
“Di sisi vendor, merek-merek China berkembang, baik di pasar domestiknya maupun di luar itu,” ujar analis Canalys, Kieren Jessop, dalam laporan yang dipublikasikan oleh lembaga riset pasar tersebut, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia.
Xiaomi, misalnya, mencatat kenaikan angka pengiriman tahunan mencapai 73 persen sehingga posisinya naik ke urutan kelima, menggeser Amazon. Huawei juga mengalami pertumbuhan shipment tablet tahunan sebesar 29 persen sehingga kini duduk di posisi ketiga.
Lenovo berada di urutan keempat dengan pengapalan tablet sebanyak 10 juta unit dan mencatat pertumbuhan year-on-year sebesar 12 persen. Kemudian, Samsung di urutan kedua juga mengalami kenaikan angka pengiriman meskipun tidak sebesar para pabrikan lain, yakni sebesar 3,9 persen dari 25,687 juta unit menjadi 27,791 juta unit.
Tahun ini, menurut survei channel partner oleh Canalys, pasaran tablet diperkirakan kembali mengalami pertumbuhan, meskipun mungkin tidak sepesat pada 2024. “Tablet konsumen bakal mengalami kinerja penjualan yang lebih terbatas tahun ini, tapi tetap akan ada peluang untuk vendor,” ujar Research Manager Canalys, Himani Mukka.