Memotret Shanghai dengan Vivo X500 Pro Max, Sebagus Ini Jepretannya

Vivo telah meresmikan kehadiran jajaran ponsel flagship terbarunya, X500 Series, yang terdiri dari X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max. Dari ketiganya, X500 Pro Max merupakan model teratas yang dibekali dengan rangkaian kamera paling mumpuni hasil kolaborasi Vivo dan pabrikan lensa legendaris asal Jerman, Zeiss.

Ponsel ini dibekali kamera utama 50 MP (f/1.57, 24 mm, gimbal OIS) bersensor Lytia 910 1/1,28 inci dengan teknologi LOFIC, kamera telefoto 200 MP bersensor HP0 (1/1,4 inci) dengan lensa periskop (f/2.67, 85 mm, OIS CIPA 7.0), kamera ultrawide 50 MP (JN5 1/2,75 inci, f/2.0, 15 mm, AF) dan kamera depan 50 MP (JN1 1/2,76 inci, f/2.0, 20 mm, AF)

Sebagus apa jepretannya? 91mobiles Indonesia berkesempatan memakai X500 Pro Max untuk memotret beberapa lokasi di kota Shanghai, China, yang menjadi lokasi peluncuran lini HP Vivo X500 Series. Simak hasil-hasil fotonya dalam penelusuran singkat di bawah.

Table of Contents

Zoom Vivo X500 Pro Max: hingga 100x dan tetap tajam

Rentang focal length lensa kamera-kamera belakang Vivo X500 Pro Max boleh dibilang sebanding dengan ponsel flagship lain pada umumnya. Kamera ultrawide dengan pengali zoom 0,6x memiliki focal length 15 mm (ekuiv. full-frame), kamera utama (1x) berjangkauan 24 mm, sementara kamera telefoto paling panjang di angka 85 mm (3x).

Vivo X500 Pro Max juga menyediakan pembesaran digital dengan tingkat zoom hingga 100x dibandingkan dengan kamera utama atau setara dengan 2.428 mm. Hasilnya tentu tak sebagus focal length native, tapi ternyata masih mampu menghasilkan gambar yang tampak tajam dengan bantuan rekonstruksi oleh AI.

Show Full Article
Home Berita Pengumuman