
Motorola baru saja meresmikan kehadiran G57 Power di Indonesia. Sesuai namanya, salah satu fitur andalan smartphone ini adalah kapasitas baterainya yang mencapai 7.000 mAh dengan teknologi silicon carbon.
Selain itu, Motorola Moto G57 Power menjadi smartphone pertama di dunia yang ditenagai chip entry level terbaru Qualcomm, Snapdragon 6S Gen 4. Kehadirannya pun menandai dsebut chip itu di Indonesia.
Seperti biasa, Moto G57 Power memiliki desain khas ponsel Motorola dengan kelir yang dikurasi khusus oleh Pantone, perusahaan spesialis warna rekanan Motorola. Tampilan selengkapnya dapat disimak dalam rangkaian foto oleh 91Mobiles Indonesia di bawah.
Table of Contents
Moto G57 Power datang dalam kotak kemasan berwarna dasar putih yang terkesan sederhana. Di bagian depannya tertera nama produk yang bersangkutan, sementara stiker di sisi samping memuat beberapa keterangan tambahan seperti varian warna.
Aksesori di dalamnya terbilang lengkap, mencakup sebuah hard case khas ponsel-ponsel Motorola dengan warna yang senada dengan perangkat. Dengan demikian, ponsel bisa tetap tampil menarik meskipun dipasangi casing.
Di dasar kemasan terdapat unit charger dengan keluaran daya 33 watt sesuai dengan daya pengisian cepat yang didukung Moto G57 Power. Konektornya berjenis USB A, kabel yang disertakan pun merupakan tipe USB A ke USB C. Kedua aksesori tersebut juga memiliki tampilan ala Motorola yang seluruhnya dilabur warna hitam.
Motorola secara konsisten menerapkan desain yang mirip di produk-produknya, tak terkecuali Moto G57 Power. Smartphone ini terutama tampak menyerupai dua “kakaknya” yang telah lebih dulu dihadirkan di Indonesia, yakni Moto G67 Power dan Moto G86 Power.
Hal tersebut antara lain bisa dilihat dari rancangan modul kamera berbentuk persegi dengan pinggiran yang melebur ke bagian punggung selebihnya. Di sisi bawah, dapat dilihat bahwa Moto G57 Power masih menyediakan jack audio 3,5 mm. Perangkat yang mendukung NFC ini juga memiliki sepasang speaker stereo dengan teknologi audio Dolbly Atmos dan Bass Boost.
Seperti dua saudaranya, modul kamera itu pun memuat empat buah lingkaran lensa yang masing-masing memuat kamera utama dengan sensor Sony LYTIA 600 50 MP (f/1.8), kamera ultrawide 8 MP (f/2.2, FoV 120 derajat), flicker sensor, dan LED flash. Kamera depan yang termuat di dalam punch hole beresolusi 8 MP (f/2.2).
Soal layar, panel display yang digunakan berjenis IPS LCD 6,72 inci (2.400 x 1.080 piksel) dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal 1.050 nits. Untuk menambah daya tahan, layar Moto G57 Power berlapis kaca pelindung Gorilla Glass 7i.
Bezel di pinggiran layar berukuran agak tebal, terutama di bagian “dagu” alias sisi bawah. Hal serupa juga ditemukan di Moto G67 Power. Sedangkan, Moto G86 Power memiliki bingkai layar yang tipisnya lebih seragam.
Bodi Moto G57 Power juga dirancang tangguh dengan sertifikasi military grade MIL-STD-810H, berikut ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP64. Ukurannya sendiri adalah 166,2 x 76,5 x 8,6 mm. Pemindai sidik jari diletakkan di samping, menyatu dengan tombol daya.
Bagian frame yang terbuat dari plastik berbentuk agak membulat sehingga terasa nyaman dalam genggaman tangan. Punggungya berlapis material eco leather dengan tekstur mirip karet, dengan tiga pilihan warna Pantone Regatta, Pantone Fluidity, dan Pantone Corsair.
Seperti disebutkan sebelumnya, Motorola G57 Power menjadi ponsel pertama di Indonesia yang ditenagai chipset Snapdragon 6S Gen 4 yang dibuat dengan proses fabrikasi 4 nm.
Chip ini memiliki 8 buah CPU Kryo dengan 4 performance core berkecepatan 2,4 GHz dan 4 efficiency core 1,8 GHz. Performanya diklaim 36 persen lebih kencang dibanding produk terdahulu. Sementara, GPU Adreno di dalamnya juga disebut bertenaga lebih besar hingga 59 persen.
Motorola memasangkan Snapdragon 6S Gen 4 dengan konfigurasi RAM dan media internal 8 GB/ 256 GB. Hanya varian tunggal itu saja yang dipasarkan di Indonesia.
Baterai 7.000 mAh berteknologi silicon carbon di Moto G57 Power diklaim mampu melakukan pengisian daya dari 0 hingga 100 persen dalam waktu 93 menit menggunakan charger 33 watt yang disertakan dalam paket penjualan.
Moto G57 Power sudah menjalankan sistem operasi Android 16 terbaru dengan antarmuka Hello UI. Motorola menyediakan upgrade versi Android satu generasi (hingga Android 17) dan dukungan patch sekuriti selama 3 tahun.
Motorola akan melakukan penjualan perdana Moto G57 Power dalam ajang promosi 12.12 di marketplace Shopee secara eksklusif pada 12 Desember 2025. Khusus selama event yang berlangsung satu hari tersebut, harganya dibanderol sebesar Rp 2.999.000.