Pertama Kali, Kecepatan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Sentuh 5 GHz
Qualcomm akan menggelar Snapdragon Summit 2026 pada 22-24 September mendatang di Maui, Hawaii, Amerika Serikat. Event tersebut bakal menjadi ajang perkenalan chipset flagship terbarunya, Snapdragon 8 Elite Gen 6, yang terdiri dari dua model, yakni versi reguler dan Pro yang lebih kencang.
Dalam sebuah posting blog yang diunggah pekan ini, Qualcomm mengatakan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 6 bakal menjadi chip mobile pertama dengan frekuensi CPU mencapai 5 GHz. Clock speed tersebut dicapai lewat penerapan desain custom inti CPU Oryon di dalamnya.
Tiap inti CPU memiliki
clock domain sendiri, sehingga masing-masing bisa berjalan dengan kecepatan berbeda secara independen. Qualcomm sebelumnya sudah pernah menerapkan pendekatan serupa pada
chip laptop Snapdragon X2, hanya saja sekarang diimplementasikan pada
chip untuk
smartphone dan
tablet.Teknologi FlexCache mengakali kelangkaan memori
Selain clock speed yang sangat tinggi itu, dalam posting blognya, Qualcomm mengatakan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 6 turut dibekali dengan teknologi FlexCache, di mana tiap core CPU mendapat instruction cache L1 berukuran besar dan cache L2 yang diposisikan tepat di bawah CPU agar lebih cepat diakses.
FlexCache mengumpulkan cache L2 tersebut menjadi sebuah pool alias memori gabungan yang bisa diakses secara keseluruhan oleh core CPU mana pun. Dengan kata lain, tiap core CPU tidak terikat dengan cache miliknya sendiri, melainkan bisa berbagi cache yang sama sehingga meningkatkan fleksibilitas. Cache bisa dialokasikan secara dinamis berdasarkan kebutuhan masing-masing core CPU.
“Hal ini menjadi sangat penting di tengah kelangkaan memori di industri. FlexCache membuat
core CPU tidak perlu sering-sering mengakses memori sistem (RAM), sehingga kinerja bisa dijaga tetap tinggi walaupun kapasitas memori terbatas,” tulis Qualcomm.
Qualcomm turut menjelaskan beberapa skenario di mana FlexCache bisa memberikan manfaat signifikan. Misalnya, agen-agen AI (
agentic) yang berjalan dengan berpindah-pindah
core CPU bisa menjaga datanya agar tetap berada di
cache sehingga tidak perlu dimuat ulang.
Proses
decoding dan
export dalam
video editing pun bisa dipercepat karena data yang diperlukan bisa tetap disimpan di dalam
pool cache. Demikian pula, game bisa meminimalkan
drop frame serta mempertahankan
frame rate agar lebih konsisten.
Untuk sekarang, Qualcomm baru berbicara tentang CPU pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 saja. GPU dan NPU kemungkinan baru akan dibahas dalam
posting blog lanjutan menjelang Snapdragon Summit 2026.