
Pabrikan ponsel asal AS, Motorola, baru-baru ini telah meluncurkan smartphone terbarunya untuk pasar Amerika Serikat dan Kanada, yakni Moto G Power (2026). Ponsel ini dikeluarkan sebagai bentuk penyegaran dari Moto G Power (2025) yang rilis perdana awal Januari tahun ini.
Beberapa spesifikasinya mengalami peningkatan, seperti lapisan kaca proteksi yang menjadi Gorilla Glass 7i, resolusi kamera depan yang lebih tinggi, hingga baterai yang sedikit lebih besar. Selebihnya, spesifikasi Moto G Power (2026) identik dengan pendahulunya.
Table of Contents
Spesifikasi Moto G Power (2026)
- Chipset: Seperti generasi sebelumnya, Moto G Power (2026) kembali mempertahankan cip MediaTek Dimensity 6300 (6 nm) yang dibekali CPU 8-core dengan 2x Cortex A76 (2,4 GHz) dan 6x Cortex A55 (2,0 GHz), beserta GPU Mali-G57 MC2. Urusan pengolahan grafisnya mengandalkan GPU Mali G57 MC2. Di AnTuTu v10, chip menengah tersebut meraih skor di kisaran 440 ribuan poin.
- RAM dan penyimpanan: Perangkat ini dilengkapi RAM 8 GB LPDDR4x dan penyimpanan 128 GB UFS 2.2. Tersedia fitur RAM Boost untuk memperluas RAM hingga 16 GB secara virtual, serta slot MicroSD untuk ekspansi storage hingga 1 TB.
- Layar: Moto G Power (2026) memakai panel IPS LCD 6,8 inci Full HD Plus dengan aspek rasio 19,9:9, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan maksimal hingga 1.000 nit. Layar ini juga mendukung Display Color Boost dan High Brightness Mode untuk tampilan visual yang lebih memanjakan mata.
- Kamera: Di punggungnya terdapat kamera utama 50 MP dengan teknologi Quad Pixel dan OIS, serta ultrawide 8 MP dengan dukungan macro vision. HP Motorola ini juga memiliki kamera depan 32 MP untuk menunjang selfie dan video call.
- Baterai dan pengisian daya: Moto G Power (2026) disuplai baterai 5.200 mAh, sedikit meningkat dari kapasitas 5.000 mAh pada pendahulunya. Ponsel ini diklaim bisa bertahan hingga 2 hari pemakaian, serta dapat menjaga battery health lebih dari 80 persen setelah 1.000 siklus pengisian. Untuk urusan charging, tersedia fitur 30W TurboPower.
- Software: Perangkat ini menjalankan antarmuka My UX berbasis Android 16 yang didukung sejumlah fitur AI seperti Circle to Search dan Gemini AI. Selain itu, terdapat juga sederet fitur khas Motorola seperti Moto Secure, Moto Unplugged, ThinkShield, Family Space, dan Hello UX.
- Bodi: Moto G Power (2026) tersertifikasi IP68 dan IP69 sehingga tahan terhadap debu, rendaman air, serta semburan air bertekanan tinggi. Ponsel ini juga mengantongi standar militer MIL-STD-810H yang membuatnya lebih tahan ketika terbentur atau berada di kondisi lingkungan ekstrem. Layarnya pun kini terlindungi Corning Gorilla Glass 7i, bukan lagi Gorilla Glass 5 seperti varian 2025.
- Dimensi bodinya 166,62 x 77,10 mm dengan ketebalan 8,72 mm dan bobot 208 gram.
- Fitur-fitur lain: Dual SIM, sensor sidik jari di samping, NFC, speaker stereo dengan Dolby Atmos, Hi-Res Audio, port audio jek 3,5 mm serta USB-C 2.0 juga turut disediakan.
Harga dan ketersediaan

Moto G Power (2026) ditawarkan dalam dua varian warna yaitu Evening Blue dan Pure Cashmere. Kedua varian warna ini sudah bersertifikasi Pantone dengan finishing kulit imitasi yang lembut dan tidak mudah dihinggapi noda sidik jari.
Di Amerika Serikat dan Kanada, Moto G Power (2026) baru akan mulai dijual pada 8 Januari 2026 mendatang dengan harga rilis 299,99 dolar AS (Rp 5 juta) dan 449,99 dolar Kanada (Rp 5,4 juta). Harga regional untuk kedua pasar tersebut memang tinggi, namun sejatinya Moto G Power (2026) ini masuk kelas entry-level melihat dari spesifikasi yang ditawarkan.
Moto G Power (2026) mulai dijual pada 8 Januari dalam versi unlocked serta varian khusus Verizon untuk wilayah pemasaran AS. Sementara itu, ketersediaannya di operator lain seperti Cricket Wireless, AT&T, Tracfone, dan Visible akan menyusul dalam beberapa bulan berikutnya.
Masih belum diketahui apakah Moto G Power (2026) akan diluncurkan di Indonesia atau tidak. Sebelumnya, Moto G Power (2025) dirilis global pada Januari 2025, yakni saat Motorola belum melakukan comeback ke Indonesia.
Sejak kembalinya Motorola di Tanah Air, mereka kerap meluncurkan berbagai produk smartphone berkualitas secara agresif, sehingga tak menutup kemungkinan varian 2026 ini bakal dibawa masuk kendati pendahulunya tidak.




