
Motorola tampaknya bakal segera meluncurkan penerus dari Edge 60 Pro untuk pasar Indonesia. Indikasinya terlihat dari penemuan Motorola Edge 70 Pro di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Berdasarkan pantauan 91Mobiles Indonesia di situs P3DDN Kemenperin, perangkat dengan nomor model XT2607-1 tercatat sebagai ponsel besutan PT Motorola Mobility Indonesia, sebagaimana terlihat di tautan ini. Ponsel ini memperoleh nilai TKDN sebesar 36,45 persen, yang artinya sudah memenuhi persyaratan regulasi yang ditetapkan pemerintah agar dapat rilis resmi di Indonesia.
Karena baru muncul di TKDN, tentunya sang pabrikan belum mengumumkan jadwal peluncuran Edge 70 Pro di Indonesia. Pihaknya masih harus mengurusi sertifikasi SDPPI Postel untuk ponsel bersangkutan sebelum akhirnya dapat mengumumkan tanggal peluncuran resmi di Tanah Air. Kendati begitu, munculnya nomor model tersebut di TKDN menjadi pertanda kuat bahwa Edge 70 Pro memang tengah dipersiapkan untuk rilis di Indonesia dalam waktu dekat.
Table of Contents
Perlu diketahui bahwa ada setidaknya dua versi Edge 70 Pro yang beredar di pasaran, yakni versi India dan juga versi global. Motorola Edge 70 Pro versi India lebih dulu hadir pada 30 April 2026, kemudian disusul oleh versi global pada minggu berikutnya.
Versi global hadir dengan jumlah kamera yang lebih banyak. Di saat varian India hanya punya tiga kamera, versi global ditambahkan dengan satu kamera lagi yaitu telefoto periskop 50 MP.
Model yang rilis di pasar global juga dibekali fitur tambahan wireless charging 15 watt dan reverse wireless charging 5 watt – dua fitur yang absen pada versi yang rilis di India.
Di luar dari dua perbedaan ini, sebagian besar spesifikasinya masih sama yakni menggunakan MediaTek Dimensity 8500 Extreme, baterai Si/C 6.500 mAh, dan pengisian daya 90 watt via kabel.
Nomor model XT2607-1 sendiri sudah tercatat sebagai Motorola Edge 70 Pro pada laman Declarations of Conformity di situs resmi Motorola. Nomor yang sama juga tercantum pada laman TKDN, pertanda bahwa varian yang rilis di Indonesia nanti bakal sama dengan yang versi global.
Dokumen Declarations of Conformity untuk wilayah pemasaran Inggris juga mencantumkan dukungan WPT alias Wireless Power Transfer, yakni teknologi pengisian nirkabel yang hanya tersedia pada versi global. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa Motorola Edge 70 Pro di Indonesia tidak akan mengalami pemangkasan fitur seperti versi India.
Selain itu, berkaca pada pendahulunya, Motorola Edge 60 Pro di Indonesia juga membawa sejumlah fitur yang menjadi bagian dari spesifikasi versi global, termasuk kamera telefoto dan wireless charging. Kemungkinan besar Edge 70 Pro juga akan demikian.
Jika mengacu pada varian global, Motorola Edge 70 Pro dibekali layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.272 x 2.772 piksel dan refresh rate 144 Hz.
Dapur pacunya diserahkan pada chipset MediaTek Dimensity 8500 Extreme yang disandingkan dengan RAM LPDDR5X hingga 12 GB dan storage UFS 4.1.
Di sisi fotografi, setup kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto periskop 50 MP dengan zoom optis hingga tingkatan 3,5x dan OIS. Sensor multi-spectral juga turut disediakan.
Kebutuhan selfie-nya mengandalkan kamera depan 50 MP yang sudah dibekali autofokus (AF), sehingga dapat menghasilkan foto wajah dengan lebih detail.
Motorola menyuplai perangkat ini dengan baterai silikon-karbon 6.500 mAh serta pengisian daya 90 watt via kabel. Jika versi Indonesia sama dengan versi global, maka akan ada juga wireless charging 15 watt dan reverse wireless charging 5 watt.
Fitur lainnya mencakup sensor sidik jari di layar, speaker stereo dengan Dolby Atmos, NFC, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, dan rating ketahanan air dan debu IP68/ IP69. Ponsel ini juga sudah mengantongi standar militer MIL-STD-810H agar tidak mudah rusak saat terbentur atau terjatuh.
Di Inggris, Motorola Edge 70 Pro dibanderol dengan harga 749,99 poundsterling atau sekitar Rp 17,9 jutaan.