast Room Kit mencakup perangkat-perangkat berikut:

  • Video bar PanaCast 55 VBS untuk perluasan audio, konfigurasi multi-camera, dan video panoramic 180 derajat dengan intelligent framing berbasis edge AI.
  • Jabra PanaCast SpeakerMic, mikrofon tambahan untuk menangkap suara secara merata di seluruh sudut ruangan sekaligus berfungsi sebagai controller rapat.
  • Sistem kamera yang dapat diperluas dengan intelligent tracking: sistem multi-camera berbasis AI dengan berbagai sudut pandang yang secara otomatis melacak pembicara aktif dan memantau kondisi ruangan secara menyeluruh.

Jabra PanaCast Room Kit dijadwalkan mulai tersedia di pasar Indonesia pada kuartal-II 2026. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di situs Jabra di tautan berikut.

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.