
Kemampuan merekam video dengan profil gamma LOG dengan kontras dan saturasi warna sangat rendah belakangan banyak hadir di ponsel kelas flagship, termasuk Galaxy S26 Ultra dari Samsung. Fitur yang satu ini bisa sangat bermanfaat bagi kreator konten seperti yang diungkap oleh travel vlogger Andy Garcia.
Dalam sesi workshop Samsung bertajuk #YouandAICan di Hanoi, Vietnam, pekan lalu, Andy mengaku sering merekam video dengan profil LOG untuk mendapatkan look alias tampilan video sesuai keinginan. Sebab, video LOG yang tampilannya flat dirancang agar mudah untuk diutak-atik saat editing.
Salah satu manfaatnya, Andy menjelaskan, adalah untuk menerapkan resep warna sendiri yang bisa menjadi ciri khas seorang kreator. “Misalnya, ketika shooting bareng di lokasi yang sama, dengan LOG bisa membuat warna atau personality visual masing-masing,” ujarnya.
Kelebihan lain dari video LOG, lanjut Andy, adalah menjaga informasi tonal seperti detail di area terang (highlights) dan gelap (shadows) pada gambar, sehingga sangat berguna dalam situasi kontras tinggi seperti backlit atau siang hari.
Andy juga memiliki setting khusus yang selalu digunakannya saban merekam video LOG dengan Samsung Galaxy S26 Ultra. Salah satunya adalah setting exposure yang disetel ke angka -0.3 agar gambar rekaman tampak sedikit lebih gelap dan membantu mempertahankan highlights.
Selain itu, dia juga mematikan fitur auto fps agar frame rate tetap konsisten meskipun cahaya berubah. Codec yang biasa dipakai adalah HEVC yang lebih efisien untuk menghemat ruang penyimpanan, sedangkan resolusi disetel ke FHD atau UHD dengan frame rate 30 fps.
Sebagai footage “mentah”, video LOG memang wajib diolah lewat aplikasi penyuntingan terlebih dahulu sebelum bisa ditonton oleh audiens. Proses ini bisa dilakukan secara langsung di aplikasi Galeri Samsung Galaxy S26 Ultra lewat opsi editing.
Berbagai macam parameter bisa diatur, seperti exposure, kontras, saturasi, hingga temperatur warna. Untuk mempermudah prosesnya, Samsung menyediakan lima buah preset lookup table (LUT) yang bisa diterapkan pada video LOG untuk seketika mengubah tampilannya sesuai LUT tersebut.
LUT juga bisa diterapkan sewaktu merekam video LOG, tapi sifatnya adalah sebagai preview agar pengguna bisa melihat bentuk jadi dari footage yang bersangkutan dan melakukan penyesuaian, misalnya terkait aspek lighting. Hasil rekamannya sendiri akan tetap flat untuk mempermudah editing karena memang itulah kegunaan video LOG.
Samsung menyediakan sebanyak lima buah LUT yang bisa dipilih, yakni Standard (Rec. 709), Blockbuster, Coming-of-Age, Romance, dan Thriller. Andy mengaku paling menyukai Romance yang cenderung warm karena nyaman di mata, tapi menambahkan bahwa tidak semua scene cocok untuk penerapan LUT itu.
Dia merasa bahwa kapabilitas video LOG di smartphone modern seperti Galaxy S26 Ultra membantu aktivitasnya sebagai travel vlogger. “Begitu ditempel dengan (footage dari kamera) mirrorless, hasilnya sama dan orang nggak tahu,” ujarnya.
Soal karakteristik warna yang diterapkan pada video, Andy mengatakan bahwa dia mengikuti selera pribadinya saja. “Saya bikin warna yang saya suka. Orang yang menyukai warna itu kemudian bisa follow kita,” pungkasnya.