
Persaingan antara Android dan iOS nyaris tak ada habisnya. Setiap tahun, jagat maya senantiasa diramaikan oleh perdebatan mana yang lebih baik antara iPhone dan ponsel-ponsel Android. Masing-masing platform tentu punya kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Pertanyaannya, mana yang lebih cocok untuk Anda?
Di artikel ini, tim 91Mobiles Indonesia akan membahas perbandingan iPhone 17 dengan empat flagship Android yang ada di Indonesia secara mendalam, yakni Samsung Galaxy S26, Oppo Find X9, Vivo X300, dan Xiaomi 17. Apakah benar iPhone 17 adalah ponsel yang terbaik? Simak yang berikut ini.
Table of Contents
Layar

| Spesifikasi | iPhone 17 | Samsung Galaxy S26 | Oppo Find X9 | Vivo X300 | Xiaomi 17 |
| Panel dan ukuran layar | Super Retina XDR OLED, 6,3 inci (1.206 x 2.622 piksel) | Dynamic AMOLED 2X. 6,3 inci, Full HD Plus (1.080 x 2.340 piksel) | AMOLED, 6,59 inci (1.256 x 2.760 piksel) | 8T LTPO AMOLED, 6,31 inci (1.216 x 2.640 piksel) | OLED M10 LTPO, 6,3 inci (1.220 x 2.656 piksel) |
| Refresh rate | 1-120 Hz (ProMotion) | 1-120 Hz adaptif | 120 Hz | 120 Hz (UltraMotion) | 1-120 Hz adaptif |
| Kecerahan maksimal | 3.000 nits | 2.600 nits | 3.600 nits | 4.500 nits | 3.500 nits |
| Kaca proteksi | Ceramic Shield 2 | Corning Gorilla Glass Victus 2 | Corning Gorilla Glass 7i | Armor Glass | Xiaomi Shield Glass |
Dari lima ponsel di atas, iPhone 17, Samsung Galaxy S26, Vivo X300, dan Xiaomi 17 tampil compact dengan ukuran layar 6,3 inci. Satu-satunya yang hadir dengan layar besar 6,59 inci adalah Oppo Find X9. Sayangnya, layar HP Oppo tersebut tidak dibekali refresh rate dinamis 1-120 Hz seperti mayoritas rivalnya.
Layar iPhone 17 disertai lapisan Ceramic Shield 2 yang tak hanya lebih tahan gores 3x lipat, namun juga dilengkapi lapisan khusus untuk mengurangi silau (anti-refleksi). Layarnya pun lebih 2x lebih kontras di luar ruangan dibandingkan generasi sebelumnya, serta dibekali ProMotion yang dapat menurunkan refresh rate hingga 1 Hz saat layar tidak sedang digunakan.
Sementara untuk Galaxy S26, layar flagship ini disertai mesin mDNIe (mobile Digital Natural Image engine) untuk meningkatkan kedalaman warna hingga 4x lipat. Layar Oppo Find X9 dirancang dengan bezel simetris 1,15 m di seluruh sisi, serta disematkan teknologi 3.840 Hz PWM Dimming untuk mengurangi kelelahan mata akibat flicker. Selain itu, layar Xiaomi 17 disematkan dengan teknologi LIPO sehingga dapat mencapai tingkat kecerahan 1 nit agar nyaman ditatap di ruangan gelap, serta dilindungi Xiaomi Shield Glass dengan tingkat ketahanan Mohs level 6.
Kinerja

| Spesifikasi | iPhone 17 | Samsung Galaxy S26 | Oppo Find X9 | Vivo X300 | Xiaomi 17 |
| Chipset | Apple A19 (3 nm) | Exynos 2600 (2 nm) | MediaTek Dimensity 9500 (3 nm) | MediaTek Dimensity 9500 (3 nm) | Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm) |
| CPU | 6-core (2x 4,26 GHz + 4x 2,60 GHz) | 10-core (1x 3,80 C1-Ultra + 3x 3,25 GHz C1-Pro, 6x 2,75 GHz C1-Pro) | 8-core (1x 4,21 C1-Ultra + 3x 3,50 GHz C1-Premium + 4x 2,70 GHz C1-Pro) | 8-core (1x 4,21 C1-Ultra + 3x 3,50 GHz C1-Premium + 4x 2,70 GHz C1-Pro) | 8-core (2x 4,60 Oryon V3 Phoenix L + 6x 3,62 GHz Oryon V3 Phoenix M) |
| GPU | Apple GPU (5-core) | Xclipse 960 | Arm G1-Ultra | Arm G1-Ultra | Adreno 840 |
| RAM | LPDDR5X | LPDDR5X | LPDDR5X | LPDDR5X | LPDDR5X |
| Penyimpanan | NVMe | UFS 4.0 | UFS 4.1 | UFS 4.1 | UFS 4.1 |
| AnTuTu Benchmark | 2.250.422 poin | 3.113.347 poin | 3.568.720 poin | 3.004.951 poin | 3.453.123 poin |
| Geekbench 6 (single-core/ multi-core) | 3.672 poin/ 9.327 poin | 3.220 poin/ 11.249 poin | 3.216 poin/ 9.302 poin | 3.423 poin/ 10.129 poin | 3.565 poin/ 10.459 poin |
| Sistem pendingin | Pasif | Vapor chamber | Vapor chamber | 4.000 mm persegi liquid-cooling vapor chamber (4K VC) | 3D IceLoop VC Cooling |
Oppo Find X9 menjadi yang paling kuat dari segi benchmark AnTuTu, sementara Xiaomi 17 unggul dari sisi multi-core Geekbench dan iPhone 17 menonjol dari angka single-core. iPhone 17 sayangnya masih menggunakan sistem pendinginan pasif, belum menggunakan vapor chamber seperti varian Pro dan Pro Max. Kendati begitu, dengan optimasi software yang mumpuni, perangkat ini masih lebih dari nyaman untuk memainkan game berat pada durasi panjang.
Ketimbang flagship Android, iPhone 17 lebih unggul dengan penggunaan storage NVMe sehingga membuatnya lebih mumpuni saat mengerjakan workload ekstrem, seperti gaming berat atau pengeditan video secara profesional. Terlepas dari itu semua, kelima flagship ini sama-sama sanggup menjalankan judul populer yang menuntut performa tinggi dengan lancar, seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves.
Kelengkapan kamera

| Spesifikasi | iPhone 17 | Samsung Galaxy S26 | Oppo Find X9 | Vivo X300 | Xiaomi 17 |
| Kamera utama | 48 MP Fusion (f/1.6, 26 mm, OIS) | 50 MP (f/1.8, 24 mm, PDAF, OIS) | 50 MP Sony LYT-808 (f/1.6, 23mm, OIS) | 200 MP ZEISS HPB (f/1.7, 23mm, Gimbal OIS) | 50 MP Light Fusion 950 (f/1.67, 23mm, OIS) |
| Ultrawide | 48 MP Fusion (f/2.2, 13 mm, 120 derajat) | 12 MP (f/2.2, 13 mm, 120 derajat) | 50 MP Samsung JN5 (f/2.0, 15 mm) | 50 MP (f/2.0, 15 mm, 119 derajat, AF) | 50 MP (f/2.4, 17 mm, 102 derajat) |
| Telefoto | Tidak ada kamera telefoto, mendukujng zoom optical-quality 2x melalui sensor utama. | 10 MP (f/2.4, 67 mm, 3x Zoom Optik, OIS) | 50 MP Sony LYT-600 (f/2.6, 73 mm, 3x Zoom Optik, OIS) | 50 MP APO Periscope (f/2.6, 70 mm, 3x Zoom Optik, OIS) | 50 MP Floating Tele (f/2.0, 60 mm, 2.6x Zoom Optik, OIS) |
| Kamera depan | 18 MP Center Stage (f/1.9, AF) | 12 MP (f/2.2, Dual Pixel PDAF) | 32 MP (f/2.4, 21 mm) | 50 MP (f/2.0, 20 mm, AF) | 50 MP (f/2.2, 21 mm, AF) |
| Resolusi maksimal | 4K di 60 FPS (Dolby Vision) | 8K di 30 FPS | 4K di 120 FPS (Dolby Vision) | 4K di 120 FPS (10-bit Log) | 8K di 30fps |
Soal kelengkapan dan kemampuan kamera, Vivo X300 memimpin dengan kamera utama 200 MP yang dilengkapi Gimbal-Grade OIS dari Zeiss untuk stabilitas tingkat tinggi. Selebihnya, empat flagship Android lainnya menggunakan kamera utama 50 MP sementara iPhone 17 dibekali 48 MP Fusion.
Untuk pemotretan jarak jauh, iPhone 17 yang tidak dibekali kamera telefoto membuatnya kalah saing ketimbang Android. Perangkat ini hanya dapat mengandalkan kamera utama untuk melakukan zoom setara optis 2x, kontras dengan Vivo X300 yang paling unggul lantaran masih dapat menghasilkan foto sangat detail pada tingkatan zoom 10-30x.
Meski begitu, iPhone 17 memiliki sebuah fitur yang unik yakni kamera depan 18 MP Center Stage. Fitur ini memungkinkan pengambilan foto selfie lanskap maupun portrait dengan tetap memegang ponsel secara vertikal. iPhone 17 juga menjadi salah satu perangkat paling unggul dari segi kualitas perekaman video, kendati stabilisasinya masih di bawah Vivo X300.
Ketahanan baterai

| Spesifikasi | iPhone 17 | Samsung Galaxy S26 | Oppo Find X9 | Vivo X300 | Xiaomi 17 |
| Kapasitas baterai | Li-Ion 3.692 mAh | Li-Ion 4.300 mAh | Si/C 7.025 mAh | Si/C 6.040 mAh | Si/C 6.330 mAh |
| Pengisian Kabel | PD 3.2 (50 persen dalam 20 menit) | 25 watt | 80W Super Flash Charge | 90W FlashCharge | 100W HyperCharge |
| Pengisian Nirkabel | 25 watt MagSafe/Qi2 | 15 watt Qi2 | 50 watt | 40 watt | 50 watt |
| Reverse Charging | 4,5 watt via kabel | 4,5 watt nirkabel | 10 watt nirkabel | 22,5 watt kabel | 22,5 watt via kabel |
| Durasi ketahanan (PC Mark) | - | 11,4 jam | 16 jam | 16 jam 30 menit |
iPhone 17 memang menerima peningkatan kapasitas dibandingkan pendahulunya, naik ke 3.692 mAh dari 3.561 mAh. Akan tetapi, ketahanan baterai dua ponsel ini masih sama. Tampaknya ini karena iPhone 17 dibekali layar lebih besar dan disertai fitur ProMotion.
Di antara empat flagship Android yang diuji, Xiaomi 17 paling unggul dengan skor PC Mark Battery Life sebesar 16 jam 30 menit. Sedangkan, Samsung Galaxy S26 hanya dapat bertahan sekitar 11,4 jam. Perangkat iOS sayangnya tidak dapat diuji dengan tes PC Mark, sehingga skor baterai HP Android tidak bisa dibandingkan langsung dengan iPhone 17.
Namun, sebagaimana dikutip dari NanoReview, daya tahan iPhone 17 secara keseluruhan hanya 1 persen lebih baik dari Galaxy S26. Ini menandakan bahwa ketahanan baterai iPhone 17 hanya setara dengan Galaxy S26, yang merupakan HP Android dengan skor baterai paling lemah dibandingkan tiga HP pesaingnya.
Harga dan varian memori
| Model HP | Varian memori | Harga rilis di Indonesia |
| iPhone 17 | RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 17.249.000 |
| RAM 8 GB/ 512 GB | Rp 21.999.000 | |
| Samsung Galaxy S26 | RAM 12 GB/ 256 GB | Rp 16.500.000 |
| RAM 12 GB/ 512 GB | Rp 19.500.000 | |
| Oppo Find X9 | RAM 12 GB/ 256 GB | Rp 14.999.000 |
| RAM 16 GB/ 512 GB | Rp 16.999.000 | |
| Vivo X300 | RAM 12 GB/ 256 GB | Rp 15.000.000 |
| RAM 16 GB/ 512 GB | Rp 17.000.000 | |
| Xiaomi 17 | RAM 12 GB/ 256 GB | Rp 14.999.000 |
| RAM 12 GB/ 512 GB | Rp 15.999.000 |
Semua kontestan di atas kompak dibekali dengan dua varian storage yakni 256 GB dan 512 GB. Namun di antara lima smartphone ini, iPhone 17 dibanderol paling mahal dengan harga mulai dari Rp 17 jutaan, diikuti oleh Galaxy S26 di harga Rp 16,5 juta sebagai HP di urutan kedua dengan harga paling tinggi.
Sisanya, baik Oppo Find X9, Vivo X300, maupun Xiaomi 17 sama-sama dibanderol Rp 15 juta untuk varian termurahnya yaitu RAM 12 GB/ 256 GB. Apple memang unggul dengan ekosistem dan optimasi software-nya. Namun, dengan harga yang paling tinggi, iPhone 17 sayangnya kalah dari segi kelengkapan kamera, ketahanan baterai, dan ketersediaan sistem pendingin aktif.
Apabila Anda memang sudah terbiasa dengan ekosistem Apple dan enggan beralih, maka iPhone 17 adalah satu-satunya opsi yang dapat dipilih. Namun jika Anda lebih mementingkan aspek fotografi jarak jauh, fitur kamera lebih canggih, dan daya tahan baterai memadai sekaligus banderol harga lebih terjangkau, maka pilihannya bakal jatuh pada HP flagship Android.










