Meizu Akan Rilis Kacamata AR hingga Smart Ring di Indonesia

Sorotan
  • Pabrikan China Meizu resmi kembali ke Indonesia lewat produk perdana berupa ponsel Mblu 21.
  • Setidaknya tiga ponsel lagi akan menyusul dirilis di Indonesia pada 2025.
  • Selain itu, Meizu turut berencana memasarkan produk wearable device berupa kacamata AR, kacamata penerjemah, dan cincin pintar.



Setelah bertahun-tahun absen dari pasaran gadget Tanah Air, Meizu resmi comeback ke Indonesia lewat produk perdana berupa ponsel Mblu 21. Sebanyak 3 model ponsel lagi rencananya akan dirilis tahun ini, yaitu Mblu 22, Mblu 22 Pro, dan Note 22 yang mengisi segmen entry-level hingga mid-range.

Selain itu, Meizu juga berencana memasarkan sejumlah perangkat wearable device di Indonesia pada 2025, termasuk kacamata augmented reality (AR) StarV View, kacamata penerjemah StarV Air, dan cincin pintar StarV Ring2.

Ketiga perangkat tersebut sempat ikut dipamerkan dalam acara perkenalan HP Meizu Mblu 21 di Jakarta, Rabu (28/2/2025). Berikut penjelasan singkat tentang masing-masing device, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari situs resmi Meizu.

Cincin pintar StarV Ring2

Meizu StarV Ring2 terbuat dari bahan keramik dengan finishing glossy yang mengilap. Layaknya smart ring pada umumnya, perangkat ini dibekali aneka sensor untuk memantau berbagai parameter kesehatan pengguna, mulai dari denyut nadi, tingkat stress, kadar oksigen darah, kualitas tidur, hingga risiko hiperglikemia.

Data hasil monitoring otomatis disinkronkan dengan aplikasi pendamping yang tersedia untuk platform Android maupun iOS, serta dapat diteruskan ke kacamata pintar Meizu. StarV Ring2 memiliki daya tahan baterai hingga 15 hari serta tahan air dan debu dengan sertifikasi IP68 serta rating waterproof 5 ATM sehingga bisa tetap dikenakan sambil berenang.

Kacamata penerjemah StarV Air2

Perangkat yang satu ini bisa melakukan penerjemahan dengan lawan bicara secara real time. Teks hasil terjemahan akan ditampilkan di lensa di depan mata pengguna dengan teleprompter. Prompter juga dapat digunakan untuk hal lain seperti menampilkan script teks untuk pidato, membaca literatur seperti novel, hingga navigasi.

StarV Air2 mendukung penerjemahan 13 bahasa, yakni Bahasa China, Inggris, Jepang, Rusia, Perancis, Spanyol, Vietnam, Malaysia, Indonesia, Thailand, Korea, Italia, dan Jerman. Lensanya terbuat dari bahan temprered glass tipis, sedangkan proyeksi teks ke lensa dilakukan dengan 0,15CC single green light engine yang memiliki tingkat kecerahan hingga 2.000 nits. Baterainya diklaim bisa bertahan seharian penuh.

Kacamata AR StarV View

Produk ini merupakan kacamata Augmented Reality yang diklaim mampu menghadirkan pengalaman menonton serupa layar berukuran 188 inci dilihat dari jarak 6 meter, sehingga sangat lebar dan menyerupai bioskop 3D Max. Tampilannya sendiri menggunakan sepasang layar OLED Sony dengan refresh rate hingga 120 Hz, serta dibekali pengaturan diopter 0 hingga -6.00D.

StarV View dirancang agar nyaman dikenakan dengan gagang frame fleksibel yang menyesuaikan bentuk kepala pengguna. Bobotnya juga ringan di kisaran 74 gram. Selain itu, turut dibekali sistem audio Golden Ear Standard yang diklaim mampu menghasilkan suara berkualitas prima.