
Tecno baru-baru ini menunjukkan sinyal tengah menyiapkan ponsel entry-level terbarunya untuk pasar Indonesia. Ponsel yang dimaksud merupakan Tecno Spark Go 3, penerus dari Spark Go 2 yang rilis di Tanah Air pada Juli 2025 lalu.
Indikasi kemunculan Spark Go 3 terlihat dari penemuan listing di basis data Pos dan Telekomunikasi (Postel) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dari basis data tersebut, terlihat bahwa sertifikat bernomor 116867/DJID/2025 atas perangkat “KN3” sudah terbit pada Jumat, 19 Desember kemarin, diajukan oleh PT CarlCare Service Ila, sebagaimana terlihat di tautan ini. Nama komersial Tecno Spark Go 3 jelas terpampang pada listing di laman Postel tersebut.
Beberapa waktu sebelumnya, perangkat dengan nomor model yang sama juga sudah dinyatakan masuk ke dalam laman database Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan nilai muatan 35,05 persen. Kala itu Tecno Spark Go 3 muncul di TKDN bersamaan dengan HP Tecno lainnya, yaitu Camon 50 dengan kode perangkat “CN5”.
Penemuan listing Spark Go 3 di TKDN dan Postel menjadi isyarat kehadirannya di Indonesia dalam waktu dekat. Sebab, sebuah perangkat ponsel memang diwajibkan mengantongi dua sertifikasi ini terlebih dahulu sebelum bisa resmi diperjualbelikan di Indonesia.
Sayangnya, informasi terkait Tecno Spark Go 3 sendiri masih minim di dunia maya. Mengingat HP ini berada di dalam seri “Go”, tandanya dia bakal memasuki kelas entry-level seperti pendahulunya.
Saat ini sudah ada dua ponsel Tecno Spark Go series yang tersedia di pasar Indonesia yaitu Spark Go 1 dan Spark Go 2. Keduanya sama-sama dibekali chipset Unisoc T615. Di Spark Go 2, chip yang dipakai adalah versi rebranding dengan nama T7250.
Dua smartphone ini juga kompak dibekali layar IPS LCD 6,67 inci HD Plus dengan refresh rate 120 Hz, kamera belakang 13 MP, kamera depan 8 MP, baterai 5.000 mAh, dan dual speaker stereo.
Dibandingkan Spark Go 1 yang memakai Android 14 Go Edition, Spark Go 2 sudah dibekali versi Android 15 penuh dengan antarmuka HiOS 15. Sejumlah fitur AI dan konektivitas juga turut ditambahkan seperti Tecno AI Writing, AI Translate, FreeLink, dan port infrared.
Melihat dua pendahulu tersebut, tidak menutup kemungkinan Spark Go 3 juga dibekali chipset yang sama dari Unisoc. Dua pendahulunya pun mengusung harga rilis serupa yaitu Rp 929 ribu untuk Spark Go 1 dan Rp 1.129.000 untuk Spark Go 2.
Harga rilis Tecno Spark Go 3 diperkirakan bakal sedikit lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. Kenaikan ini diduga berkaitan dengan lonjakan harga komponen memori, khusus RAM, yang belakangan ini berdampak pada penyesuaian harga ponsel di kelas entry-level.