
Sony baru saja meresmikan kehadiran kamera mirrorless full-frame terbarunya di Indonesia, A7 Mark V. Sama seperti pendahulunya, A7 Mark IV keluaran 2021, produk ini digadang-gadang sebagai kamera hybrid dengan kemampuan fotografi dan videografi yang mumpuni.
Sebagian peningkatan Sony A7 Mark V terdapat di aspek hardware internal, seperti sensor 33 MP partially-stacked dengan readout lebih kencang sehingga meningkatkan burst rate menjadi 30 fps (dengan shutter elektronik) dan prosesor baru Bionz XR2 yang mempercanggih sistem autofokus.
Namun, di bagian luar juga terdapat beberapa perubahan desain yang tak kalah penting. 91Mobiles Indonesia sempat menjajal Sony A7 Mark V barang sejenak dalam acara hands-on yang digelar di Jakarta pekan lalu, serta mencoba kebolehannya dalam memotret. Simak ulasan singkatnya di bawah.
Table of Contents
Tampilan Sony A7 Mark V tampak identik dengan versi Mark IV sebelumnya. Kamera ini merupakan mirrorless bergaya DSLR dengan hump di bagian tengah yang memuat electronic viewfinder (3,69 M dot, coverage frame 100 persen, magnifikasi 0,78x).
Sony agaknya mempertahankan desain keseluruhan yang memang sudah nyaman dan efisien untuk memotret ataupun merekam video. Handgrip yang dalam dengan lekukan kontur untuk jari membuatnya terasa mantap dan solid meskipun hanya digenggam dengan satu tangan, asalkan lensa yang terpasang tidak berukuran terlalu besar.
Bodi kamera memuat banyak tombol yang membuat pengoperasian kamera menjadi gesit, mulai dari tombol Fn, AEL, AF-on, dan Menu standar, D-Pad empat arah, hingga joystick untuk memilih lokasi titik AF dan tak kurang dari empat tombol custom yang fungsinya dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.
Anda juga tidak akan kekurangan kenop alias dial untuk mengendalikan fungsi kamera karena, di luar model dial PSAM, A7V Mark V menyediakan hingga empat buah kenop. Di bagian handgrip terdapat front dial yang posisinya pas dengan jari telunjuk. Di pundak kamera terdapat dua rear dial (L dan R), kemudian di sekeliling D-Pad juga terdapat satu dial lagi.
Salah satu perbedaan yang paling kentara di A7 Mark V dibanding Mark IV adalah layar belakang kini berukuran lebih besar dengan diagonal 3,2 inci (2,09 M dot) dan tetap mendukung touch input.
Kesitimewaan lainnya, layar di A7 Mark V sekarang memiliki engsel ekstra sehingga bisa ditekuk ke atas dan ke bawah (tilt) selain diputar ke arah samping (fully articulating). Ini berbeda dari layar A7 Mark IV sebelumnya yang hanya fully articulating sehingga pengguna harus lebih dulu membukanya ke arah samping agar bisa diputar ke atas atau ke bawah.
Perbedaan lainnya di sisi kiri A7 Mak V terdapat dua buah konektor USB C. Port USB C pertama (atas) digunakan untuk transfer data dengan kecepatan mencapai 10 Gbps, sedangkan port USB C kedua ditujukan untuk keperluan charging dengan protokol USB Power Delivery.
Slot memory card masih sama seperti sebelumnya, terdiri dari 1x slot CFexpress type A/ UHS-II SD dan 1x UHS-II SD. Baterainya juga masih menggunakan NP-FZ100 seperti biasa. Namun, daya tahannya di A7 Mark V lebih tinggi, mencapai 630 frame dengan EVF atau 750 frame dengan LCD. Bobotnya naik sedikit menjadi 695 gram, sementara dimensi fisik menjadi 130 x 96 x 72 mm.
Sensor full-frame yang tertanam di Sony A7 Mark V masih beresolusi 33 MP, namun kini berjenis partially stacked yang memiliki kinerja readout lebih tinggi karena sebagian komponen elektronik ditempatkan di lapisan terpisah di bawah lapisan piksel.
Digabungkan dengan prosesor Bionz XR2 yang baru, A7 Mark V pun mampu melakukan burst shot dengan kecepatan hingga 30 fps dengan shutter elektronik, termasuk dalam mode readout full 14-bit. Sementara, perekaman video bisa dilakukan hingga resolusi 4K/ 60 fps (full width, oversampled) atau 4K/ 120 fps (crop 1,5x) dan 1080p/ 240 fps.
Beberapa hasil jepretannya terlihat memiliki fokus sempurna di mata subyek utama dan tampil memukau. Namun, ini tentu tergantung situasi pemotretan. Sony ketika itu menyediakan fasilitas props, lighting, dan model yang ciamik agar hadirin bisa memperoleh hasil maksimal.
Tertarik? Anda sudah bisa memesan A7 Mark V di Indonesia lewat pre-order yang digelar oleh Sony hingga 21 Desember 2025. Terdaapt bonus pre-order berupa Sony Memory Card SF-M Tough 64GB (1pcs), Sony Baterai NP-FZ100 (2 pcs), dan Jaket Eksklusif (1 pcs). Adapun A7 Mark V dibanderol seharga Rp 43.499.000 (body-only).