
Setelah bertahun-tahun menjadi perbincangan hangat, ponsel lipat perdana besutan Apple kini dikabarkan segera menjadi kenyataan. Ponsel foldable Apple yang sangat dinantikan ini kabarnya telah memasuki tahap produksi percobaan (trial production).
Berdasarkan laporan dari rantai pasokan yang dikutip dari Phone Arena, sebagian besar keputusan terkait spesifikasi, hardware, hingga desain akhir ponsel lipat ini sudah final. Saat ini, unit-unit uji coba tersebut mulai diproduksi dalam jumlah kecil untuk digunakan oleh para karyawan Apple.
Masuknya perangkat ke tahap produksi percobaan biasanya menjadi indikasi kuat bahwa wujud ponsel tersebut akan segera terungkap ke publik. Dalam sejarah peluncuran iPhone sebelumnya, tahap ini sering kali diikuti dengan munculnya bocoran foto unit asli di jagat maya.
Sejauh ini, informasi yang beredar menyebutkan bahwa iPhone lipat tersebut diduga kuat hanya tersedia dalam dua varian warna yakni hitam dan putih. Selain itu, tampilannya pun disinyalir akan terlihat sangat berbeda jika disandingkan dengan lini iPhone 18 Pro Max.
Table of Contents
Kapan iPhone Fold akan rilis?
Walau sudah memasuki tahap produksi, iPhone lipat diprediksi tidak akan meluncur bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada bulan September mendatang. Apple kabarnya sudah menyiapkan jadwal peluncuran terpisah yang direncanakan pada bulan Desember 2026.
Setelah peluncuran iPhone lipat di akhir tahun, Apple juga konon akan merilis iPhone 18 “reguler” dan iPhone Air 2 pada awal tahun depan.
Meski saat ini belum ada pernyataan resmi terkait spesifikasi maupun harganya, masuknya iPhone lipat ke dalam tahap produksi percobaan menunjukkan bahwa Apple telah siap bersaing di pasar foldable yang selama ini didominasi perangkat Android.
Bocoran spesifikasi iPhone Fold

Perihal bocoran spesifikasinya, iPhone Fold kabarnya akan mengusung desain ponsel lipat bergaya buku (book-style) yang bisa dibuka menjadi tablet mini. Apple kabarnya akan menggunakan material titanium alloy dengan engsel kokoh berbahan campuran stainless steel dan titanium.
Saat kondisi tertutup, ponsel ini disebut akan memiliki layar berukuran 5,5 inci. Namun begitu dibentangkan, layar ini akan mengusung ukuran seluas 7,8 inci. Menariknya, layar internalnya dikabarkan tidak akan menampilkan bekas lipatan (crease) sama sekali.
iPhone Fold akan terasa sangat ramping karena saat dibuka ketebalannya hanya berkisar 4,5 hingga 4,8 mm, bahkan lebih tipis dibandingkan iPad Pro 2024. Untuk mencapai ketipisan yang ekstrem ini, Apple menyematkan teknologi baterai dengan tingkat kepadatan tinggi. Ini menyerupai langkah yang dilakukan pada iPhone 17 Air.
Meski sangat tipis, perangkat iPhone lipat ini tidak akan dibekali dengan Face ID. Apple diprediksi akan beralih ke Touch ID yang terletak di tombol samping, mirip dengan desain iPad Air saat ini.
Sektor fotografinya didukung dengan dua kamera belakang dan satu kamera depan yang dapat digunakan dalam kondisi terlipat maupun terbentang. Adapun harga jual dari iPhone lipat ini dikabarkan bakal menyentuh angka yang fantastis, yakni di kisaran 2.000 hingga 2.500 dolar AS (Rp 34-42 jutaan), sebagaimana dirangkum dari Tom’s Guide.



