Vivo V60 baru saja resmi diperkenalkan secara internasional pekan lalu. Ponsel menengah ini merupakan penerus Vivo V50 keluaran awal 2025 yang datang dengan sejumlah peningkatan. Misalnya, Vivo V60 digadang-gadagg bakal menjadi HP pertama di Indonesia yang dibekali chipset Snadpragon 7 Gen 4.
Upgrade lain yang tak kalah penting adalah dari segi kamera kelakang Vivo V60 yang kini menjadi lebih lengkap dengan adanya kamera belakang ketiga berupa kamera telephoto 50 MP (f/2.65) dengan tingkat zoom optis 3x dan OIS, mendampingi kamera utama 50 MP (f/1.88, OIS) dan kamera ultrawide 8 MP (f/2.0). Sebelumnya Vivo V50 hanya memiliki kamera utama dan ultrawide saja.
Kira-kira sebagus apa kualitas gambar kamera Vivo V60 yang dirancang lewat kemitraan dengan pabrikan legendaris Zeiss tersebut? Simak foto-foto hasil jepretan Vivo V60 yang diambil oleh 91Mobiles Indonesia di bawah.
Table of Contents
Antarmuka kamera Vivo V60
Selain dari tampilan fisik, rangkaian kamera baru Vivo V60 dapat langsung diamati di aplikasi kameranya yang kini menyajikan cakupan zoom lebih luas, dari 0,6x hingga 10 x. Tingkat zoom 2x merupakan hasil pembesaran dari kamera utama, sedangkan 10x adalah pembesaran dari kamera telephoto yang memiliki zoom optis 3x.
Berkat adanya kamera telephoto, ragam focal length yang disajikan di mode Portrait ikut bertambah sehingga kini turut mencakup 85 mm dan 100 mm, dua angka klasik untuk pemotretan model.
Seperti Vivo V50 sebelumnya, V60 pun memiliki mode khusus bernama Camera Film Mode yang menyimulasikan hasil foto kamera instan. Selain menerapkan tone warna ala vintage, jepretannya juga dibingkai dalam frame yang dapat dikustomisasi. Camera Film Mode bisa dipanggil dengan cara swiping ke arah atas di aplikasi kamera.
Hasil foto Vivo V60
Vivo V60 sendiri bisa dibilang piawai dalam menjepret di aneka situasi dengan hasil yang cukup memukau. Berkat resolusi tingginya, kamera telephoto 50 MP bukan hanya mampu menyajikan hasil foto cemerlang di tingkat zoom native 73 mm, tapi juga bisa menghasilkan foto usable di level zoom 10x (243 mm), setidaknya di kondisi outdoor.
Kamera telephoto yang sama dengan milik ponsel flagship Vivo X200 ini juga terasa kegunaannya saat mengabadikan para personel band di panggung musik dari jarak jauh. Dikombinasikan dengan aneka simulasi bokeh di mode Portrait Zeiss, kamera telephoto Vivo V60 bisa membuahkan jepretan yang tampak seolah diambil dengan kamera profesional, seperti bisa dilihat di bawah.
Selain ideal untuk portrait, tentu saja kamera telephoto VIvo V60 juga akan bermanfaat dalam mengabadikan aneka scene atau obyek di kejauhan. Perspektif flat yang dihasilkannya memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kamera utama dan kamera ultrawide.
Kamera utama Vivo V60 sendiri tak perlu diragukan kemampuannya dan mampu mengambil foto tajam dengan focal length di kisaran 50 mm (zoom optis 2x), apabila jangkauan native kamera telephoto dirasa terlalu sempit atau jauh. Focal length 50 mm cocok digunakan untuk foto-foto close up seperti memotret makanan.
Layaknya ponsel-ponsel V Series dari Vivo, V60 juga dibekali LED flash berbentuk cincin bernama “Aura Ring” yang dapat membantu pencahayaan di situasi lighting sulit. Misalnya, venue di mana 91Mobiles Indonesia menjajal V60 didominasi pencahayaan temaram dan warm sehingga sangat kuning. Flash Vivo V60 bisa mengembalikan warna asli obyek sehingga tak kalah dari lighting ambient.
Kamera ultrawide di Vivo V60 juga memiliki kualitas yang cukup baik, termasuk di kondisi indoor. Walaupun jepretannya tak sebagus kamera utama dan telephoto, kamera ultrawide ini masih bisa diandalkan untuk mengambil gambar dengan perspektif ekstra lebar.
Vivo V60 disinyalir akan segera meluncur di Indonesia, namun pihak Vivo masih belum mengungkap informasi harga maupun spesifikasinya. Untuk melihat spesifikasi Vivo V60 vers internasional, silakan baca artikel 91Mobiles Indonesia di tautan berikut.




