MediaTek Umumkan Tiga Chip Genio Baru untuk Perangkat IoT

Sorotan
  • MediaTek meluncurkan tiga chipset IoT terbaru yakni Genio Pro, Genio 420, dan Genio 360. Ketiganya dirancang khusus untuk ekosistem perangkat berbasis AI. 
  • Varian tertinggi, Genio Pro, dibangun pada fabrikasi 3 nm dengan konfigurasi “all-big-core” serta dukungan hingga 16 kamera untuk kebutuhan robotika dan drone
  • Genio 420 yang ada di bawahnya dibangun pada fabrikasi 6 nm, mendukung RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan akselerasi AI sebesar 7,2 TOPs. 

MediaTek baru saja mengumumkan kehadiran SoC (System-on-Chip) terbaru yang dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan IoT (Internet of Things) berbasis kecerdasan buatan (AI). Deretan chipset yang diperkenalkan adalah Genio Pro, Genio 420, dan Genio 360. 

Berbeda dengan seri Dimensity yang dimaksudkan untuk smartphone, lini Genio berfokus pada ekosistem perangkat cerdas seperti robot dan drone industri, mesin kasir digital, smart display, dan lain sebagainya. 

Table of Contents

Genio Pro

  • Sebagai chip tertinggi di serinya, Genio Pro hadir dengan spesifikasi yang sangat mumpuni, sebagaimana dikutip 91Mobiles Indonesia dari Phandroid. Chipset ini dibangun pada proses manufaktur 3 nm yang efisien namun bertenaga. 
  • MediaTek menyematkan konfigurasi “all-big-core” berbasis arsitektur ARM v9.2 yang terdiri atas 1x Cortex-X925, 3x Cortex-X4, dan 4x Cortex-A720. 
  • Sisi pengolahan grafisnya mengandalkan GPU ARM Immortalis-G925 yang mampu menghasilkan performa komputasi hingga 3,1 TFLOPs. 
  • Dukungan NPU (Neural Processing Unit) generasi kedelapan dari MediaTek juga turut disematkan guna menangani beban kerja AI yang berat dan kompleks. 
  • Untuk kebutuhan industri, Genio Pro sanggup mendukung hingga 16 kamera sekaligus dan mampu menyuplai keluaran visual ke 3 layar beresolusi 4K secara bersamaan. 
  • Chipset Genio Pro juga kompatibel dengan berbagai sistem operasi berbasis Linux. 

Genio 420 dan 360

  • Di bawah Pro, terdapat Genio 420 yang menggunakan fabrikasi 6 nm. Chipset ini mendukung memori LPDDR5X hingga 16 GB dan menawarkan akselerasi AI sebesar 7,2 TOPs. 
  • Pada sisi dukungan visualnya, Geno 420 mendukung konfigurasi layar ganda 2,5K pada refresh rate 60 Hz atau satu layar 4K 60 Hz. 
  • Di segmen entry-level, MediaTek turut menghadirkan Genio 360 dan 360P. Meski posisinya berada di segmen terjangkau, keduanya tetap dioptimalkan untuk menjalankan kemampuan AI generative
  • Genio 360 menawarkan performa AI hingga 6 TOPs sedangkan Genio 360P menawarkan kinerja AI lebih tinggi di angka 8,5 TOPs. 
  • Keduanya mendukung memori LP4X-3733 hingga 8 GB dan mampu menangani pemrosesan video 4K 60 Hz atau konfigurasi layar ganda Full HD 60 Hz.

Menyoal ketersediaannya, Genio Pro dijadwalkan mulai masuk tahap sampling atau pengujian sampel oleh vendor rekanan pada kuartal-I (Januari-Maret) 2026, yang kemudian akan dilanjutkan ke fase produksi massal pada kuartal-III (Juli-September) di tahun yang sama.

Sementara itu, MediaTek menjadwalkan Genio 420 untuk memulai tahap sampling pada bulan April 2026, sedangkan seri Genio 360 saat ini dilaporkan sudah berada dalam tahap pengujian sampel.