Melihat Oppo A7 Pro “Disiksa” Langsung di Pabriknya

Oppo Indonesia mengajak para rekan media mengunjungi fasilitas manufakturnya di Periuk, Tangerang, Banten, untuk melihat secara langsung proses perakitan dan pengujian kualitas ponsel terbarunya, Oppo A7 Pro. 

Kunjungan bertajuk “Behind the Making” ini digelar untuk memperlihatkan secara transparan standar durabilitas (ketahanan) yang diterapkan pada ponsel A Series tersebut. 

Rangkaian acara dimulai dengan titik kumpul di area Senayan, Jakarta, sebelum rombongan dibawa menuju lokasi pabrik PT Bright Mobile Telecommunication Oppo Indonesia. 

Pengujian kinerja nirkabel/ RF (Radio  Frequency)
Pengujian kinerja nirkabel/ RF (Radio Frequency)

Sesi pembukaan diisi oleh pemaparan dari Director of Oppo Indonesia Manufacturing Center, Jeffry, serta Deni Setiawan. Sejumlah hal yang dibahas mencakup latar belakang manufaktur Oppo, lini produksi, hingga fasilitas Quality Control (QC) Lab. 

Memasuki area production line, peserta diajak mengamati secara langsung tahapan pembuatan Oppo A7 Pro, mulai dari alur perakitan (assembly line) hingga pengujian hasil rakitan (assembly testing). Proses manufaktur ini sudah memanfaatkan teknologi modern, termasuk pengoperasian perangkat robotika dan otomatisasi berbasis AI di beberapa titik. 

Pengecekan fisik bodi belakang dan lensa kamera Oppo A7 Pro menggunakan lampu khusus.
Pengecekan fisik bodi belakang dan lensa kamera Oppo A7 Pro.

Di sepanjang garis produksi, para pekerja yang mengenakan pakaian khusus cleanroom dan penutup jari melakukan presisi komponen dengan cermat. Setiap modul, termasuk pemasangan bodi belakang dan pengecekan lensa kamera, diperiksa secara mendalam menggunakan lampu penerang dan instrumen ukur. 

Alur kunjungan lalu berlanjut ke area Quality Control. Di fasilitas pengujian ini, unit sampel Oppo A7 Pro disortir untuk menjalani serangkaian tes “penyiksaan” fisik dan lingkungan guna menjamin ketahanan bodinya dalam jangka panjang. 

Salah satu pengujian utama berfokus pada daya tahan baterai melalui Charge & Discharge Test. Selain pengujian rutin 2 siklus selama 2 hari, Oppo menerapkan tes intensif sebanyak 500 siklus selama 7 bulan untuk menyimulasikan penggunaan sehari-hari. Pengujian tersebut dirancang untuk menjamin battery health Oppo A7 Pro agar tetap terjaga di atas 80 persen setelah 6 tahun pemakaian.

Uji ketahanan lingkungan ekstrem di ruang tertutup dengan suhu tinggi.
Uji ketahanan lingkungan ekstrem di ruang tertutup dengan suhu tinggi.

Untuk memastikan HP tetap nyaman dipakai dalam jangka panjang, unit uji dimasukkan ke dalam ruang Aging Process Test. Di dalam mesin bersuhu tinggi 65 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 90-95 persen, perangkat diuji secara nonstop selama 21 hari demi membuktikan klaim performa tetap stabil hingga 6 tahun.

Ketahanan fisik perangkat di lingkungan ekstrem turut diuji lewat Extreme Temperature Test. Pengujian tersebut membuat perangkat terpapar pada rentang suhu ekstrem dari 40 derajat Celsius hingga 75 derajat Celsius selama 14 hari untuk unit ponsel dan 10 hari khusus untuk komponen baterai.

Dari segi ketahanannya, Oppo A7 Pro telah mengantongi rating ketahanan air dan debu IP66, IP68, hingga IP69K. Untuk memastikan HP tetap kuat di air, perangkat ini pun diuji di laboratorium dengan direndam di air sedalam 1,5 meter selama 30 menit. Ponsel tersebut juga dipaparkan pada debu mikro berdurasi panjang dalam dust chamber serta diujikan dengan jatuh bebas (free fall test). 

Pengujian OIS.
Pengujian OIS untuk memastikan sensor bekerja dengan baik.

Kunjungan ini menunjukkan bahwa ketahanan bodi yang ditawarkan Oppo bukan sekadar klaim di atas kertas. Di balik perangkat yang terlihat begitu ramping, rupanya terdapat sederet rangkaian pengujian ketat untuk memastikan setiap unit mampu memenuhi standar kualitas sebelum akhirnya tiba di tangan konsumen.