
Table of Contents
Kapasitas baterai Oppo A6 Pro meningkat jauh dibanding A5 Pro pendahulunya, dari hanya 5.800 mAh di pendahulunya tersebut menjadi 7.000 mAh. Inilah faktor utama di balik ketahanan baterai Oppo A6 Pro. Sebab, tampungan daya HP memang berkorelasi langsung dengan seberapa lama pengguna bisa memakainya.
Untuk memastikan baterai besar tersebut bisa terisi dengan cepat, Oppo turut mendongkrak kecepatan fast charging SuperVOOC dari 45 watt menjadi 80 watt di A6 Pro. Menurut Oppo, A6 Pro bisa mengisi baterainya dari 1 persen hingga 50 persen dalam waktu hanya 26 menit, sementara pengisian hingga 100 persen hanya memakan waktu 1 jam.
Hal menarik lainnya dari baterai Oppo A6 Pro adalah kemampuan wired reverse charging. Dengan fitur yang satu ini, pengguna bisa memakai A6 Pro untuk mengisi baterai perangkat lain layaknya power bank.
Caranya cukup dengan menggunakan kabel USB C ke USB C. Satu ujung dikoneksikan ke Oppo A6 Pro, sedangkan ujung lainnya ke perangkat yang hendak diisi baterainya. Perangkat lain apapun yang menggunakan konektor USB bisa diisi baterainya dengan daya 5v/ 1,5A (maksimum), baik ponsel lain, tablet, hingga kipas dan juicer portable.
Untuk memastikan kinerja ponsel tetap konsisten ketika dipakai bermain game hingga berjam-jam, Oppo menerapkan sistem pendingin vapor chamber berukuran besar di A6 Pro. Teknologi bernama SuperCool VC System ini memiliki dimensi keseluruhan 4.300 mm persegi, 298 persen lebih besar dari vapor chamber di Oppo A5 Pro sebelumnya.
Dengan SuperCool VC System, Oppo mengeklaim A6 Pro dapat dengan cepat meredam panas sehingga kinerjanya tetap mulus, stabil, dan bebas lag bahkan ketika bekerja keras menjalankan game atau skenario multitasking.
Oppo juga menggunakan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI). Ada setidaknya dua jenis fitur AI yang membantu kelancaran bermain, yakni AI LinkBoost 3.0 dan AI GameBoost.
Di Indonesia, Oppo A6 Pro tersedia dalam versi 5G dan 4G. Keduanya memiliki spesifikasi yang hampir sama persis dengan perbedaan di aspek chipset dan konfigurasi memori saja.
Oppo A6 Pro 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 dan memori 8 GB/ 256 GB, sedangkan versi 4G menggunakan MediaTek Helio G100 dengan varian memori 8 GB/ 128 GB dan 8GB/ 256 GB. Spesifikasi selengkapnya dapat dilihat di artikel 91Mobiles Indonesia di link ini.
Soal desain, Oppo A6 Pro 5G dan 4G pun sama persis, hanya berbeda di jumlah pilihan warnanya saja. Versi 5G hadir dalam opsi Stellar Blue dan Coral Pink, sementara versi 4G tersedia dalam opsi Lunar Titanium, Stellar Blue, dan Coral Pink.
Khusus varian Coral Pink untuk kedua ponsel, punggungnya berhias pola mirip kelopak bunga alias flower petals. Penampilan selengkapnya dari Oppo A6 Pro bisa disimak di rangkaian foto oleh 91Mobiles Indonesia di tautan berikut. Rincian harga Oppo A6 Pro dapat dilihat di bawah.
8 GB/ 2565 GB: Rp 4.699.000
8 GB/ 128 GB: Rp 3.699.000
8 GB/ 256 GB: Rp 3.999.000
Oppo membuka pre-order untuk A6 Pro pada 2-9 Oktober 2025 dengan benefit hingga Rp 3,6 juta, termasuk earbuds Oppo Enco Buds3 Pro, perlindungan Oppo Care selama 1 tahun, hingga cashback eSwop Rp 150.000 dan aneka keuntungan eksklusif lewat aplikasi My Oppo.